Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    APBD Cover BPJS TK, Pemkot Tangsel Janjikan Para Pekerja Rentan Gak Perlu Bayar Iuran

    18 August 2026 No Comments

    Perwal 6/2025 Kurang Cukup Lindungi Pekerja Rentan, DPRD Tangsel Ajukan Raperda Jamsostek

    18 August 2026 No Comments

    Anggaran Pendidikan 2027 Naik Rp50,9 Triliun: Diprioritaskan Kesejahteraan Guru Hingga Revitalisasi Prasarana Sekolah

    18 August 2026 No Comments

    Bursa Mineral & Komoditas Beroperasi Tahun Depan: Harga Acuan Ekspor Bakal Ditentukan Indonesia Sendiri

    18 August 2026 No Comments

    Bersih-bersih! Amran Copot 14 Pejabat Terindikasi Korupsi

    18 August 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»G2G Berjalan Mulus, Indonesia Siap Pasok 500 Ribu Ton Pupuk ke Australia
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (FOTO: Dok/Istimewa)

G2G Berjalan Mulus, Indonesia Siap Pasok 500 Ribu Ton Pupuk ke Australia

0
By tintaotentik.co on 18 May 2026 Ekonomi, Nasional

TintaOtentik.Co – Indonesia resmi memulai langkah ekspansi pasar internasional di sektor agribisnis dengan mengekspor pupuk urea ke Australia. Kesepakatan bernilai fantastis mencapai Rp7 triliun ini akan direalisasikan secara bertahap, menandai kekuatan baru industri pupuk nasional di kancah global.

Sebagai langkah awal, pelepasan logistik perdana seberat 47.250 ton dengan nilai ekonomis Rp600 miliar telah sukses diberangkatkan dari Pelabuhan Bontang, Kalimantan Timur, Kamis (14/5/2026).

Produk tersebut diproduksi oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui anak usahanya, PT Pupuk Kalimantan Timur, dengan menerapkan skema kerja sama antar-pemerintah (Government-to-Government/G2G).

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menjelaskan bahwa volume pengiriman akan terus dipacu dalam beberapa waktu ke depan guna memenuhi target kesepakatan bilateral tersebut.

“Rencana kita akan ekspor 250 ribu ton ke Australia dan kemudian ditingkatkan hingga 500 ribu ton,” jelas Amran sebagaimana dikutip dari keterangan resminya.

Keberhasilan menembus pasar Australia menjadi pintu masuk bagi Indonesia untuk memperluas jangkauan ke negara-negara besar lainnya.

Mentan mengungkapkan bahwa sejumlah negara agraris seperti India, Filipina, Brasil, hingga Bangladesh telah mengantre untuk mendapatkan pasokan serupa dari Indonesia.

“Selain itu, Dubes India sudah menghubungi saya langsung meminta 500 ribu ton dan beberapa negara lain juga berminat meminta yaitu Filipina, Brasil, Bangladesh dan ada beberapa negara lagi tadi kami menerima laporan negara yang berminat pupuk urea dari Indonesia. Ini yang kita syukuri dan banggakan,” ungkapnya.

Amran menegaskan, kemampuan Indonesia melakukan ekspor skala besar tanpa mengorbankan kebutuhan dalam negeri ini merupakan buah dari restrukturisasi masif dari hulu ke hilir yang diinstruksikan Presiden Prabowo Subianto.

Langkah krusial dimulai dengan mengembalikan kuota pupuk subsidi domestik menjadi 9,55 juta ton dari posisi sebelumnya yang hanya 4,55 juta ton. Tidak hanya menambah volume, pemerintah juga berhasil memotong harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen bagi para petani lokal tanpa menambah beban pada struktur APBN.

“Di saat ada geopolitik dunia memanas, Indonesia Alhamdulilah harga pupuknya turun 20 persen. Pupuk subsidi untuk petani Indonesia. Kemudian volume pupuk bertambah. Inilah kebahagiaan 160 juta petani Indonesia dan 115 juta petani padi,” beber Amran.

Efisiensi besar-besaran ini dicapai setelah pemerintah melakukan deregulasi total terhadap 145 aturan yang menghambat serta memangkas rantai birokrasi distribusi langsung dari Kementan ke koperasi dan kelompok tani.

Komponen tidak efisien seperti PPN ganda dan beban bunga bank juga dihapus untuk menekan ongkos produksi.

Di sisi infrastruktur industri, pemerintah mengawal program modernisasi melalui tujuh proyek strategis senilai Rp72,84 triliun. Pabrik-pabrik tua yang boros energi diganti dengan fasilitas modern yang 26 persen lebih hemat energi.

Sejumlah proyek teranyar juga telah berjalan, seperti groundbreaking Pabrik NPK Nitrat di Cikampek pada akhir 2025 serta revitalisasi Pabrik Amoniak PKT-2 di Bontang pada awal 2026, yang kian memperkuat kemandirian industri dalam negeri.

Laporan: Tim

Ekspor ke Australia Ekspor Pertanian Ekspor Urea G2G Berjalan Mulus Hubungan Dagang G2G Indonesia Siap Pasok 500 Ribu Ton Pupuk ke Australia Kebijakan Presiden Prabowo Kerjasama Indonesia Australia Mentan Amran Mentan RI Siap Pasok Pupuk ke Australia Pelabuhan Bontang PT Pupuk Indonesia Pupuk Kaltim Pupuk Subsidi Revitalisasi Industri Pupuk RI Siap Pasok 500 Ribu Ton Pupuk ke Australia swasembada pangan Tinta Otentik
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleBukti Kasus Chromebook Solid, DPR Minta Hakim Tak Terpancing Opini Luar Sidang
Next Article Tuntut Pembersihan Miras dan Parkir Liar, Mahasiswa Geruduk Kantor Wali Kota Tangsel
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Anggaran Pendidikan 2027 Naik Rp50,9 Triliun: Diprioritaskan Kesejahteraan Guru Hingga Revitalisasi Prasarana Sekolah

18 August 2026

Bursa Mineral & Komoditas Beroperasi Tahun Depan: Harga Acuan Ekspor Bakal Ditentukan Indonesia Sendiri

18 August 2026

Bersih-bersih! Amran Copot 14 Pejabat Terindikasi Korupsi

18 August 2026

KPK Ajak Masyarakat Jangan Ragu Laporkan Jika Ada Penyelewengan Dana Bantuan Bencana

17 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

APBD Cover BPJS TK, Pemkot Tangsel Janjikan Para Pekerja Rentan Gak Perlu Bayar Iuran

By tintaotentik.co18 August 20260

TintaOtentik.Co – DPRD bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) sedang menggodok Rancangan Peraturan Daerah…

Perwal 6/2025 Kurang Cukup Lindungi Pekerja Rentan, DPRD Tangsel Ajukan Raperda Jamsostek

18 August 2026

Anggaran Pendidikan 2027 Naik Rp50,9 Triliun: Diprioritaskan Kesejahteraan Guru Hingga Revitalisasi Prasarana Sekolah

18 August 2026

Bursa Mineral & Komoditas Beroperasi Tahun Depan: Harga Acuan Ekspor Bakal Ditentukan Indonesia Sendiri

18 August 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.