Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Lokasi PSEL Tangsel Ditetapkan 3,1 Hektare: Target Pembangunan 3 Tahun

    22 October 2026 No Comments

    Versi IMF: Ekonomi Indonesia Terbesar ke-7 di Dunia

    22 October 2026 No Comments

    Catat! 700 BUMN Tak Efisien Bakal Ditutup Hingga Akhir Tahun 2026

    22 October 2026 No Comments

    Kondisi Geopolitik Dunia yang Kuat Akan Menang, Indonesia Stop Ekspor Gas ke Negara Lain

    22 October 2026 No Comments

    Wujudkan Kamtibmas Humanis, Gema Kosgoro Tangsel Apresiasi Kepemimpinan AKBP Boy Jumalolo

    22 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Dua Dekade Mangkrak, Prabowo Berhasil Eksekusi Blok Masela
Presiden RI Prabowo Subianto Eksekusi Blok Masela (Foto: Istimewa)

Dua Dekade Mangkrak, Prabowo Berhasil Eksekusi Blok Masela

0
By Sulis on 23 July 2026 Ekonomi, Hukum, Internasional, Nasional, Politik

TintaOtentik.co – Presiden Prabowo Subianto membeberkan jurus diplomasinya dalam mengesekusi proyek LNG Abadi Masela yang sempat tertahan hampir tiga dekade.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tak lagi mau mentoleransi penundaan proyek strategis nasional yang berlarut-larut di tengah mendesaknya kebutuhan energi dan devisa negara.

Langkah berani tersebut dibongkar Prabowo saat memberikan pengarahan kepada jajaran Kabinet Merah Putih pada Senin (20/7/2026).

Ia menyebut pergerakan riil di Lapangan Masela merupakan bukti ketegasan pemerintah terhadap investor asal Jepang, Inpex Corporation.

“Kemudian untuk menghadapi fenomena tadi, ini prestasi yang lain saya kira proyek Gas Abadi Masela selama 28 tahun mangkrak,” tegas Prabowo.

Negosiasi di Tokyo, Antara Ketegasan dan Kesopanan Diplomatik

Prabowo menceritakan momen krusial saat dirinya terbang langsung ke Tokyo untuk menemui jajaran pimpinan Inpex.

Tanpa basa-basi, ia meminta kepastian komitmen raksasa energi Jepang tersebut untuk menggarap Blok Masela atau merelakannya ke pihak lain.

“Saya berangkat ke Tokyo, saya ketemu pimpinannya perusahaan-perusahaan Jepang itu, Inpex ya. Saya sampaikan dengan baik dan sopan, ‘Saudara masih berminat enggak? Kalau saudara tidak berminat saya akan alokasi, saya akan tunjuk perusahaan lain’,” ungkap Prabowo menirukan percakapannya kala itu.

Kendati menyampaikan pilihan pahit kepada investor, Prabowo menepis anggapan bahwa dirinya memberikan gertakan atau ultimatum keras. Menurutnya, pendekatan tersebut merupakan imbauan tegas atas dasar kebutuhan nasional.

“Sopan tetapi tegas. Sebagai bangsa Indonesia yang ramah tidak mungkin kita kasih ultimatum. Bukan ultimatum itu, tetapi imbauan,” jelasnya.

Dalam pertemuan itu, Prabowo menggarisbawahi bahwa penundaan proyek Masela berdampak langsung pada kepentingan vital rakyat Indonesia.

“‘Yang Mulia, apakah Jepang masih berminat? Masalahnya bangsa Indonesia sangat butuh energi, sangat butuh devisa,'” tutur Prabowo.

Warning 6 Bulan untuk Mentan ESDM Bahlil Lahadalia

Tak hanya bersikap lugas kepada investor asing, kepemimpinan Prabowo juga menebar ancaman tegas ke internal kabinetnya.

Dengan nada berseloroh, Prabowo mengaku memberi instruksi khusus kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk terus menempel ketat progres lapangan.

“Habis itu pulang-pulang, ya kalau Menteri ESDM boleh saya tekan-tekan, tidak apa-apa, 6 bulan tidak ada kegiatan, cabut!” ucap Prabowo yang disambut gelak tawa jajaran menteri peserta sidang kabinet.

Awal Baru Mega Proyek Gas Indonesia

Proyek LNG Abadi Masela tercatat sebagai salah satu pilar energi terbesar di Indonesia yang terkatung-katung sejak akhir 1990-an.

Berulang kali jalan di tempat akibat revisi skema pengembangan, alotnya negosiasi komersial, hingga rumitnya birokrasi perizinan, proyek ini akhirnya menemui titik terang.

Sikap tegas pemerintah membuahkan hasil nyata. Pada Kamis (16/7/2026), Presiden Prabowo secara resmi memimpin peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, menandai dimulainya babak baru ketahanan energi dan penguatan devisa negara dari pasokan gas alam cair.

bahlil lahadalia Berita Energi Blok Masela hubungan bilateral Indonesia hubungan diplomasi Indonesia Indonesia Jepang Inpex Corporation Kepulauan Tanimbar kerja sama Indonesia Kerja sama Indonesia Jepang Ketahanan Energi LNG Abadi Masela menteri esdm Prabowo Subianto Proyek Blok Masela Proyek Masela proyek strategis nasional Sidang Kabinet Paripurna TintaOtentik
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleKebakaran Toko Kue Pasar Ciputat Berdiri di Lahan PT Betania
Next Article Usut Korupsi RSUD Parung Rp93 M, Kejari Incar Perencana Proyek!
Sulis

Related Posts

Lokasi PSEL Tangsel Ditetapkan 3,1 Hektare: Target Pembangunan 3 Tahun

22 October 2026

Versi IMF: Ekonomi Indonesia Terbesar ke-7 di Dunia

22 October 2026

Catat! 700 BUMN Tak Efisien Bakal Ditutup Hingga Akhir Tahun 2026

22 October 2026

Kondisi Geopolitik Dunia yang Kuat Akan Menang, Indonesia Stop Ekspor Gas ke Negara Lain

22 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

Lokasi PSEL Tangsel Ditetapkan 3,1 Hektare: Target Pembangunan 3 Tahun

By tintaotentik.co22 October 20260

TintaOtentik.Co – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, resmi menetapkan lokasi pengadaan tanah untuk perluasan…

Versi IMF: Ekonomi Indonesia Terbesar ke-7 di Dunia

22 October 2026

Catat! 700 BUMN Tak Efisien Bakal Ditutup Hingga Akhir Tahun 2026

22 October 2026

Kondisi Geopolitik Dunia yang Kuat Akan Menang, Indonesia Stop Ekspor Gas ke Negara Lain

22 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.