Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Lokasi PSEL Tangsel Ditetapkan 3,1 Hektare: Target Pembangunan 3 Tahun

    22 October 2026 No Comments

    Versi IMF: Ekonomi Indonesia Terbesar ke-7 di Dunia

    22 October 2026 No Comments

    Catat! 700 BUMN Tak Efisien Bakal Ditutup Hingga Akhir Tahun 2026

    22 October 2026 No Comments

    Kondisi Geopolitik Dunia yang Kuat Akan Menang, Indonesia Stop Ekspor Gas ke Negara Lain

    22 October 2026 No Comments

    Wujudkan Kamtibmas Humanis, Gema Kosgoro Tangsel Apresiasi Kepemimpinan AKBP Boy Jumalolo

    22 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Politik»Anggaran Kesehatan Dipotong Rp19,6 Triliun, DPR Minta Pemerintah Prioritaskan Layanan Masyarakat

Anggaran Kesehatan Dipotong Rp19,6 Triliun, DPR Minta Pemerintah Prioritaskan Layanan Masyarakat

0
By Bagas on 10 February 2025 Politik

TintaOtentik.co – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, menegaskan bahwa pemotongan anggaran kesehatan sebesar Rp19,6 triliun pada tahun 2025 tidak boleh mengganggu layanan kesehatan masyarakat. Terlebih, pemerintah akan segera memulai program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), yang menjadi salah satu program prioritas.  

Menurut Charles, PKG akan mulai dilaksanakan pada Senin (10/2) dan tetap harus berjalan meskipun ada keterbatasan anggaran. Layanan kesehatan yang mencakup aspek promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif harus tetap tersedia bagi masyarakat.  

“Skala prioritas program perlu dilakukan untuk siasati keterbatasan anggaran. Namun, tidak dengan menghilangkan salah satu jenis layanan kesehatan tersebut,” ucapnya, Sabtu.  

PKG ini diperuntukkan bagi warga yang sedang berulang tahun, di mana mereka akan menjalani pemeriksaan terhadap belasan jenis potensi penyakit. Dengan pemeriksaan ini, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih dini.  

Lebih lanjut, Charles menyoroti bahwa hasil pemeriksaan PKG kemungkinan besar akan mendorong masyarakat untuk segera menjalani pengobatan lanjutan di fasilitas kesehatan. Layanan ini pun akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Oleh karena itu, pemerintah harus mengantisipasi lonjakan pelayanan kesehatan kuratif yang mungkin terjadi akibat program ini.  

“Jangan sampai ketika ada lonjakan pengobatan lanjutan terhadap gangguan kesehatan masyarakat yang diketahui lewat PKG, layanan kesehatannya malah tidak optimal dengan alasan keterbatasan anggaran,” ungkapnya.  

Sementara itu, Kementerian Kesehatan memastikan bahwa program Cek Kesehatan Gratis, yang menjadi program kesehatan dengan target terbesar sepanjang sejarah Indonesia, resmi diluncurkan dan akan dimulai pada Senin (10/2).  

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas, Maria Endang Sumiwi, mengatakan bahwa program ini bertujuan untuk mencegah serta menangani risiko penyakit yang menjadi penyebab kematian terbesar di setiap siklus kehidupan.

anggaran kesehatan apbn apbn 2025 berita nasional berita politik dpr ri kesehatan periksa kesehatan gratis pkg Politik tinta otentik.co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleOle Romeny Resmi Jadi WNI, Media Vietnam: Timnas Indonesia Semakin Kuat!  
Next Article Terjun ke Dunia Bisnis, Paula Verhoeven Rilis Brand Fashion Amapola
Bagas

Related Posts

Lokasi PSEL Tangsel Ditetapkan 3,1 Hektare: Target Pembangunan 3 Tahun

22 October 2026

Versi IMF: Ekonomi Indonesia Terbesar ke-7 di Dunia

22 October 2026

Catat! 700 BUMN Tak Efisien Bakal Ditutup Hingga Akhir Tahun 2026

22 October 2026

Kondisi Geopolitik Dunia yang Kuat Akan Menang, Indonesia Stop Ekspor Gas ke Negara Lain

22 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

Lokasi PSEL Tangsel Ditetapkan 3,1 Hektare: Target Pembangunan 3 Tahun

By tintaotentik.co22 October 20260

TintaOtentik.Co – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, resmi menetapkan lokasi pengadaan tanah untuk perluasan…

Versi IMF: Ekonomi Indonesia Terbesar ke-7 di Dunia

22 October 2026

Catat! 700 BUMN Tak Efisien Bakal Ditutup Hingga Akhir Tahun 2026

22 October 2026

Kondisi Geopolitik Dunia yang Kuat Akan Menang, Indonesia Stop Ekspor Gas ke Negara Lain

22 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.