Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Cegah Panik Masyarakat Soal Bahan Pokok, Pilar: 1 Minggu Sekali Pemkot Bakal Sidak Pasar

    7 March 2026 No Comments

    Dinkop Tangsel Bekali Pengurus Koperasi Merah Putih dengan Kompetensi Penguatan Kelembagaan

    7 March 2026 No Comments

    Coba-coba Mark Up, Mitra MBG Terancam Diberhentikan!

    7 March 2026 No Comments

    Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Dibuka dengan Protokol Keamanan Khusus

    7 March 2026 No Comments

    Siasat AS: CIA dan Rencana Trump Memanfaatkan “Kartu Kurdi” untuk Guncang Iran

    7 March 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Gaya Hidup

Penelitian Ungkap Tinta Tato dapat Sebabkan Kanker Ganas

0
By Bagas on 6 June 2024 Gaya Hidup

TintaOtentik.co – Penelitian terbaru mengungkapkan tinta tato berpotensi menyebabkan kanker darah atau limfoma ganas. Ini berdasarkan peneliti dari Lund University, Swedia.

Para tersebut mengatakan mereka ingin melakukan penelitian ini karena sangat sedikit yang diketahui mengenai dampak kesehatan jangka panjang dari tato. 

Di Amerika Serikat saja, hampir sepertiga orang memiliki setidaknya satu tato, berdasarkan survei Pew Research Center pada 2023.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal eClinicalMedicine edisi terbaru ini melibatkan hampir 12.000 orang di Swedia.

Dari pencatatan populasi, para peneliti mengidentifikasi setiap orang yang didiagnosis menderita limfoma ganas antara 2007 dan 2017. Tak main-main, jumlahnya hampir 3.000 orang.

Para peneliti juga mencocokkan mereka dengan kelompok campuran usia dan jenis kelamin yang sama yang tidak menderita kanker.

Limfoma ganas adalah kanker pada sistem limfatik, bagian tubuh yang membantu melawan kuman dan penyakit. Beberapa paparan bahan kimia seperti pestisida dan herbisida juga dapat meningkatkan risiko limfoma, selain asap rokok.

Pada 2021, penulis penelitian mengirimkan kuesioner kepada orang-orang yang telah mereka identifikasi, menanyakan tentang faktor gaya hidup tertentu yang dapat meningkatkan risiko kanker jenis ini dan apakah mereka memiliki tato.

Bahkan setelah para peneliti memperhitungkan hal-hal yang diketahui mempengaruhi risiko kanker seperti merokok dan usia, mereka menemukan bahwa risiko limfoma ganas adalah 21% lebih tinggi di antara mereka yang memiliki setidaknya satu tato.

Temuan ini hanyalah sebuah asosiasi, bukan hubungan langsung, namun penulis penelitian menekankan bahwa diperlukan lebih banyak penelitian untuk menyempurnakan kesimpulan ini.

Yang mengejutkan para peneliti, mereka tidak menemukan bukti yang menunjukkan bahwa risiko tersebut meningkat seiring dengan semakin banyaknya tato yang menutupi kulit seseorang.

“Kami belum tahu kenapa hal ini bisa terjadi. Kita hanya bisa berspekulasi bahwa tato, berapa pun ukurannya, memicu peradangan tingkat rendah di tubuh, yang pada gilirannya dapat memicu kanker,” kata rekan penulis Christel Nielsen, seorang profesor di Divisi Kedokteran Kerja dan Lingkungan di Lund. Universitas, dalam rilis berita ditulis Kamis, (6/6/24).

“Gambarannya ternyata lebih kompleks dari yang kita duga sebelumnya.”

Penelitian ini tidak dilakukan untuk menentukan apa hubungan antara kanker dan tato, namun para ahli skeptis.

Kesimpulannya “sangat berlebihan,” kata Timothy Rebbeck, ahli epidemiologi di Dana-Farber Cancer Institute dan profesor di Harvard T.H. Chan School of Public Health yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

“Jika saya yang menulis makalah itu, jika saya editornya, saya akan mengatakan kesimpulannya adalah, tidak ada bukti adanya hubungan yang kuat,” ujarnya.

Menurut dia, meski datanya solid, namun faktor risiko penyebab utama kanker darah (limfoma) tidak ditemukan pada tinta tato.

Berita lifestyle Berita lifestyle terkini Cancer Kanker Penyebab kanker Tato Tatto Tinta tato menyebabkan kanker Tinta tato sebabkan kanker
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleJakarta X Beauty Resmi Dibuka, Upaya Tingkatkan Brand Kecantikan Lokal
Next Article Susu Menjadi Sumber Protein untuk Tumbuh Kembang Anak
Bagas

Related Posts

Cegah Panik Masyarakat Soal Bahan Pokok, Pilar: 1 Minggu Sekali Pemkot Bakal Sidak Pasar

7 March 2026

Coba-coba Mark Up, Mitra MBG Terancam Diberhentikan!

7 March 2026

Persiapan Mudik 2026: Dishub Tangsel Temukan Puluhan Bus Tak Layak Saat Ramp Check

5 March 2026

Dispora Tangsel Bakal Garap Pembangunan Gedung Pemuda Tahun 2027

5 March 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Cegah Panik Masyarakat Soal Bahan Pokok, Pilar: 1 Minggu Sekali Pemkot Bakal Sidak Pasar

By tintaotentik.co7 March 20260

TintaOtentik.Co – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan mendampingi Wakil Menteri Perdagangan…

Dinkop Tangsel Bekali Pengurus Koperasi Merah Putih dengan Kompetensi Penguatan Kelembagaan

7 March 2026

Coba-coba Mark Up, Mitra MBG Terancam Diberhentikan!

7 March 2026

Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Dibuka dengan Protokol Keamanan Khusus

7 March 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.