TintaOtentik.Co – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait telah melaporkan penemuannya ke Presiden Prabowo Subianto terkait banyaknya lahan negara yang diduduki oleh pihak lain.
Dari temuannya tersebut, Menteri PKP mengatakan, bahwa banyak lahan milik negara ini tidak dimanfaatkan untuk kepentingan umum dan berada di bantaran rel kereta api.
“Banyak sekali tanah negara yang dikuasai oleh pihak lain dan kita akan kuasai kembali untuk kepentingan negara dan kepentingan rakyat,” ujar Maruarar kepada awak media di Istana, Jakarta Pusat, Senin (6/4).
Ara, sapaan akrab Maruarar, mengatakan, Presiden Probowo pun kemudian tidak tinggal diam dan langsung memberikan arahan penting agar lahan-lahan ini segera diambil alih serta digunakan untuk kepentingan masyarakat.
Salah satunya adalah dengan membangun rumah rakyat untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah.
“Arahan beliau bagaimana fokus di kota-kota, lahan-lahan negara terutama dari kereta api dan Danantara itu akan diprioritaskan untuk rumah susun, dalam dua hari ini kami sudah sisir dengan Dirut KAI dan juga Kepala Badan BP BUMN kemarin di Jakarta, di Kawasan Tanah Abang. Jadi bagaimana lahan negara dikelola jadi perumahan rakyat. Nanti dikombinasikan juga buat masyarakat penghasilan rendah dan menengah,” ungkap Maruarar.
Ara pun menambahkan, aset negara harus bisa berkualitas dan optimal untuk digunakan bagi kepentingan masyarakat luas.
Apalagi lahan-lahan yang letaknya di daerah-daerah strategis dan kota besar.
“Aset-aset negara ini harus semakin berkualitas, artinya bagaimana bisa digunakan untuk kepentingan negara dan rakyat. Utamanya di daerah strategis,” ucap dia.
Laporan: Tim
