Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

    14 April 2026 No Comments

    Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

    14 April 2026 No Comments

    Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

    13 April 2026 No Comments

    Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

    13 April 2026 No Comments

    Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

    13 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Nasional

Pelanggaran Berat! Dari Mangkir Kerja sampai Tipikor Berujung 17 ASN Dipecat

0
By Sulis on 9 September 2025 Nasional, Hukum

TintaOtentik.co – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjatuhkan sanksi tegas berupa pemberhentian kepada 17 Aparatur Sipil Negara (ASN). Sanksi tersebut diputuskan setelah sidang disiplin yang mengadili 20 perkara pelanggaran. Dari jumlah itu, tiga kasus lainnya diputus dengan hukuman penurunan pangkat serta penurunan jabatan.

Kepala BKN, Zudan Arif, menegaskan bahwa ketegasan dalam penanganan kasus pelanggaran ASN mutlak diperlukan. Menurutnya, langkah ini menjadi bukti keseriusan pemerintah untuk memperbaiki tata kelola manajemen aparatur negara agar semakin profesional.

“Ketegasan penanganan kasus-kasus disiplin pegawai ASN, khususnya yang berkonsekuensi terhadap pemberhentian harus dilakukan. Ini bentuk keseriusan pemerintah melalui BKN untuk meningkatkan tata kelola manajemen ASN yang lebih profesional,” tegas Zudan dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/9/2025).

Adapun perkara yang disidangkan mencakup berbagai jenis pelanggaran, mulai dari ketidakhadiran tanpa alasan yang sah hingga tindak pidana korupsi (tipikor). Zudan menjelaskan, seluruh perkara banding administratif yang masuk telah dianalisis secara menyeluruh dengan memperhatikan rekomendasi hasil pra-sidang sebelum diputuskan.

“Keputusan yang diambil diharapkan dapat memenuhi rasa keadilan sekaligus memberikan pembinaan yang konstruktif bagi ASN yang bersangkutan,” ujarnya.

Hasil sidang banding atas putusan Badan Pertimbangan ASN (BPASN) tersebut akan segera disampaikan kepada para pegawai yang mengajukan keberatan.

Proses pengambilan keputusan tidak hanya melibatkan Kepala BKN sebagai Wakil Ketua BPASN sekaligus Ketua Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Nasional, tetapi juga unsur pimpinan dan anggota BPASN lain.

Dalam forum tersebut hadir Ketua, Wakil Ketua, serta lima anggota BPASN yang berasal dari berbagai lembaga, di antaranya perwakilan Sekretaris Kabinet, Kepala Badan Intelijen Negara, Jaksa Agung, Menteri Hukum dan HAM, serta unsur KORPRI. Mereka bersama-sama menetapkan putusan final atas perkara banding administratif ASN yang disidangkan.

17 ASN Dipecat asn ASN dipecat asn melanggar asn melanggat BKN Kepala BKN korupsi Korupsi ASN pelanggaran asn TintaOtentik.Co zudan arif
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleSri Mulyani Lengser, Profil Menkeu Baru RI Purbaya Yudhi Sadewa: Spesialis Bongkar Hambatan Investasi
Next Article Kopdes Merah Putih Prioritas Menkop Ferry, Janji Percepat Lahirnya UU Koperasi Nasional
Sulis

Related Posts

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

14 April 2026

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

By tintaotentik.co14 April 20260

TintaOtentik.Co – Sektor transportasi perkeretaapian bersiap menembus ambang baru dalam penggunaan energi bersih. Pemerintah menjadwalkan…

 

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.