Susun Juknis, Dindikbud Tangsel Tetapkan 4 Jalur Mekanisme SPMB

0

TintaOtentik.Co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan tengah menyusun regulasi Petunjuk Teknis (Juknis) Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun ajaran 2026-2027. Penyusunan juknis ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Deden Deni, mengatakan, bahwa progres persiapan SPMB terus berjalan sesuai tahapan. Fokus utama saat ini adalah evaluasi terhadap draf aturan dan Petunjuk Teknis guna memastikan proses berjalan lancar.

“Saat ini kami masih dalam tahap penyusunan juknis dan pemetaan rombel di masing-masing sekolah,” kata Deden Deni kepada wartawan, Rabu (22/4/2026).

Terkait persiapan teknis penerimaan SPMB, Deden menegaskan, pemetaan domisili calon siswa bakal menjadi aspek penting dalam pelaksanaan SPMB tahun ini. Pihaknya menyebut, Saat ini Dinas Pendidikan sudah mulai melakukan tahapan sosialisasi untuk kesiapan SPMB.

“Yang perlu kita matangkan itu pemetaan domisili. Jadi relatifnya tidak terlalu banyak perubahan dan hari ini sedang mulai tahapan sosialisasi,” tegasnya.

Deden menjelaskan, untuk kuota rombongan belajar (rombel) pada masing-masing jalur masih dalam tahap pembahasan. Adapun jalur penerimaan yang akan diterapkan meliputi jalur domisili, prestasi, afirmasi, serta perpindahan orang tua, dengan kuota yang nantinya disesuaikan.

“Untuk kuota rombel tiap jalur memang belum kita tetapkan, karena masih dalam proses penyusunan juknis. Mekanismenya kan tetap kalau jalur ada 4 yakni, domisili, afirmasi, prestasi dan mutasi,” jelasnya

Deden Deni menyebutkan, salah satu tantangan dalam pelaksanaan SPMB kali ini adalah memastikan pemahaman masyarakat sesuai dengan regulasi terbaru. Guna mempercepat penyebaran informasi yang benar dan akurat, Dindik Kota Tangsel telah menyiapkan berbagai media komunikasi visual dan digital seperti pamflet, flyer, banner, dan konten media sosial. Seluruh materi tersebut disebarluaskan secara strategis di sekolah, kelurahan, dan ruang publik lainnya.

“Sosialisasi ini penting untuk menjangkau masyarakat luas dan memastikan semua orang tua serta calon siswa mendapatkan informasi yang jelas,” ungkapnya.

Laporan: wan

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version