Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Diduga Tipu Warga Rp1 Miliar, Oknum Pengacara Dilaporkan ke Polres Tangsel

    3 June 2026 No Comments

    Eks Kepala BGN Dadan Hindayana CS Dijemput Kejagung, Dugaan Jual Beli SPPG

    3 June 2026 No Comments

    Kepala BGN Diganti, Waka DPRD Banten Yudi Budi Wibowo: Semoga Pelayanan Pemenuhan Gizi Lebih Optimal

    3 June 2026 No Comments

    Pemerintah Bakal Tanggung Seragam SD-SMP Negeri, Dindikbud Tangsel: Khusus Batik dan Olahraga

    3 June 2026 No Comments

    Era Dadan Hindayana MBG Kerap Masalah, Nanik Sudaryati Deyang Resmi Nahkodai BGN

    2 June 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Nasional

Mendagri: Banyak Peristiwa Pemda dan DPRD Saling Tarik Menarik Ketika Bicara APBD

0
By Irfan Kurniawan on 15 September 2025 Nasional, Politik

TintaOtentik.Co – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan bahwa peristiwa tarik-menarik antara DPRD dengan pemerintah daerah (Pemda) kerap terjadi saat akan memasuki masa pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Tito menyampaikan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menemukan banyak Pemda tidak mengelola anggaran dengan efisien, yang disebabkan oleh faktor integritas maupun situasi politik.

“Kalau sudah mau masuk APBD dibahas dengan DPRD, ada kemudian pokir-pokir (pokok pikiran), ada tarik-menarik antara kepala daerah dengan DPRD, untuk check and balance oke, tapi kemudian kadang-kadang terjadi juga praktik-praktik yang, maaf, dalam tenaga politik, kolusi,” ujar Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/9/2025).

Menurutnya, sudah banyak sekali kasus korupsi yang membuat banyak anggota DPRD mengalami “bedol desa” karena menjadi tersangka kasus korupsi.

Tito mencontohkan anggota DPRD Sumatra Utara (Sumut), anggota DPRD Jambi, anggota DPRD Papua Barat, dan anggota DPRD Jawa Timur yang ramai-ramai ditahan karena korupsi.

Bahkan yang terbaru, Tito jelaskan, dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat yang dikirim ke Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) khusus untuk membangun rumah sakit, juga dikorupsi.

“Di Jawa Timur masih berlangsung, dan beberapa lagi daerah lain,” terang Tito.

Mantan Kapolri itu menerangkan, kondisi tersebut menimbulkan rasa kepercayaan kepada kepala daerah yang tidak penuh. Persoalan itu timbul karena masalah integritas, hingga situasi politik.

“Kepala daerah kan ketekan-tekan juga, harus entertain ke sana kemari,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah berulang kali menetapkan belasan hingga puluhan anggota DPRD sebagai tersangka.

Pada 2020, KPK menetapkan 14 anggota DPRD Sumut sebagai tersangka suap. Kemudian, pada 2018, KPK menetapkan 41 dari total 45 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka.

Selain itu, KPK juga menetapkan 64 orang tersangka, termasuk anggota DPRD Jambi yang menyeret eks Gubernur Jambi Zumi Zola. Perkara yang menyeret mereka menyangkut suap pembahasan APBD.

Laporan: Tim

Banyak Peristiwa Pemda dan DPRD Saling Tarik Menarik Ketika Bicara APBD Kemendagri mendagri Mendagri Sebut Banyak Pemda dan DPRD Tarik Menarik Bahas APBD Mendagri Sebut Banyak Pemda Tak Efisien Kelola Anggaran TintaOtentik.Co Tito Karnavian
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleKebakaran Hebat Pabrik Kontruksi di Paku Jaya, Damkar Tangsel: Mohon Doa Agar Terkendali
Next Article Dikunjungi Komisi Informasi Banten, Kantah Tangsel Berkomitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan
Irfan Kurniawan

Related Posts

Diduga Tipu Warga Rp1 Miliar, Oknum Pengacara Dilaporkan ke Polres Tangsel

3 June 2026

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana CS Dijemput Kejagung, Dugaan Jual Beli SPPG

3 June 2026

Kepala BGN Diganti, Waka DPRD Banten Yudi Budi Wibowo: Semoga Pelayanan Pemenuhan Gizi Lebih Optimal

3 June 2026

Pemerintah Bakal Tanggung Seragam SD-SMP Negeri, Dindikbud Tangsel: Khusus Batik dan Olahraga

3 June 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Hukum

Diduga Tipu Warga Rp1 Miliar, Oknum Pengacara Dilaporkan ke Polres Tangsel

By tintaotentik.co3 June 20260

TintaOtentik.Co – Seorang pengacara berinisial ARN dilaporkan ke Polres Tangerang Selatan atas dugaan penipuan terhadap…

 

 

 

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana CS Dijemput Kejagung, Dugaan Jual Beli SPPG

3 June 2026

Kepala BGN Diganti, Waka DPRD Banten Yudi Budi Wibowo: Semoga Pelayanan Pemenuhan Gizi Lebih Optimal

3 June 2026

Pemerintah Bakal Tanggung Seragam SD-SMP Negeri, Dindikbud Tangsel: Khusus Batik dan Olahraga

3 June 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.