Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Pasca Mundur Jadi Kadispora, Status Mukroni Staff BKPSDM Tangsel

    3 October 2026 No Comments

    Rocky Gerung Hingga Jusuf Hamka, Ini Daftar Jajaran Nama Wantimpres yang Dilantik

    3 October 2026 No Comments

    Rekam Jejak Arrmanatha Nasir: Diplomat Karier yang Kini Nakhodai Kementerian Luar Negeri RI

    1 October 2026 No Comments

    Launching Bulan Pemuda Oktober 2026, KNPI Tangsel Gelar Forum Kebijakan Strategis

    1 October 2026 No Comments

    Prabowo Perkuat Kabinet: Ini Daftar Lengkap Menteri & Wamen Baru yang Resmi Dilantik

    1 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Hiburan»Gaya Hidup»Pastikan Akurasi Data Warga yang Dapat Bansos, Mensos Dorong Prioritaskan Penderita Katastropik
Mensos Dorong Prioritaskan Penderita Katastropik (FOTO: Dok/Istimewa)

Pastikan Akurasi Data Warga yang Dapat Bansos, Mensos Dorong Prioritaskan Penderita Katastropik

0
By tintaotentik.co on 1 April 2026 Gaya Hidup, Nasional, Politik

TintaOtentik.Co – Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, memberikan instruksi tegas kepada jajaran pemerintah daerah untuk memperketat verifikasi data penerima bantuan sosial (bansos).

Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Gus Ipul menekankan bahwa bantuan harus benar-benar menyasar masyarakat yang memenuhi kriteria, khususnya mereka yang terhimpit kondisi kesehatan berat atau katastropik.

Berdasarkan hasil validasi internal Kementerian Sosial (Kemensos), warga dengan kondisi penyakit katastropik masuk dalam kategori wajib dibantu.

“Kita akan mencoba, kalau memenuhi kriteria, kita akan perjuangkan. Apalagi tadi disebut katastropik, itu wajib mendapatkan bantuan sosial,” tegas Gus Ipul saat memberikan arahan di Pendopo Kabupaten Trenggalek, Minggu (29/03/2026).

Dalam penjelasannya, Mensos memaparkan bahwa tolok ukur utama kelayakan penerima manfaat adalah posisi mereka dalam desil Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Petugas di lapangan diwajibkan melakukan penyisiran berkala untuk memastikan akurasi data tersebut.

“Tim di lapangan harus verifikasi berkala, kalau masuk desil 1-4 maka wajib menerima bansos. Apabila sudah di desil 5 ke atas maka bisa dikatakan sudah mampu,” ujar Gus Ipul.

Ia menambahkan bahwa dinamika ekonomi masyarakat sangat cair, sehingga pemutakhiran data menjadi harga mati. Gus Ipul mencontohkan adanya warga di desil menengah yang bisa seketika jatuh ke kategori miskin akibat biaya pengobatan yang sangat besar.

“Tinggal sekarang posisinya di desil berapa itu perlu kita apa lakukan verifikasi. Karena ada orang yang sebenarnya dia di desil lima lah ya, atau di enam gitu. Tapi karena sakit, dan membutuhkan biaya besar, maka desilnya bisa turun,” jelasnya.

Selain penurunan kondisi ekonomi, Gus Ipul juga menyoroti kasus sebaliknya; di mana penerima bansos mengalami peningkatan kesejahteraan secara signifikan namun masih terdata sebagai warga miskin.

Ia menceritakan temuan adanya warga yang awalnya sangat layak menerima bantuan, namun tiba-tiba memiliki aset mewah seperti rumah bagus dan mobil.

“Ada juga yang orang tiba-tiba sekolah di sekolah rakyat, dan waktu didatangi didata pertama memang benar-benar memenuhi syarat. Kemudian tiba-tiba rumahnya bagus, punya mobil. Kita kaget itu, kita data ulang, ternyata dia habis dapat bantuan dari anaknya yang baru keluar yang kerja di luar negeri,” ungkap Gus Ipul.

Menyikapi hal tersebut, pemerintah menyarankan agar warga yang sudah mandiri secara ekonomi secara sukarela melepas hak bansosnya dan beralih ke fasilitas umum non-subsidi agar bantuan dapat dialihkan kepada yang lebih membutuhkan.

Menutup arahannya, Gus Ipul meminta masyarakat untuk tidak pasif. Ia mendorong warga memanfaatkan teknologi melalui aplikasi “Cek Bansos” untuk memantau status kepesertaan mereka secara mandiri. Melalui fitur DTKS, warga cukup memasukkan NIK untuk melihat posisi desil mereka.

“Buka aja aplikasi Cek Bansos, habis itu di situ ada fitur DTKS. Masukkan NIK-nya. Nanti dilihat, data itu di desil berapa. Kalau berada 6 sampai 10, tapi merasa tidak pas, dan mestinya di empat, mestinya di lima, itu bisa dilakukan usulan,” pungkasnya.

Masyarakat yang merasa datanya tidak akurat diberikan ruang untuk mengajukan usulan perbaikan secara langsung melalui platform tersebut.

Laporan: Tim

Aplikasi Cek Bansos Bansos 2026 bantuan sosial berita nasional Data Bansos DTKS Gus Ipul Jawa Timur kemensos Kesejahteraan Sosial mensos Penerima Bansos Penyakit Katastropik Persyaratan Bansos Saifullah Yusuf Trenggalek Verifikasi Data
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleGa Masuk Akal! Pegawai Dispora Tangsel Jadi Korban Kekerasan Atasan Malah Kehilangan Pekerjaan
Next Article KNPI Tangsel Uji Publik Calon Kadispora: Jangan Sampai Jabatan Diisi Tanpa Keberpihakan Pemuda
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Pasca Mundur Jadi Kadispora, Status Mukroni Staff BKPSDM Tangsel

3 October 2026

Rocky Gerung Hingga Jusuf Hamka, Ini Daftar Jajaran Nama Wantimpres yang Dilantik

3 October 2026

Rekam Jejak Arrmanatha Nasir: Diplomat Karier yang Kini Nakhodai Kementerian Luar Negeri RI

1 October 2026

Launching Bulan Pemuda Oktober 2026, KNPI Tangsel Gelar Forum Kebijakan Strategis

1 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Olahraga

Pasca Mundur Jadi Kadispora, Status Mukroni Staff BKPSDM Tangsel

By tintaotentik.co3 October 20260

TintaOtentik.Co – Ada suasana baru di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, menyusul langkah Mukroni yang…

Rocky Gerung Hingga Jusuf Hamka, Ini Daftar Jajaran Nama Wantimpres yang Dilantik

3 October 2026

Rekam Jejak Arrmanatha Nasir: Diplomat Karier yang Kini Nakhodai Kementerian Luar Negeri RI

1 October 2026

Launching Bulan Pemuda Oktober 2026, KNPI Tangsel Gelar Forum Kebijakan Strategis

1 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.