Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Disokong Penuh APBN, Gaji dan Tunjangan Manajer Kopdes Sentuh Rp9,3 Juta

    16 October 2026 No Comments

    Ironis! Rp2,7 Miliar Dana KIP Kuliah Nyasar ke 320 Mahasiswa yang Sudah Meninggal Dunia

    16 October 2026 No Comments

    Kebakaran TPA Cipeucang Berhasil Dipadamkan, DLH dan Damkar Tangsel Pastikan Situasi Terkendali

    16 October 2026 No Comments

    Percantik Lingkungan, Warga Kranggan Apresiasi Program Penataan Kawasan Kumuh Tangsel

    16 October 2026 No Comments

    Asap Tebal Selimuti TPA Cipeucang Tangsel, Kawasan Pembuangan Sampah Dilanda Kebakaran

    16 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Imbas Tarif Impor Trump, Aset Keuangan Dunia Bergeser ke Eropa dan Jepang

Imbas Tarif Impor Trump, Aset Keuangan Dunia Bergeser ke Eropa dan Jepang

0
By Irfan Kurniawan on 26 April 2025 Ekonomi, Internasional, Nasional

TintaOtentik.Co – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan aset keuangan dunia saat ini lari dari Amerika Serikat (AS) ke Eropa dan Jepang.

“Aliran modal dunia mengalami pergeseran dari Amerika Serikat ke negara dan aset yang dianggap aman atau safe haven assets,” ujarnya dalam Konferensi Pers KSSK secara virtual, Kamis (24/4/2025).

“Terutama (bergeser ke) aset keuangan di Eropa dan Jepang, serta ke komoditas emas,” papar Sri Mulyani.

Sri Mulyani menyampaikan aliran modal yang keluar juga terjadi di negara-negara berkembang. Pada akhirnya, fenomena ini menimbulkan tekanan yang berujung pelemahan sejumlah mata uang.

“Biang kerok larinya aset keuangan dari AS tak lain adalah kebijakan tarif impor yang ditetapkan Presiden Donald Trump. Ia justru menilai tarif tinggi itu bakal berdampak negatif untuk pertumbuhan ekonomi Amerika,” menurut Sri Mulyani.

Sri Mulyani katakan nasib serupa juga akan dialami China selaku negara yang melawan dengan menetapkan tarif balasan. Tiongkok selaku negara ekonomi kedua terbesar di dunia itu dihantam tarif sebesar 245 persen oleh AS.

“Kebijakan (tarif Trump) dan ketidakpastian tersebut telah mendorong perilaku risk aversion atau penghindaran risiko dari para pelaku usaha, termasuk pemilik modal,” tutur sang Bendahara Negara.

“Tentu, ini (perang tarif AS Vs China) akan menambah risiko dalam bentuk kenaikan inflasi dan pelemahan atau bahkan penurunan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat,” sebutnya.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo juga memotret fenomena serupa. Ia melihat kebijakan tarif Trump melahirkan risk appetite yang sangat tinggi.

“Karenanya, para pelaku investor global memindahkan investasi portofolio-nya ke negara dan aset yang dianggap aman, safe haven asset and countries,” jelas Perry.

“Sehingga terjadi aliran modal yang keluar dari emerging market ke negara-negara yang dianggap aman, antara lain Eropa dan Jepang. Dan juga terhadap aset-aset yang dianggap aman, yaitu obligasi pemerintah dari Eropa dan Jepang, juga emas,” sambung Perry.

Laporan: iwanpose

Amerika Serikat Aset Dunia Aset Keuangan Dunia Eropa Jepang Keuangan Dunia Menkeu Sri Mulyani TintaOtentik.Co Uni Eropa
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleTampung Aspirasi Pengusaha, Kejati Banten Dukung Gerakan Jaga Investasi
Next Article Disiplin Fiskal Pemerintahan Prabowo, Bikin Aset Kripto Konglomerat Indonesia Kabur ke Luar Negeri
Irfan Kurniawan

Related Posts

Disokong Penuh APBN, Gaji dan Tunjangan Manajer Kopdes Sentuh Rp9,3 Juta

16 October 2026

Ironis! Rp2,7 Miliar Dana KIP Kuliah Nyasar ke 320 Mahasiswa yang Sudah Meninggal Dunia

16 October 2026

Kebakaran TPA Cipeucang Berhasil Dipadamkan, DLH dan Damkar Tangsel Pastikan Situasi Terkendali

16 October 2026

Percantik Lingkungan, Warga Kranggan Apresiasi Program Penataan Kawasan Kumuh Tangsel

16 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Disokong Penuh APBN, Gaji dan Tunjangan Manajer Kopdes Sentuh Rp9,3 Juta

By Irfan Kurniawan16 October 20260

TintaOtentik.co – Kehadiran program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) kian menjanjikan kepastian kesejahteraan…

Ironis! Rp2,7 Miliar Dana KIP Kuliah Nyasar ke 320 Mahasiswa yang Sudah Meninggal Dunia

16 October 2026

Kebakaran TPA Cipeucang Berhasil Dipadamkan, DLH dan Damkar Tangsel Pastikan Situasi Terkendali

16 October 2026

Percantik Lingkungan, Warga Kranggan Apresiasi Program Penataan Kawasan Kumuh Tangsel

16 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All rightĀ reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.