Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Hadapi Era AI, Pemkot Tangsel Minta ASN Tetap Perhatikan Regulasi yang Berlaku

    15 June 2026 No Comments

    PSEL Tangsel Dianggarkan Rp40 Miliar Tahap Awal, Target 2028 Beroperasional

    15 June 2026 No Comments

    Indonesia-Jerman Bangun Kerjasama Rantai Pasok Mineral

    15 June 2026 No Comments

    Prabowo Bakal Perbaiki 71 Ribu Sekolah, Serap 1,1 Juta Tenaga Kerja

    15 June 2026 No Comments

    Rupiah Merangkak Naik Rp17.663 per Dolar AS

    15 June 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Ekonomi

OJK Sambut Kredit Rakyat 5 Persen Arahan Prabowo, Ingatkan Bank Soal Manajemen Risiko

0
By Irfan Kurniawan on 19 May 2026 Ekonomi, Nasional

TintaOtentik.co – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan respons resmi terkait instruksi Presiden Prabowo Subianto yang meminta perbankan pelat merah memangkas bunga kredit bagi masyarakat kecil hingga di bawah 5 persen.

Arahan tersebut sebelumnya disuarakan Kepala Negara saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di ibu kota.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, memandang langkah yang diinisiasi oleh pemerintah tersebut sebagai angin segar untuk menstimulasi roda perekonomian nasional.

Menurutnya, skema ini dapat dikonversi oleh industri perbankan menjadi peluang bisnis jangka panjang yang sehat, sekaligus memperluas inklusi keuangan bagi kelompok masyarakat unbankable dan berpenghasilan rendah.

“Program Kredit Rakyat yang diinisiasi Pemerintah dinilai sangat baik, dapat dimanfaatkan oleh bank sebagai kesempatan bisnis yang berkelanjutan sehingga masyarakat terutama yang berpenghasilan rendah dan unbankable dapat merasakan manfaatnya secara berkesinambungan,” jelas Dian dalam keterangan tertulisnya pasca Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB), dikutip Minggu (17/5/2026).

Kendati mendukung penuh esensi dari program ini, OJK memberikan catatan tebal mengenai pentingnya menjaga stabilitas internal bank. Lembaga pengawas ini mengingatkan agar bank pelat merah tetap memperketat tata kelola dan manajemen risiko agar penyaluran kredit murah ini tidak mengganggu kesehatan likuiditas institusi terkait.

Guna mengantisipasi lonjakan risiko gagal bayar, OJK meminta perbankan rutin melakukan uji ketahanan (stress test) secara berkala. Langkah ini krusial demi memastikan permodalan dan kualitas aset bank tetap kokoh dalam menghadapi berbagai dinamika ekonomi global maupun domestik.

Bank juga diwajibkan membentuk dana pencadangan yang kuat sesuai regulasi, serta tidak mengabaikan prinsip kehati-hatian 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, dan Condition of Economy) saat menyeleksi calon debitur.

“OJK juga akan senantiasa berkoordinasi dengan Pemerintah dan stakeholders lainnya agar pelaksanaan Program Kredit Rakyat tepat sasaran dan termitigasi dengan baik, serta berjalan secara sehat dan berkelanjutan,” tambah Dian.

Sebelumnya, dalam orasi politiknya di Monumen Nasional (Monas), Presiden Prabowo Subianto menyoroti ketimpangan akses finansial di mana masyarakat kecil kerap terjerat bunga pinjaman yang sangat mencekik, bahkan disinyalir bisa menyentuh angka puluhan persen per tahun jika diakumulasikan secara informal.

“Saudara-saudara sekalian selama ini rakyat kecil kalau pinjem uang bunganya luar biasa gilanya, betul? Orang kecil pinjem uang bunganya bisa 70% setahun,” tegas Prabowo di hadapan massa buruh.

Kondisi tersebut mendorong Presiden mengambil langkah konkret dengan menginstruksikan jajaran bank milik negara (Himbara) untuk segera merumuskan formula kredit murah dengan plafon bunga maksimal 5 persen dalam waktu dekat.

“Saya sudah perintahkan bank-bank milik Republik Indonesia sebentar lagi kita akan kucurkan kredit untuk rakyat maksimal 5%,” pungkas Presiden.

Bank Pelat Merah berita ekonomi Dian Ediana Rae Finansial Domestik Hari Buruh Internasional Himbara Inklusi Keuangan Instruksi Prabowo Kredit Rakyat Kredit Rakyat 5 Persen Manajemen Risiko Perbankan OJK Presiden Prabowo Subianto RDKB OJK Suku Bunga Kredit Tinta Otentik Unbankable
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleLangkah Awal Angkatan Perdana SD Islam Pembangunan Menuju Masa Depan Gemilang
Next Article Soroti Perpanjang Sekda Tangsel, PKS-PDIP Kompak Soal Transparansi hingga Isyaratkan Hak Angket
Irfan Kurniawan

Related Posts

Indonesia-Jerman Bangun Kerjasama Rantai Pasok Mineral

15 June 2026

Prabowo Bakal Perbaiki 71 Ribu Sekolah, Serap 1,1 Juta Tenaga Kerja

15 June 2026

Rupiah Merangkak Naik Rp17.663 per Dolar AS

15 June 2026

Selat Hormuz Ditutup Kembali, Wamenlu Arif: Pasokan Minyak RI Aman dari Afrika

12 June 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Regional

Hadapi Era AI, Pemkot Tangsel Minta ASN Tetap Perhatikan Regulasi yang Berlaku

By tintaotentik.co15 June 20260

TintaOtentik.Co – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN)…

 

 

 

PSEL Tangsel Dianggarkan Rp40 Miliar Tahap Awal, Target 2028 Beroperasional

15 June 2026

Indonesia-Jerman Bangun Kerjasama Rantai Pasok Mineral

15 June 2026

Prabowo Bakal Perbaiki 71 Ribu Sekolah, Serap 1,1 Juta Tenaga Kerja

15 June 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.