Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Mendagri dan Mentan Tandatangani SEB, Dorong Daerah Jalankan Swasembada Pangan

    12 October 2026 No Comments

    Danantara Amankan Dividen BUMN untuk Mesin Investasi Nasional

    12 October 2026 No Comments

    Inflasi Naik Jadi 3,28 Persen, Mendagri Desak Pemda Perketat Kendali Harga

    12 October 2026 No Comments

    Perkuat Poros Strategis, Indonesia-Mesir Sepakat Kerja Sama Industri Pertahanan

    12 October 2026 No Comments

    Kemenkeu Gelontorkan TKD Rp599,2 Triliun, Topang Gaji 5,3 Juta ASN

    11 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Disiplin Fiskal Pemerintahan Prabowo, Bikin Aset Kripto Konglomerat Indonesia Kabur ke Luar Negeri

Disiplin Fiskal Pemerintahan Prabowo, Bikin Aset Kripto Konglomerat Indonesia Kabur ke Luar Negeri

0
By Irfan Kurniawan on 26 April 2025 Ekonomi, Nasional


TintaOtentik.Co – Di tengah kondisi ekonomi yang penuh ketidakpastian, sejumlah orang kaya Indonesia dikabarkan diam-diam memindahkan aset mereka ke luar negeri.

Mereka tampaknya kurang yakin dengan kondisi ekonomi Indonesia di tengah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang baru menjabat pada bulan Oktober 2024 lalu.

Seperti diberitakan Bloomberg News beberapa waktu lalu, ada ratusan juta dolar Amerika Serikat (AS) yang berpindah ke luar negeri sejak Prabowo memegang tampuk kekuasaan.

Hal itu didasarkan pada wawancara Bloomberg terhadap sejumlah manajer investasi, banker, penasiehat dan sejumlah orang kaya Indonesia.

Seorang banker swasta mengungkapkan bahwa beberapa kliennya dengan kekayaan antara US$ 100 juta hingga US$ 400 juta atau sekitar Rp 1,68 triliun hingga US$ 6,72 triliun (kurs Rp 16.800) telah mengkonversi sekitar 10% aset mereka dalam kripto. Utamanya, stablecoin USDT milik Tether Holdings.

Pemindahan aset kripto ini dinilai lebih mudah dilakukan dalam jumlah besar tanpa pengawasan yang ketat. Selain kripto, orang-orang tajir Indonesia juga memindahkan kekayaan mereka dalam bentuk emas dan properti.

Kaburnya aset para konglomerat Indonesia ke luar negeri ditengarai masih akan berlanjut di tengah kekhawatiran mereka terhadap disiplin fiskal pemerintahan Prabowo dan stabilitas ekonomi nasional.

Keluarnya arus modal orang-orang kaya Indonesia ini diduga jadi salah satu penyebab mata uang rupiah tertekan pada 9 April 2025 lalu yang mencapai titik terendah sepanjang sejarah. Selain itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) juga tertekan dalam dan sempat berada di bawah level 6.000 setelah lebaran 2025.

Beberapa konglomerat Indonesia dikabarkan melarikan aset mereka ke Timur Tengah, utamanya Dubai dengan mendirikan perusahaan cangkang yang digunakan dalam membeli real estate.

Saat ini, Timur Tengah menjadi tujuan primadona bagi aset warga Indonesia karena mereka ingin menghindari pengawasan ketat perbankan Singapura.

Adapun kebijakan pemerintah yang menjadi kekhawatiran mereka menurut Bloomberg adalah sejumlah program ekonomi Prabowo yang dinilai sulit tercapai.

Misalkan Prabowo menargetkan pertumbuhan ekonomi 8% yang dinilai sulit tercapai. Kalau target pertumbuhan ekonomi ini dipaksakan, maka diperlukan belanja pemerintah besar-besaran yang berpotensi meningkatkan defisit fiskal, kenaikan utang, kenaikan pajak dan meroketnya inflasi.

Selain itu, upaya Prabowo memperluas peran militer juga menjadi kekhawatiran tersendiri, ditambah upaya membawa perusahaan-perusahaan BUMN lebih dekat ke dalam pengaruhnya untuk mendukung program-program populisnya.

Laporan: Tim

Aset indonesia Kebijakan Fiskal Prabowo Konglomerat Kripto Orang Kaya Indonesia Prabowo presiden prabowo Taipan TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleImbas Tarif Impor Trump, Aset Keuangan Dunia Bergeser ke Eropa dan Jepang
Next Article Final Copa Del Rey 2025, Mbappe Cadangan, Torres Ujung Tombak Barcelona
Irfan Kurniawan

Related Posts

Mendagri dan Mentan Tandatangani SEB, Dorong Daerah Jalankan Swasembada Pangan

12 October 2026

Danantara Amankan Dividen BUMN untuk Mesin Investasi Nasional

12 October 2026

Inflasi Naik Jadi 3,28 Persen, Mendagri Desak Pemda Perketat Kendali Harga

12 October 2026

Perkuat Poros Strategis, Indonesia-Mesir Sepakat Kerja Sama Industri Pertahanan

12 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Mendagri dan Mentan Tandatangani SEB, Dorong Daerah Jalankan Swasembada Pangan

By Sulis12 October 20260

TintaOtentik.co – Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pertanian resmi menyatukan langkah strategis dengan meneken Surat…

Danantara Amankan Dividen BUMN untuk Mesin Investasi Nasional

12 October 2026

Inflasi Naik Jadi 3,28 Persen, Mendagri Desak Pemda Perketat Kendali Harga

12 October 2026

Perkuat Poros Strategis, Indonesia-Mesir Sepakat Kerja Sama Industri Pertahanan

12 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.