Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Hiruk Pikuk Masalah Pasar Kita, Komisi II DPRD Tangsel Desak Disperindag Benahi!

    14 October 2026 No Comments

    Pengembang Pasar Kita Bantah Disperindag Tangsel Soal Tak Miliki Amdal

    14 October 2026 No Comments

    Sampel Air Serpong Lagoon Positif E. Coli, Camat Setu Desak Pengembang Bertanggung Jawab!

    14 October 2026 No Comments

    Polri Tetapkan 223 Orang dan 9 Korporasi Tersangka Karhutla

    14 October 2026 No Comments

    Dapur MBG yang Abai Kembalikan Uang Negara, Disanksi Suspen Permanen

    14 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Disahkan! Command Center Kemenkop Jadi Kunci Sinkronisasi Data Koperasi dengan Lembaga Negara

Disahkan! Command Center Kemenkop Jadi Kunci Sinkronisasi Data Koperasi dengan Lembaga Negara

0
By Irfan Kurniawan on 15 December 2025 Ekonomi, Nasional

Tintaotentik.co – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) kini memiliki pusat kendali data atau command center. Fasilitas baru ini dibentuk dengan fungsi vital sebagai sentra pengawasan data koperasi secara real-time, meliputi kegiatan monitoring, evaluasi, hingga kategorisasi terhadap seluruh koperasi yang sudah beroperasi (eksisting) di berbagai wilayah Indonesia.

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, dalam acara peresmian command center di kantornya di Jakarta, Senin, mengungkapkan bahwa sebelumnya, data mengenai koperasi cenderung bersifat pasif dan sangat bergantung pada penyampaian laporan manual dari masing-masing koperasi.

Sayangnya, persentase koperasi yang mengirimkan laporan tersebut relatif rendah, menyebabkan data yang tersedia menjadi kurang maksimal.

“Dengan beroperasinya command center ini, kami berharap dapat secara langsung melakukan monitoring dan evaluasi terhadap laporan keuangan serta profil koperasi dengan lebih rinci. Ini memungkinkan kami mengambil tindakan penanganan yang lebih cepat dan tepat,” tegas Ferry.

Ferry lebih lanjut menjelaskan bahwa pusat kendali data ini juga akan berfungsi sebagai sistem peringatan dini (early warning system) bagi koperasi di seluruh negeri. Melalui sistem terintegrasi ini, Kemenkop dimungkinkan untuk mengkategorikan koperasi, membedakan mana yang berada dalam kondisi sehat dan mana yang teridentifikasi bermasalah sehingga memerlukan intervensi khusus.

Menurutnya, sistem ini memberikan kemampuan bagi Kemenkop untuk menelusuri secara detail laporan keuangan dan profil operasional koperasi, yang pada akhirnya akan menghasilkan keputusan yang lebih akurat dan tepat sasaran.

“Tujuannya, dari sejak dini kami sudah bisa merumuskan langkah-langkah preventif agar koperasi yang berpotensi menghadapi masalah dapat kita tangani sedini mungkin,” imbuhnya.

Lebih jauh, Ferry juga menyebutkan bahwa command center ini mengintegrasikan Sistem Informasi dan Manajemen (SIM) Kopdes Merah Putih, sebuah program yang kini telah mencakup lebih dari 80 ribu koperasi berbadan hukum dan sedang memasuki tahap operasional, termasuk pembangunan fisik, pelatihan, serta pengembangan model bisnis.

Melalui pusat kendali ini, data Kopdes Merah Putih akan tersinkronisasi dengan berbagai pihak terkait. Pihak-pihak yang terintegrasi meliputi berbagai kementerian/lembaga, Agrinas Pangan Nusantara sebagai pelaksana pembangunan fisik Kopdes Merah Putih, Kejaksaan Agung, Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembentukan Kopdes Merah Putih, hingga Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi.

Ferry mengakhiri penjelasannya dengan menyatakan, “Command center juga akan menyajikan data secara real-time mengenai seluruh proses pembangunan koperasi, mulai dari proses pembangunan gudang dan gerai beserta kelengkapannya, pelaksanaan pelatihan bagi pengurus, hingga seluruh aktivitas usaha yang dijalankan oleh koperasi.”

command center Ferry Juliantono Kemenkop Kopdes Kopdes Merah Putih Koperasi Koperasi Desa Koperasi Merah Putih Menkop Menteri Koperasi Menteri Koperasi Ferry Juliantono TintaOtentik.Co UMKM
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleJelang Libur Nataru 2025, Kemenhub Tetapkan Daftar 5 Tol Rawan Macet
Next Article Polemik TPA Cipeucang, DLH Tangsel Bakal Belanja Lahan dan Mesin MRF
Irfan Kurniawan

Related Posts

Hiruk Pikuk Masalah Pasar Kita, Komisi II DPRD Tangsel Desak Disperindag Benahi!

14 October 2026

Pengembang Pasar Kita Bantah Disperindag Tangsel Soal Tak Miliki Amdal

14 October 2026

Sampel Air Serpong Lagoon Positif E. Coli, Camat Setu Desak Pengembang Bertanggung Jawab!

14 October 2026

Polri Tetapkan 223 Orang dan 9 Korporasi Tersangka Karhutla

14 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

Hiruk Pikuk Masalah Pasar Kita, Komisi II DPRD Tangsel Desak Disperindag Benahi!

By tintaotentik.co14 October 20260

TintaOtentik.Co – Komisi II DPRD Kota Tangerang Selatan mendesak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota…

Pengembang Pasar Kita Bantah Disperindag Tangsel Soal Tak Miliki Amdal

14 October 2026

Sampel Air Serpong Lagoon Positif E. Coli, Camat Setu Desak Pengembang Bertanggung Jawab!

14 October 2026

Polri Tetapkan 223 Orang dan 9 Korporasi Tersangka Karhutla

14 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.