Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinkes Tangsel Keluarkan 10 Imbauan untuk Masyarakat

    6 September 2026 No Comments

    Pengusutan Anggaran DPRD Lampura: Diduga Aliran Uang Masuk ke Pimpinan Dewan

    6 September 2026 No Comments

    Anggaran MBG Dipangkas dari Rp330 Triliun ke Rp240 Triliun, Berpotensi Bisa Ditekan Lagi

    4 September 2026 No Comments

    Gandeng Lintas Instansi, ATR/BPN Tangsel Berharap Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf Dapat Selesaikan Persoalan Administrasi

    4 September 2026 No Comments

    Pendapatan Kelas Menengah Terus Tergerus, Menkeu Purbaya Beberkan Pemicunya

    4 September 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Nasional»Satpam Sekolah di Sleman Simpan Senjata Api, Diduga Terlibat Jaringan KKB

Satpam Sekolah di Sleman Simpan Senjata Api, Diduga Terlibat Jaringan KKB

0
By Irfan Kurniawan on 15 March 2025 Nasional

TintaOtentik.co – Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) berhasil menyita empat pucuk senjata api dari rumah seorang satpam sekolah di Kabupaten Sleman berinisial AP. Pria tersebut diduga terlibat dalam jaringan yang memasok senjata api ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda DIY, Kombes Pol FX Endriadi, mengungkapkan bahwa dalam penggeledahan di rumah AP yang berlokasi di Minggir, Sleman, polisi menemukan dua pucuk senjata jenis M-16, satu pucuk SS1, dan satu pucuk Mouser.

“Serta sekitar 200 butir peluru,” ujar Endriadi saat dikonfirmasi, Kamis (13/3).

Menurut Endriadi, penyitaan senjata tersebut berawal dari informasi yang menyebutkan bahwa AP masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polda Papua.

“Lalu setelah mendapat DPO itu kami melakukan back up melakukan upaya penyelidikan, sehingga ditemukan rumah pelaku atas nama AP itu,” jelasnya.

Endriadi menambahkan bahwa AP diketahui menyimpan beberapa pucuk senjata api yang dititipkan oleh saudaranya, sehingga ia ditetapkan sebagai DPO Polda Papua. Polisi menduga AP memiliki dan menyimpan senjata api tanpa izin resmi.

“Setelah (AP) kami amankan, kami interogasi awal, Polda Papua datang jam 10 malam kita serahkan, lalu sudah dirilis kemarin di Polda Papua. Kami rilis bersama,” ucapnya.

Sementara itu, Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap tujuh tersangka dalam jaringan pemasok senjata dan amunisi lintas provinsi ke KKB. Kapolda Papua, Irjen Patrige Renwarin, menyatakan bahwa operasi ini melibatkan kerja sama antara Polda Papua, Polda Papua Barat, Polda Jawa Timur, dan Polda DIY.

“Operasi ini merupakan bagian dari upaya serius dalam memberantas penyelundupan senjata ke wilayah Papua. Kami tidak akan memberi ruang bagi pihak-pihak yang mencoba memasok senjata ke kelompok bersenjata,” kata Patrige dalam keterangan tertulis, Selasa (11/3).

Kapolda Papua menjelaskan bahwa ketujuh tersangka, yakni YE, TW, MH, MK, P, ES, dan AP, berhasil diamankan dalam rentang waktu 6 hingga 9 Maret 2025. Dalam kasus ini, penyidik menyita total 17 pucuk senjata api, terdiri dari enam laras panjang, enam laras pendek, dan lima senjata rakitan. Selain itu, ditemukan 3.573 butir amunisi dari berbagai jenis kaliber.

Selain senjata dan amunisi, polisi juga mengamankan peralatan yang diduga digunakan untuk merakit senjata, seperti mesin bubut, gerinda, las listrik, dan kompresor. Polisi juga menemukan bahan peledak berupa dua detonator.

“Serta komponen senjata berupa magasin, popor, laras senjata rakitan dan dokumen pendukung lainnya. Kemudian uang tunai Rp369 juta,” ungkap Patrige.

Barang bukti tersebut ditemukan di sejumlah lokasi, termasuk rumah para tersangka di Bojonegoro, Sleman, dan Manokwari. Beberapa senjata bahkan disembunyikan dalam tabung kompresor yang telah dimodifikasi untuk menghindari deteksi dalam pemeriksaan di pelabuhan.

berita nasional KKB Pemasok Senjata Satpam Sleman Satpam Sleman KKB Satpam Sleman Pasok Senjata ke KKB Senjata Apis Senpi Tinta Otentik
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleJangan Sampai Larut, Kasus Dugaan Korupsi Pengelolaan Sampah Tangsel Tak Boleh Pandang Bulu!
Next Article Diputuskan Pekan Depan, Dasco Dorong Pemerintah Percepat Pendataan pengangkatan CPNS dan PPPK
Irfan Kurniawan

Related Posts

Anggaran MBG Dipangkas dari Rp330 Triliun ke Rp240 Triliun, Berpotensi Bisa Ditekan Lagi

4 September 2026

Pendapatan Kelas Menengah Terus Tergerus, Menkeu Purbaya Beberkan Pemicunya

4 September 2026

Bapanas-Mentan Desak Satgas Sisir Penjualan Beras Agar Taat Terhadap HET

3 September 2026

Prabowo di Rusia: Kondisi Geopolitik Mendorong Perubahan Dalam Rantai Pasok Global

3 September 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinkes Tangsel Keluarkan 10 Imbauan untuk Masyarakat

By tintaotentik.co6 September 20260

TintaOtentik.Co – Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi paparan…

 

Pengusutan Anggaran DPRD Lampura: Diduga Aliran Uang Masuk ke Pimpinan Dewan

6 September 2026

Anggaran MBG Dipangkas dari Rp330 Triliun ke Rp240 Triliun, Berpotensi Bisa Ditekan Lagi

4 September 2026

Gandeng Lintas Instansi, ATR/BPN Tangsel Berharap Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf Dapat Selesaikan Persoalan Administrasi

4 September 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.