Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Pasca Bertemu Presiden, KAI Batalkan Impor KRL Bekas: Pokoknya untuk Rakyat Harus Baru

    8 November 2026 No Comments

    Dirut KAI Tepis Soal Penyitaan Rp2 Miliar oleh KPK: Itu Tidak Benar

    8 November 2026 No Comments

    Penerimaan Pajak Daerah Kota Tangsel Capai Rp2,46 Triliun dari Target Rp2,94 Triliun

    7 November 2026 No Comments

    Belanja APBD Tangsel 2026 Tembus 80%, Pemkot Tahan 5% Dana Pemeliharaan Fisik

    7 November 2026 No Comments

    Dukung Penuh Penebalan Keamanan Ibu Kota, KARAT: Stabilitas Nasional Harus Tetap Kondusif

    7 November 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Pasca Bertemu Presiden, KAI Batalkan Impor KRL Bekas: Pokoknya untuk Rakyat Harus Baru
Pasca Bertemu Presiden, KAI Batalkan Impor KRL Bekas: Pokoknya untuk Rakyat Harus Baru (FOTO: Dok/Istimewa)

Pasca Bertemu Presiden, KAI Batalkan Impor KRL Bekas: Pokoknya untuk Rakyat Harus Baru

0
By tintaotentik.co on 8 November 2026 Ekonomi, Gaya Hidup, Nasional, Politik

TintaOtentik.Co – Kebijakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) terkait pengadaan armada KRL berubah setelah Direktur Utama KAI bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Kamis (5/11/2026).

Jika sebelumnya KAI mengusulkan impor kereta bekas untuk mengatasi kekurangan armada, kini perusahaan pelat merah itu menegaskan pengadaan kereta harus berupa unit baru.

Padahal, Komisi VI DPR RI sebelumnya telah menyetujui rencana impor kereta bukan baru atau bekas sebagai solusi untuk mengatasi ancaman krisis armada KRL Jabodetabek.

“Kita enggak impor bekas. Pokoknya buat rakyat, harus yang baru,” kata Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin usai rapat dengan Prabowo, Kamis (5/11/2026).

Sebagai alternatif, KAI akan mengandalkan pemenuhan kebutuhan kereta dari industri dalam negeri, salah satunya melalui PT Industri Kereta Api (INKA).

“Salah satunya nanti sebagian ke INKA. Wajib mendukung industri dalam negeri,” ujar Bobby.

Ketika ditanya apakah kebutuhan kereta baru akan dipenuhi melalui impor dari luar negeri, Bobby menyebut kemungkinan kerja sama produksi antara PT INKA dan produsen asing.

“Luar negeri harus kerja sama sama dalam negeri,” katanya.

Bobby mengungkapkan, KAI membutuhkan total 23 rangkaian kereta atau trainset baru. Dari jumlah tersebut, sebanyak delapan trainset menjadi kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi.

Sebelumnya, Komisi VI DPR RI menyetujui langkah KAI untuk mengimpor kereta bukan baru atau bekas. Kebijakan tersebut diusulkan untuk mengatasi ancaman krisis armada KRL Jabodetabek akibat penuaan sarana dan keterbatasan kapasitas produksi dalam negeri.

Persetujuan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI bersama Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Dalam rapat tersebut, Bobby menjelaskan bahwa kebutuhan armada KRL Jabodetabek diperkirakan terus meningkat seiring proyeksi jumlah penumpang yang mencapai 2,5 juta hingga 3 juta orang per hari pada 2040.

“Kami lanjutkan, Pak. Jadi sampai dengan tahun 2040 itu dengan proyeksi 2,5 sampai 3 juta penumpang harian, kita itu sebenarnya untuk KRL Jabodetabek ini kita butuh sekitar 200 train set untuk penambahan kapasitas plus dengan konservasi dari trainset-trainset yang ada,” kata Bobby.

Laporan: Tim

impor kereta bekas impor krl bekas KAI Batalkan Impor KRL Bekas kereta indonesia PT KAI pt kai indonesia TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleDirut KAI Tepis Soal Penyitaan Rp2 Miliar oleh KPK: Itu Tidak Benar
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Dirut KAI Tepis Soal Penyitaan Rp2 Miliar oleh KPK: Itu Tidak Benar

8 November 2026

Penerimaan Pajak Daerah Kota Tangsel Capai Rp2,46 Triliun dari Target Rp2,94 Triliun

7 November 2026

Belanja APBD Tangsel 2026 Tembus 80%, Pemkot Tahan 5% Dana Pemeliharaan Fisik

7 November 2026

Dukung Penuh Penebalan Keamanan Ibu Kota, KARAT: Stabilitas Nasional Harus Tetap Kondusif

7 November 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Pasca Bertemu Presiden, KAI Batalkan Impor KRL Bekas: Pokoknya untuk Rakyat Harus Baru

By tintaotentik.co8 November 20260

TintaOtentik.Co – Kebijakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) terkait pengadaan armada KRL berubah setelah Direktur…

Dirut KAI Tepis Soal Penyitaan Rp2 Miliar oleh KPK: Itu Tidak Benar

8 November 2026

Penerimaan Pajak Daerah Kota Tangsel Capai Rp2,46 Triliun dari Target Rp2,94 Triliun

7 November 2026

Belanja APBD Tangsel 2026 Tembus 80%, Pemkot Tahan 5% Dana Pemeliharaan Fisik

7 November 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.