Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Fasilitas Puskesmas dan RSU di Tangsel Jangan Sampe Jadi Pilihan Terakhir Masyarakat, Kenapa?

    6 April 2026 No Comments

    Bongkar Celah Korupsi, LKPP Tekankan Wajib Negosiasi Harga di E-Katalog

    6 April 2026 No Comments

    Purbaya Bingung: Menterinya Saya, Tapi Orang Kemenkeu Sendiri Isukan APBN Sisa 2 Minggu

    6 April 2026 No Comments

    Utang Koperasi Merah Putih Dibayar oleh APBN, Aset Resmi Jadi Milik Negara

    6 April 2026 No Comments

    Evaluasi Total, Wawalkot Tangsel Bakal Lakukan Pergeseran Anggaran untuk Penanganan Banjir

    6 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Nasional

Mensos Ungkap Ada Ratusan Pendamping Program Keluarga Harapan Bermasalah

0
By Sulis on 20 October 2025 Nasional, Sosial Budaya

TintaOtentik.Co – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan ada ratusan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) bermasalah.

Gus Ipul menyampaikan mereka dikenai sanksi hingga diberhentikan sebagai petugas.

“Pak Teddy (Seskab) perlu saya laporkan di tahun 2025 ini, kita memberikan peringatan kepada hampir 500 pendamping PKH yang bekerja tidak sesuai prosedur, yang bekerja nakal, yang bekerja malah justru memanfaatkan kesempatan untuk membodohi KPM (Keluarga Penerima Manfaat),” ungkap Gus Ipul saat mengunjungi SRMA 33 Tangerang Selatan bersama Seskab Teddy Indra Wijaya, Minggu (19/10/2025).

Gus Ipul menjelaskan ada lebih dari 500 petugas diberikan peringatan, sementara sebanyak 49 petugas dipecat. Ia menyebut pemberhentian petugas itu diproses secara etik.

“Ada 500 lebih yang kita beri peringatan, hampir 500 yang beri kita peringatan, 49-nya di antaranya kita berhentikan. Sisanya ada peringatan 1, peringatan 2. Ini lewat sidang komisi etik,” terangnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul meminta Teddy agar turut terlibat dalam anggota komisi etik di Kemensos. Menurutnya, keterlibatan Teddy akan meningkatkan pengembangan para pendamping PKH sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Dan saya terus terang hari ini, saya ingin meminta kesediaan Pak Teddy sekali lagi ke depan ini menjadi salah satu anggota komisi etik untuk mendampingi dan membimbing teman-teman pendamping. Jadi sesuai arahan Presiden, teman-teman pendamping harus meningkatkan kapasitasnya melalui pelatihan-pelatihan,” ungkapnya.

“Nah untuk itu saya, Pak Teddy, karena pengalamannya beliau di TNI biasa mengikuti pendidikan yang disiplin, saya minta kesediaan Pak Teddy ya, menambah kesibukannya untuk menjadi salah satu anggota komisi etik. Setuju ya? Setuju, alhamdulillah,” sambung dia.

Gus Ipul pun mengungkit pesan Prabowo agar semua pihak bekerja sama dalam menyukseskan program pemerintah yang menyejahterakan rakyat. Salah satunya seperti yang dilakukan di Kemensos melalui program-program bantuan yang disalurkan tepat sasaran.

“Oleh karena itu pesan Presiden, tolong kita semua gandeng tangan untuk mewujudkan cita-cita Bapak Presiden meningkatkan kesejahteraan sosial lewat bantuan-bantuan yang tepat sasaran,” tegasnya.

Laporan: iwanpose

Keluarga Penerima Manfaat kemensos Kementerian Sosial KPM Mensos Gus Ipul Mensos Saifullah Yusuf Menteri Sosial Ratusan Pendamping Program Keluarga Harapan Bermasalah Ratusan Pendamping Program PKH Bermasalah TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleSatu Perusahaan Diperbolehkan Daftar Sekali, Verifikasi Peserta Mukota IV Kadin Tangsel Bertotal 819
Next Article Jalan Diperbaiki, Warga Sekitar Pasar Bukit Pamulang: Alhamdulillah Tak Ada Lubang Lagi
Sulis

Related Posts

Fasilitas Puskesmas dan RSU di Tangsel Jangan Sampe Jadi Pilihan Terakhir Masyarakat, Kenapa?

6 April 2026

Bongkar Celah Korupsi, LKPP Tekankan Wajib Negosiasi Harga di E-Katalog

6 April 2026

Purbaya Bingung: Menterinya Saya, Tapi Orang Kemenkeu Sendiri Isukan APBN Sisa 2 Minggu

6 April 2026

Utang Koperasi Merah Putih Dibayar oleh APBN, Aset Resmi Jadi Milik Negara

6 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

Fasilitas Puskesmas dan RSU di Tangsel Jangan Sampe Jadi Pilihan Terakhir Masyarakat, Kenapa?

By tintaotentik.co6 April 20260

TintaOtentik.Co – Pemerintah Kota Tangerang Selatan mendorong fasilitas kesehatan milik daerah memiliki standar layanan yang…

Bongkar Celah Korupsi, LKPP Tekankan Wajib Negosiasi Harga di E-Katalog

6 April 2026

Purbaya Bingung: Menterinya Saya, Tapi Orang Kemenkeu Sendiri Isukan APBN Sisa 2 Minggu

6 April 2026

Utang Koperasi Merah Putih Dibayar oleh APBN, Aset Resmi Jadi Milik Negara

6 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.