Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Ingatkan Warisan Founding Father, Prabowo Sebut Koperasi Pilar Utama Ekonomi Pancasila

    1 June 2026 No Comments

    DEMA UIN Jakarta Sebut Ada Tabir Gelap di Balik Polemik Sekda Tangsel

    31 May 2026 No Comments

    Pendapatan PBJT Makanan-Minuman Rp486 M, Bapenda Tangsel: Nadi Perekonomian Tumbuh Sehat

    31 May 2026 No Comments

    Mantan Menhan dan KSAD Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu Meninggal

    31 May 2026 No Comments

    KPK Bakal Usut Dugaan Suap Pegawai Kemenhub Soal Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api

    29 May 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Hukum

Instansi Pemerintah yang Takut Efisiensi Anggaran, Pengamat Menilai Kerap Ingin Lakukan Korupsi

0
By Sulis on 6 March 2025 Hukum, Nasional

TintaOtentik.Co – Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahardiansyah, menyebut ramainya isu efisiensi APBN terjadi buntut Aparatur Sipil Negara (ASN) nakal yang bersuara akibat anggaran kementerian dan lembaganya dipangkas.

Sebab, dia mengatakan selama ini ada ASN-ASN nakal yang kerap melakukan pemborosan dengan menggunakan uang APBN yang besar untuk kegiatan-kegiatan yang tidak penting.

“Yang bikin rame juga itu, ASN-ASN yang selama ini foya-foya, menikmati dengan anggaran yang besar. Nah ini yang kemudian marah-marah itu tiap hari di Medsos itu, nah itu karena dia sendiri,” ujar Trubus, dalam keterangannya yang diterima wartawan, Kamis, (6/3/2025).

Trubus beranggapan bahwa Pak Prabowo layak menyampaikan ke publik bahwa ada pihak yang melawan kebijakan efisiensi anggaran. Trubus berpendapat ucapan Prabowo itu tepat ditujukan kepada ASN atau pejabat negara yang kerap menyalahgunakan APBN.

“Itu untuk mereka yang ASN-ASN yang suka korup, pejabat yang suka korup. Itu kan banyak tuh ya menikmati tadi, menikmati dari (pajak). Anda sama saya nggak menikmati apa-apa. Bayar-bayar doang. Kalau ASN enak. Dia bayar pajak, dia bayar restribusi tapi dia dapat gaji dari APBN,” jelasnya.

“Jadi tak boleh APBN itu digunakan untuk jalan-jalan. Studi banding, terus kajian-kajian, FGD-FGD. Itu maksudnya,” ucap Trubus.

Trubus menilai pihak yang menantang kebijakan Prabowo adalah pihaknyang tidak memahami manajemen pemerintahan, termasuk manajemen keuangan.

“Karena jabatan di Indonesia itu, di kita ini kan menyogok masalahnya. Jadi dia itu, ketakutan hilang jabatannya. Nggak dapat proyek kan dia setoran untuk balik modal kan susah. Nah ini, makanya itu yang dimaksud Pak Pak adalah orang-orang yang selama ini memang istilahnya bersebrangan,” jelasnya.

Pelayanan Publik Tidak Akan Terganggu

Trubus berpendapat bahwa kebijakan efisiensi anggaran tersebut tidak akan menimbulkan masalah terhadap pelayanan publik. Namun, kebijakan itu ditakuti oleh pihak-pihak yang selama ini kerap melakukan korupsi APBN.

“Sebenarnya nggak ada. Jadi ini yang buat isu-isu hoax itu, itu saya lihat adalah mereka-mereka yang kategori tadi, yang biasa menikmati istilahnya budaya Spanyol lah. Budaya Spanyol itu separuh nyolong. Jadi ini yang ribut,” ujar Trubus.

“Nah sebenarnya kita kalau pelayanan publik itu, itu bisa menggunakan namanya SPBE. Kita kan SPBE, SPBE itu Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Pakai aplikasi digital. Jadi layanan itu nggak terpengaruh,” tandasnya.

Laporan: Tim

Efisiensi Anggaran Efisiensi Anggaran Disoal Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Pelayanan Publik Efisiensi Anggaran Tidak Akan Ganggu Pelayanan Publik Isu Efisiensi Anggaran Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahardiansyah Polemik Efisensi Anggaran Prabowo TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleBanjir di Bogor, Dedi Mulyadi Sebut Alih Fungsi Lahan Jadi Penyebab, PT Jaswita Klarifikasi
Next Article Ada Kenaikan Tarif dalam Perda, Dishub Tangsel Bakal Serius Awasi Pengelola Parkir
Sulis

Related Posts

Ingatkan Warisan Founding Father, Prabowo Sebut Koperasi Pilar Utama Ekonomi Pancasila

1 June 2026

DEMA UIN Jakarta Sebut Ada Tabir Gelap di Balik Polemik Sekda Tangsel

31 May 2026

Pendapatan PBJT Makanan-Minuman Rp486 M, Bapenda Tangsel: Nadi Perekonomian Tumbuh Sehat

31 May 2026

Mantan Menhan dan KSAD Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu Meninggal

31 May 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Ingatkan Warisan Founding Father, Prabowo Sebut Koperasi Pilar Utama Ekonomi Pancasila

By tintaotentik.co1 June 20260

TintaOtentik.Co – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia memiliki fondasi kuat untuk melepaskan diri…

 

 

 

DEMA UIN Jakarta Sebut Ada Tabir Gelap di Balik Polemik Sekda Tangsel

31 May 2026

Pendapatan PBJT Makanan-Minuman Rp486 M, Bapenda Tangsel: Nadi Perekonomian Tumbuh Sehat

31 May 2026

Mantan Menhan dan KSAD Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu Meninggal

31 May 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.