TintaOtentik.Co – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan mendorong agar aspirasi pemuda tidak hanya dihimpun melalui forum tingkat kota. Ia membuka peluang pelaksanaan Musrenbang Pemuda hingga tingkat kecamatan.
Menurut Pilar, perluasan forum tersebut memungkinkan dilakukan apabila usulan pemuda belum tertampung dalam pembahasan di tingkat kota.
Hal itu disampaikan Pilar saat ditemui seusai agenda pemerintahan di Tangsel, Kamis (10 September 2026).
“Memungkinkan, memungkinkan. Memungkinkan kalau misal tidak tertampung di tingkat kota, memungkinkan untuk dilakukan di tingkat kecamatan,” ujar Pilar.
Ia berharap Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dapat mengajukan usulan secara resmi kepada Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Tangsel.
Usulan tersebut nantinya dapat menjadi dasar untuk mengembangkan forum penjaringan aspirasi pemuda hingga ke tingkat kewilayahan.
“Saya harap ada usulan dari KNPI kepada Dispora nanti tembusan ke kami supaya bisa dilakukan juga kalau memang dibutuhkan sampai tingkat kecamatan,” katanya.
Menurut Pilar, langkah tersebut penting untuk menjangkau organisasi kepemudaan atau OKP yang berada di wilayah kecamatan.
Dengan demikian, pembahasan program kepemudaan tidak hanya didominasi aspirasi yang muncul di tingkat kota.
“Supaya bisa menggaet teman-teman OKP yang ada di kewilayahan, itu sangat memungkinkan,” ucapnya.
Gedung Pemuda Ditargetkan Terwujud 2027
Selain memperluas penjaringan aspirasi, Pilar juga menyoroti rencana pembangunan Gedung Pemuda Tangsel.
Ia berharap fasilitas yang dapat menjadi wadah aktivitas pemuda tersebut bisa direalisasikan pada 2027.
Pilar bahkan meminta dinas terkait segera mempersiapkan penganggarannya.
“Mudah-mudahan sih bisa terwujud di 2027. Kalau penganggaran sih saya sampaikan kepada dinas untuk melakukan penganggaran segera,” tegasnya.
Sementara itu, program kepemudaan pada 2027 nantinya tidak hanya diarahkan pada satu sektor. Pilar menyebut sejumlah bidang akan menjadi bagian dari agenda pemerintah bersama organisasi kepemudaan.
Di antaranya pengembangan ekonomi kreatif, kepramukaan, Karang Taruna, KNPI, serta organisasi kepemudaan lainnya.
“Kalau program kepemudaan dia mencakup nanti bersama-sama teman KNPI. Saya harap Dinas Pemuda dan Olahraga bisa berkoordinasi dengan teman-teman di KNPI,” ujarnya.
Pilar juga menyebut Tangsel sebelumnya telah menggelar agenda Musrenbang Ekonomi Kreatif sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan sektor tersebut.
Ke depan, koordinasi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan menjadi kunci agar program yang dirancang tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan anak muda di tingkat wilayah.
Laporan: iwan
