Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Pilar Tinjau Progres Turap di Pondok Aren, SDABMBK Tangsel Kejar Target Desember 2026

    8 October 2026 No Comments

    Gandeng 75 SD, DLH Tangsel Resmi Mulai Gerakan Pembentukan Sekolah Adiwiyata

    8 October 2026 No Comments

    Indonesia Mulai Diserang Jalur Siber dan Disinformasi

    7 October 2026 No Comments

    Banten ke 26 Tahun, GMNI Banten: Darurat Agraria dan Kesejahteraan Petani

    7 October 2026 No Comments

    Disahkan! RUU Satu Data Atur Standar Keamanan Data, Infrastruktur Kriptografi Hingga Audit Kedaulatan Data

    6 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Kementan Perjuangkan Hilirisasi Komoditas Perkebunan, Lahan 870 Ribu Hektare Disiapkan
Kementan Perjuangkan Hilirisasi Komoditas Perkebunan (FOTO: Dok/Isitmewa)

Kementan Perjuangkan Hilirisasi Komoditas Perkebunan, Lahan 870 Ribu Hektare Disiapkan

0
By tintaotentik.co on 21 March 2026 Ekonomi, Nasional, Opini, Sosial Budaya

TintaOtentik.Co – Kementerian Pertanian (Kementan) tengah melakukan langkah akselerasi untuk memperkuat hilirisasi di subsektor perkebunan nasional.

Upaya ini dirancang untuk mengubah wajah perkebunan Indonesia agar tidak lagi sekadar menjadi penyedia bahan mentah, melainkan penyokong industri yang mampu meningkatkan kesejahteraan para pekebun.

Guna menyukseskan visi tersebut, pemerintah telah menyiapkan strategi komprehensif mulai dari penyiapan lahan, identifikasi Calon Petani dan Calon Lahan (CPCL), hingga sinergi intensif dengan pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan terkait.

Kebijakan hilirisasi ini difokuskan pada tujuh komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomi tinggi, yakni tebu, kopi, kakao, kelapa, lada, pala, dan jambu mete. Ketujuh komoditas ini dianggap sebagai pilar utama yang berpotensi besar memperkuat struktur ekonomi pedesaan.

Pemerintah tidak main-main dalam mendukung program ini, dengan mengalokasikan anggaran fantastis sebesar Rp9,5 triliun. Targetnya adalah pengembangan 870 ribu hektare kebun rakyat yang tersebar di berbagai wilayah pada periode 2025-2027.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa perubahan pola pikir dari menjual bahan mentah menjadi produk olahan adalah sebuah keharusan.

“Kita ingin komoditas perkebunan memiliki nilai tambah yang lebih besar. Karena itu, pemerintah terus mendorong hilirisasi agar hasil perkebunan dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi yang memberikan keuntungan lebih bagi pekebun dan perekonomian nasional,” ujar Amran dalam keterangan resminya, Senin (16/3).

Di tingkat teknis, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perkebunan Kementan, Abdul Roni Angkat, menjelaskan bahwa pemetaan potensi dan verifikasi langsung di lapangan menjadi kunci keberhasilan program ini.

Tim Kementan turun langsung untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan profil kelompok tani di daerah.

“Kami turun langsung ke daerah untuk memastikan kesiapan CPCL, memetakan potensi lahan, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah, pekebun, dan pemangku kepentingan lainnya. Proses ini memang tidak sederhana, namun menjadi langkah penting agar program hilirisasi dapat berjalan optimal,” jelas Roni.

Selain fokus pada budidaya, Kementan juga mendorong terciptanya produk turunan yang variatif, seperti gula dari tebu, cokelat dari kakao, hingga aneka olahan rempah dari pala dan lada.

Dengan strategi ini, subsektor perkebunan diharapkan bertransformasi menjadi industri bernilai tambah tinggi yang mampu menciptakan peluang usaha baru di seluruh pelosok Indonesia.

Laporan: Tim

Amran Kementan Kementan Hilirisasi Kementan Perjuangkan Hilirisasi Komoditas Perkebunan Lahan 870 Ribu Hektare Disiapkan Kementerian Pertanian Komoditas Perkebunan Lahan Perkebunan Mentan Hilirisasi Menteri Amran Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Perjuangkan Hilirisasi TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous Article3.400 Triliun untuk Perang Iran, Akankah Usulan Pentagon Ini Diterima Trump?
Next Article Jika Pemkot Lalai, Bamus Tangsel Berkomitmen Perjuangkan Hak-Hak Masyarakat
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Pilar Tinjau Progres Turap di Pondok Aren, SDABMBK Tangsel Kejar Target Desember 2026

8 October 2026

Gandeng 75 SD, DLH Tangsel Resmi Mulai Gerakan Pembentukan Sekolah Adiwiyata

8 October 2026

Indonesia Mulai Diserang Jalur Siber dan Disinformasi

7 October 2026

Banten ke 26 Tahun, GMNI Banten: Darurat Agraria dan Kesejahteraan Petani

7 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

Pilar Tinjau Progres Turap di Pondok Aren, SDABMBK Tangsel Kejar Target Desember 2026

By tintaotentik.co8 October 20260

TintaOtentik.Co – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menargetkan sejumlah proyek pengendalian banjir di Kecamatan Pondok…

Gandeng 75 SD, DLH Tangsel Resmi Mulai Gerakan Pembentukan Sekolah Adiwiyata

8 October 2026

Indonesia Mulai Diserang Jalur Siber dan Disinformasi

7 October 2026

Banten ke 26 Tahun, GMNI Banten: Darurat Agraria dan Kesejahteraan Petani

7 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.