Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    75 Persen Kebakaran Diakibatkan Arus Pendek, Damkar Tangsel Berikan 10 Apar ke Warga Parigi

    14 July 2026 No Comments

    Alarm Kerapuhan Tata Kelola PBNU: Pakar Peringatkan Potensi Infiltrasi Kepentingan Asing

    14 July 2026 No Comments

    Modus Bansos Palsu, Ratusan Petani Jember Tiba-Tiba Ditagih Utang Bank Rp41,4 Miliar!

    14 July 2026 No Comments

    Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diserahkan ke Kejagung, KPK Minta Publik Ikut Mengawal

    14 July 2026 No Comments

    DPR Tepis Isu Tolak RUU Perampasan Aset: Wong Udah 20 Kali Rapat

    14 July 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Internasional»Tak Gentar dengan Ancaman AS, Indonesia Tegaskan Otonomi Strategis dalam Kebijakan Luar Negeri

Tak Gentar dengan Ancaman AS, Indonesia Tegaskan Otonomi Strategis dalam Kebijakan Luar Negeri

0
By Sulis on 1 February 2025 Internasional

TintaOtentik.co – Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO), Phillips Jusario Vermonte, menegaskan bahwa Indonesia tidak perlu khawatir terhadap ancaman Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait negara-negara yang ingin melepaskan diri dari dolar AS, termasuk anggota BRICS.

Indonesia, kata Phillips, akan tetap menjalin hubungan baik dan bekerja sama dengan berbagai negara sesuai dengan kepentingan nasional.

Dalam konferensi pers di Kantor Komunikasi Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/1), Phillips menyampaikan bahwa keanggotaan Indonesia dalam BRICS tidak berarti memutus hubungan dengan negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat dan Uni Eropa.

“Jadi saya kira sesuatu yang dilakukan oleh Indonesia dalam hal hubungan luar negeri adalah murni otonomi strategis. Bergabung dengan BRICS kan bukan berarti kita meninggalkan hubungan-hubungan lain yang kita selenggarakan dengan negara-negara Barat, misalnya dengan Amerika Serikat atau dengan Uni Eropa dan negara-negara lain,” ucap Phillips.

Pernyataan ini merespons berbagai spekulasi mengenai arah kebijakan luar negeri Indonesia setelah resmi bergabung dengan BRICS—kelompok ekonomi yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.

Phillips menekankan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah berulang kali menegaskan komitmen Indonesia untuk menerapkan otonomi strategis dalam kebijakan luar negeri.

Dengan pendekatan ini, Indonesia dapat menjalin kerja sama dengan berbagai negara tanpa harus terikat pada satu blok geopolitik tertentu.

“BRICS adalah hanya salah satu dari berbagai organisasi lain yang diikuti Indonesia. Dan di dalam BRICS juga ada negara-negara besar yang kepentingannya sama dengan Indonesia dalam hal ekonomi dan pembangunan,” terangnya.

Ia juga mencontohkan India, yang meskipun memiliki hubungan dekat dengan Amerika Serikat, tetap menjadi bagian dari BRICS.

Lebih lanjut, Phillips memastikan bahwa Indonesia tetap aktif di berbagai forum internasional lainnya, seperti G20, APEC, serta dalam proses keanggotaan OECD yang didominasi oleh negara-negara Barat.

“Jadi, menurut saya tidak ada yang harus diantagoniskan,” tukasnya.

Amerika Serikat as ancam Indonesia brics BRICS Dollar Dollar Dollar Amerika Dollar turun Donald Trump Indonesia BRICS jubir pco Mata Uang BRICS Prabowo Subianto TintaOtentik.Co Trump ancam BRICS
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleBeberapa Saham Global Anjlok Hadirnya DeepSeek, Joss! Inflasi Indonesia Terjaga Rendah
Next Article Solusi Masyarakat Mendapatkan LPG 3 Kg di Tengah Kebijakan Baru
Sulis

Related Posts

75 Persen Kebakaran Diakibatkan Arus Pendek, Damkar Tangsel Berikan 10 Apar ke Warga Parigi

14 July 2026

Alarm Kerapuhan Tata Kelola PBNU: Pakar Peringatkan Potensi Infiltrasi Kepentingan Asing

14 July 2026

Modus Bansos Palsu, Ratusan Petani Jember Tiba-Tiba Ditagih Utang Bank Rp41,4 Miliar!

14 July 2026

Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diserahkan ke Kejagung, KPK Minta Publik Ikut Mengawal

14 July 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

75 Persen Kebakaran Diakibatkan Arus Pendek, Damkar Tangsel Berikan 10 Apar ke Warga Parigi

By tintaotentik.co14 July 20260

TintaOtentik.Co – Pembinaan REDKAR Tangsel kembali menjadi fokus Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Program itu berlangsung…

 

 

 

 

 

Alarm Kerapuhan Tata Kelola PBNU: Pakar Peringatkan Potensi Infiltrasi Kepentingan Asing

14 July 2026

Modus Bansos Palsu, Ratusan Petani Jember Tiba-Tiba Ditagih Utang Bank Rp41,4 Miliar!

14 July 2026

Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diserahkan ke Kejagung, KPK Minta Publik Ikut Mengawal

14 July 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.