Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Garuda Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Tumbangkan Gajah Putih Thailand Lewat Drama Penalti

    5 October 2026 No Comments

    Anggaran Kesehatan 2027 Rp766 M, RSU Tangsel Didesak Naik Kelas ke Tipe B

    5 October 2026 No Comments

    Benahi BUMN Rugi, Danantara Tutup 354 Perusahaan dan Konsolidasi Aset Raksasa

    5 October 2026 No Comments

    Bapanas Tambah Alokasi SPHP Beras 74,18 Ton untuk Bulog Demi Tekan Inflasi

    5 October 2026 No Comments

    ​Jangkau 83 Ribu Desa, Koperasi Merah Putih Targetkan Beroperasi Penuh Oktober 2026

    5 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Moody’s Tuding Ekonomi Indonesia Lemah, Sri Mulyani: Tidak Benar! Neraca Perdagangan Kita Bagus

Moody’s Tuding Ekonomi Indonesia Lemah, Sri Mulyani: Tidak Benar! Neraca Perdagangan Kita Bagus

0
By Irfan Kurniawan on 1 April 2025 Ekonomi, Nasional

TintaOtentik.Co – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyikapi penilaian lembaga pemeringkat Moody’s tentang ekonomi Indonesia. Penilaian Moody’s menyebutkan ekonomi dan fiskal Indonesia mengalami pelemahan.

Sri Mulyani tegaskan bahwa indikator-indikator perekonomian Indonesia menunjukkan kondisi yang baik.

Berikut adalah fakta mengenai Sri Mulyani menyikapi penilaian Moody’s, dilansir dari rangkuman OkeZone, dikutip Senin, (31/3/2025).

1. Indikator Ekonomi RI

Sri Mulyani berjanji akan menyampaikan data dan indikator perekonomian yang menunjukkan kinerja positif Indonesia. Ia menyoroti beberapa indikator utama seperti Indeks Manajer Pembelian (PMI) dan neraca perdagangan.

“Indonesia bagus, nanti indikatornya kita sampaikan. PMI kita bagus, neraca perdagangan kita bagus jadi kita bisa sampaikan nanti ya,” kata Sri Mulyani.

2. Penilaian Moody’s

Moody’s dalam laporan terbarunya menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan kondisi fiskal Indonesia mengalami pelemahan.

Moody’s menyoroti beberapa faktor yang berpotensi menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia, seperti memperlambat perekonomian global dan memperlambat beberapa negara mitra dagang utama. Selain itu, Moody’s juga menyoroti tantangan dalam meningkatkan investasi dan produktivitas di Indonesia.

Dalam kondisi fiskal, Moody’s menyoroti tekanan pada anggaran negara akibat peningkatan belanja pemerintah, terutama untuk subsidi dan bantuan sosial. Mereka juga menyoroti risiko peningkatan utang pemerintah dan dampaknya terhadap stabilitas fiskal.

Untuk faktor eksternal, Moody’s menyoroti potensi dampak kebijakan perdagangan Amerika Serikat dan mempengaruhi geopolitik global terhadap perekonomian Indonesia. Meskipun demikian, Moody’s juga mengakui bahwa Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang kuat dan potensi pertumbuhan jangka panjang yang baik.

3. Tanggapan Gubernur BI

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menyatakan bahwa kepercayaan Moody’s terhadap resiliensi ekonomi Indonesia mencerminkan keyakinan dunia internasional terhadap fundamental ekonomi nasional.

“Kepercayaan Moody’s terhadap resiliensi ekonomi Indonesia menjadi salah satu indikator positif yang mencerminkan keyakinan dunia internasional terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang solid, di tengah tingginya penjualan keuangan global,” ujar Perry.

Laporan: Tim

Ekonomi Indonesia Indikator Perekonomi Indonesia Kondisi Ekonomi Indonesia Menkeu Menteri Keuangan Moodys Perekonomian Indonesia Sri Mulyani TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleSerapan Gabah 725 Ribu Ton, Bulog Pastikan Harga Gabah Rp6.500 Perkilo, Petani Tak Merugi
Next Article Disperindag Tangsel Akui Beberapa Pasar Belum Standar Nasional
Irfan Kurniawan

Related Posts

Garuda Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Tumbangkan Gajah Putih Thailand Lewat Drama Penalti

5 October 2026

Anggaran Kesehatan 2027 Rp766 M, RSU Tangsel Didesak Naik Kelas ke Tipe B

5 October 2026

Benahi BUMN Rugi, Danantara Tutup 354 Perusahaan dan Konsolidasi Aset Raksasa

5 October 2026

Bapanas Tambah Alokasi SPHP Beras 74,18 Ton untuk Bulog Demi Tekan Inflasi

5 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

Garuda Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Tumbangkan Gajah Putih Thailand Lewat Drama Penalti

By Irfan Kurniawan5 October 20260

Tinta Otentik.co – Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) gemuruh menyaksikan laga puncak yang penuh…

Anggaran Kesehatan 2027 Rp766 M, RSU Tangsel Didesak Naik Kelas ke Tipe B

5 October 2026

Benahi BUMN Rugi, Danantara Tutup 354 Perusahaan dan Konsolidasi Aset Raksasa

5 October 2026

Bapanas Tambah Alokasi SPHP Beras 74,18 Ton untuk Bulog Demi Tekan Inflasi

5 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.