Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Tak Berizin! DPRD Tangsel Ungkap Air Perumahan Serpong Lagoon Mengandung Bakteri

    14 October 2026 No Comments

    Masa Jabatan DPRD 2024-2029 Digugat ke MK, Didorong Diperpanjang Sampai 2031

    13 October 2026 No Comments

    OTT di BNPB, KPK: Pihak yang Diamankan Berstatus Terperiksa

    13 October 2026 No Comments

    Tersebar 54 Kelurahan, Pilar Saga Pastikan Pelayanan Posbakum Tangsel Gratis

    13 October 2026 No Comments

    Evaluasi Raperda 2026 dan Proyeksi 2027: Bapemperda Tangsel Ungkap Tiga Usulan Pemkot Ditarik

    13 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Imbas Tarif Impor Trump, Aset Keuangan Dunia Bergeser ke Eropa dan Jepang

Imbas Tarif Impor Trump, Aset Keuangan Dunia Bergeser ke Eropa dan Jepang

0
By Irfan Kurniawan on 26 April 2025 Ekonomi, Internasional, Nasional

TintaOtentik.Co – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan aset keuangan dunia saat ini lari dari Amerika Serikat (AS) ke Eropa dan Jepang.

“Aliran modal dunia mengalami pergeseran dari Amerika Serikat ke negara dan aset yang dianggap aman atau safe haven assets,” ujarnya dalam Konferensi Pers KSSK secara virtual, Kamis (24/4/2025).

“Terutama (bergeser ke) aset keuangan di Eropa dan Jepang, serta ke komoditas emas,” papar Sri Mulyani.

Sri Mulyani menyampaikan aliran modal yang keluar juga terjadi di negara-negara berkembang. Pada akhirnya, fenomena ini menimbulkan tekanan yang berujung pelemahan sejumlah mata uang.

“Biang kerok larinya aset keuangan dari AS tak lain adalah kebijakan tarif impor yang ditetapkan Presiden Donald Trump. Ia justru menilai tarif tinggi itu bakal berdampak negatif untuk pertumbuhan ekonomi Amerika,” menurut Sri Mulyani.

Sri Mulyani katakan nasib serupa juga akan dialami China selaku negara yang melawan dengan menetapkan tarif balasan. Tiongkok selaku negara ekonomi kedua terbesar di dunia itu dihantam tarif sebesar 245 persen oleh AS.

“Kebijakan (tarif Trump) dan ketidakpastian tersebut telah mendorong perilaku risk aversion atau penghindaran risiko dari para pelaku usaha, termasuk pemilik modal,” tutur sang Bendahara Negara.

“Tentu, ini (perang tarif AS Vs China) akan menambah risiko dalam bentuk kenaikan inflasi dan pelemahan atau bahkan penurunan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat,” sebutnya.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo juga memotret fenomena serupa. Ia melihat kebijakan tarif Trump melahirkan risk appetite yang sangat tinggi.

“Karenanya, para pelaku investor global memindahkan investasi portofolio-nya ke negara dan aset yang dianggap aman, safe haven asset and countries,” jelas Perry.

“Sehingga terjadi aliran modal yang keluar dari emerging market ke negara-negara yang dianggap aman, antara lain Eropa dan Jepang. Dan juga terhadap aset-aset yang dianggap aman, yaitu obligasi pemerintah dari Eropa dan Jepang, juga emas,” sambung Perry.

Laporan: iwanpose

Amerika Serikat Aset Dunia Aset Keuangan Dunia Eropa Jepang Keuangan Dunia Menkeu Sri Mulyani TintaOtentik.Co Uni Eropa
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleTampung Aspirasi Pengusaha, Kejati Banten Dukung Gerakan Jaga Investasi
Next Article Disiplin Fiskal Pemerintahan Prabowo, Bikin Aset Kripto Konglomerat Indonesia Kabur ke Luar Negeri
Irfan Kurniawan

Related Posts

Tak Berizin! DPRD Tangsel Ungkap Air Perumahan Serpong Lagoon Mengandung Bakteri

14 October 2026

Masa Jabatan DPRD 2024-2029 Digugat ke MK, Didorong Diperpanjang Sampai 2031

13 October 2026

OTT di BNPB, KPK: Pihak yang Diamankan Berstatus Terperiksa

13 October 2026

Tersebar 54 Kelurahan, Pilar Saga Pastikan Pelayanan Posbakum Tangsel Gratis

13 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

Tak Berizin! DPRD Tangsel Ungkap Air Perumahan Serpong Lagoon Mengandung Bakteri

By tintaotentik.co14 October 20260

TintaOtentik.Co – Sumber air yang digunakan instalasi pengolahan air atau Water Treatment Plant (WTP) di…

Masa Jabatan DPRD 2024-2029 Digugat ke MK, Didorong Diperpanjang Sampai 2031

13 October 2026

OTT di BNPB, KPK: Pihak yang Diamankan Berstatus Terperiksa

13 October 2026

Tersebar 54 Kelurahan, Pilar Saga Pastikan Pelayanan Posbakum Tangsel Gratis

13 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All rightĀ reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.