Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Masa Jabatan DPRD 2024-2029 Digugat ke MK, Didorong Diperpanjang Sampai 2031

    13 October 2026 No Comments

    OTT di BNPB, KPK: Pihak yang Diamankan Berstatus Terperiksa

    13 October 2026 No Comments

    Tersebar 54 Kelurahan, Pilar Saga Pastikan Pelayanan Posbakum Tangsel Gratis

    13 October 2026 No Comments

    Evaluasi Raperda 2026 dan Proyeksi 2027: Bapemperda Tangsel Ungkap Tiga Usulan Pemkot Ditarik

    13 October 2026 No Comments

    Gedung Abaikan Proteksi Kebakaran, Damkar Tangsel Usulkan Sanksi Pidana

    13 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Nasional»Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI: Kesadaran Situasional
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI: Kesadaran Situasional (FOTO: Dok/Istimewa)

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI: Kesadaran Situasional

0
By tintaotentik.co on 15 July 2026 Nasional, Politik

TintaOtentik.Co – Analis Politik Senior Boni Hargens merespons langkah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Boni mengapresiasi pernyataan Kapolri bahwa kekompakan antara TNI dan Polri bukan hanya urusan internal institusional, melainkan fondasi yang menentukan apakah berbagai kebijakan dan program pemerintah dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan.

“Dalam kondisi ketika relasi antarlembaga sedang mendapat sorotan publik, pernyataan Kapolri memiliki bobot politis yang signifikan sekaligus menjadi upaya penyeimbangan narasi di ruang publik,”ujar Boni dalam keterangannya, Selasa (14/7/2026).

Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) itu menilai kunjungan Kapolri tersebut tidak semata-mata bersifat seremonial, melainkan sarat kalkulasi strategis untuk meredam isu friksi institusional yang dapat berdampak luas pada stabilitas nasional.

Boni juga menilai kunjungan Kapolri bukan sekadar kegiatan silaturahmi biasa, melainkan manuver strategis yang dilakukan dengan penuh kesadaran situasional.

Dia secara khusus mengapresiasi niat baik dan terobosan yang dilakukan Kapolri dan menyebutnya sebagai langkah seorang negarawan sejati yang mengutamakan stabilitas nasional di atas ego sektoral.

Boni menilai langkah Kapolri sebagai strategi efektif untuk meredam spekulasi publik soal adanya benturan antarinstitusi yang muncul di tengah pengusutan perkara korupsi yang melibatkan mantan petinggi Kejaksaan Agung.

Terlepas dari instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto untuk membangun sinergi lintas institusi, inisiatif Kapolri dinilai melampaui sekadar kepatuhan prosedural. Ini merupakan ekspresi kepemimpinan yang proaktif dan visioner.

“Mengutamakan stabilitas nasional di atas kepentingan sektoral menjadi inti dari gestur politik Kapolri yang oleh karenanya publik patut memberikan apresiasi yang luar biasa”, kata Boni.

Ia melihat Kapolri dan seluruh jajaran Bhayangkara berkomitmen untuk menjaga keutuhan ekosistem hukum dan keamanan nasional secara menyeluruh.

Secara lebih luas, Boni menilai peristiwa ini merefleksikan kompleksitas tata kelola antarlembaga di Indonesia, di mana batas-batas kewenangan sering kali menjadi titik rawan gesekan, terutama dalam penanganan perkara korupsi berskala besar.

Penetapan tersangka terhadap mantan petinggi Kejaksaan Agung oleh Kortas Tipikor Polri dinilai sebagai ujian nyata bagi profesionalisme dan independensi kedua lembaga tersebut.

“Di satu sisi, penegakan hukum harus berjalan tanpa pandang bulu. Di sisi lain, koordinasi dan komunikasi antarlembaga tetap menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan demi menjaga kohesi sistem pemerintahan secara keseluruhan,” tegas Boni.

Boni mengatakan, kunjungan Kapolri tersebut menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang matang mampu menjembatani kedua tuntutan tersebut secara bersamaan.

Laporan: Tim

Kapolri Jaksa Agung Kapolri Jaksa Agung Panglima TNI Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous Article75 Persen Kebakaran Diakibatkan Arus Pendek, Damkar Tangsel Berikan 10 Apar ke Warga Parigi
Next Article Said Iqbal Klaim BPJS Ketenagakerjaan Dukung Pajak JHT 0 Persen
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Masa Jabatan DPRD 2024-2029 Digugat ke MK, Didorong Diperpanjang Sampai 2031

13 October 2026

OTT di BNPB, KPK: Pihak yang Diamankan Berstatus Terperiksa

13 October 2026

Tersebar 54 Kelurahan, Pilar Saga Pastikan Pelayanan Posbakum Tangsel Gratis

13 October 2026

Evaluasi Raperda 2026 dan Proyeksi 2027: Bapemperda Tangsel Ungkap Tiga Usulan Pemkot Ditarik

13 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Hukum

Masa Jabatan DPRD 2024-2029 Digugat ke MK, Didorong Diperpanjang Sampai 2031

By tintaotentik.co13 October 20260

TintaOtentik.Co – Muhammad Zulfan Raghibie, Jaif Saputra, M. Khairu Mamnun, Muhammad Zulfan Raghibie, M. Khairu…

OTT di BNPB, KPK: Pihak yang Diamankan Berstatus Terperiksa

13 October 2026

Tersebar 54 Kelurahan, Pilar Saga Pastikan Pelayanan Posbakum Tangsel Gratis

13 October 2026

Evaluasi Raperda 2026 dan Proyeksi 2027: Bapemperda Tangsel Ungkap Tiga Usulan Pemkot Ditarik

13 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.