Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    75 Persen Kebakaran Diakibatkan Arus Pendek, Damkar Tangsel Berikan 10 Apar ke Warga Parigi

    14 July 2026 No Comments

    Alarm Kerapuhan Tata Kelola PBNU: Pakar Peringatkan Potensi Infiltrasi Kepentingan Asing

    14 July 2026 No Comments

    Modus Bansos Palsu, Ratusan Petani Jember Tiba-Tiba Ditagih Utang Bank Rp41,4 Miliar!

    14 July 2026 No Comments

    Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diserahkan ke Kejagung, KPK Minta Publik Ikut Mengawal

    14 July 2026 No Comments

    DPR Tepis Isu Tolak RUU Perampasan Aset: Wong Udah 20 Kali Rapat

    14 July 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Hiburan»Gaya Hidup»Waspada! 15 Aplikasi di Play Store Ini Curi Data Pribadi dan Keuangan

Waspada! 15 Aplikasi di Play Store Ini Curi Data Pribadi dan Keuangan

0
By Irfan Kurniawan on 27 April 2025 Gaya Hidup, Hukum, Nasional

TintaOtentik.co – Sebanyak 15 aplikasi di Google Play Store terindikasi berbahaya karena diduga mencuri data pribadi hingga informasi keuangan pengguna. Aplikasi-aplikasi ini bahkan telah diunduh jutaan kali, membuat ancamannya semakin meluas.

Dalam laporan yang dirilis MacAfee, tercatat aplikasi-aplikasi tersebut telah diinstall lebih dari 8 juta kali. Sebagian besar di antaranya berasal dari aplikasi pinjaman online (pinjol) palsu yang dikategorikan sebagai Spy Loan.

Dari 15 aplikasi berbahaya itu, diketahui tiga di antaranya tersedia di Indonesia. Total, seluruh aplikasi berbahaya tersebut sudah dipasang oleh sekitar 2 juta pengguna di tanah air.

Menurut McAfee, aplikasi-aplikasi berbahaya ini menggunakan nama, logo, dan desain yang menyerupai aplikasi keuangan resmi. Penipu juga aktif mempromosikan aplikasi palsu tersebut melalui iklan di media sosial.

Modus operandi yang digunakan cukup licik: aplikasi pinjol palsu itu menawarkan bunga rendah serta syarat pengajuan yang mudah untuk menarik korban. Namun setelah mengunduh aplikasi, pengguna akan diminta mengisi data pribadi dan keuangan.

Data inilah yang kemudian digunakan penjahat siber untuk meneror korban dengan menagih pinjaman berbunga tinggi, hingga akhirnya banyak korban yang tidak sanggup membayar.

Penipuan ini, menurut laporan, terutama menyasar pengguna dari tiga kawasan, yaitu Amerika Selatan, Asia Selatan, dan Afrika.

Berikut daftar 15 aplikasi berbahaya yang dilaporkan, sebagaimana dikutip dari Tom’s Guide, Sabtu (26/4/2025):

1.  Préstamo Seguro-Rápido, Seguro (1 juta download)
2. Préstamo Rápido-Credit Easy (1 juta download)
3. Get Baht Easily – Quick Loan (1 juta download)
4. RupiahKilat-Dana cair (1 juta download)
5. Borrow Happil – Loan (1 juta download)
6. Happy Money (1 juta download)
7. KreditKu – Uang Online (500.000 download)
8. Dana Kilat – Pinjaman Kecil (500.000 download)
9. Cash Loan-Vay tiền (500.000 download)
10. RapidFinance (100.000 download)
11. PrêtPourVous (100.000 download)
12. Huayna Money – Préstamo Rápido (100.000 download)
13. lIPréstamos: Rápido Crédito (100.000 download)
14. ConseguirSol-Dinero Rápido (100.000 download)
15. ÉcoPrêt Prêt En Ligne (100.000 download)

Aplikasi Berbahaya Aplikasi Berbahaya Play Store Aplikasi Curi Data Aplikasi Hacker Aplikasi Pencuri Data Aplikasi Pencuri Uang Berita Teknologi Play Store tech Tech Information TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleFinal Copa Del Rey 2025, Mbappe Cadangan, Torres Ujung Tombak Barcelona
Next Article 200 Ton Sampah Tangsel Dibersihkan! DLH : Demi Mengembalikan Fungsi Jalan Masyarakat
Irfan Kurniawan

Related Posts

75 Persen Kebakaran Diakibatkan Arus Pendek, Damkar Tangsel Berikan 10 Apar ke Warga Parigi

14 July 2026

Alarm Kerapuhan Tata Kelola PBNU: Pakar Peringatkan Potensi Infiltrasi Kepentingan Asing

14 July 2026

Modus Bansos Palsu, Ratusan Petani Jember Tiba-Tiba Ditagih Utang Bank Rp41,4 Miliar!

14 July 2026

Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diserahkan ke Kejagung, KPK Minta Publik Ikut Mengawal

14 July 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

75 Persen Kebakaran Diakibatkan Arus Pendek, Damkar Tangsel Berikan 10 Apar ke Warga Parigi

By tintaotentik.co14 July 20260

TintaOtentik.Co – Pembinaan REDKAR Tangsel kembali menjadi fokus Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Program itu berlangsung…

 

 

 

 

 

Alarm Kerapuhan Tata Kelola PBNU: Pakar Peringatkan Potensi Infiltrasi Kepentingan Asing

14 July 2026

Modus Bansos Palsu, Ratusan Petani Jember Tiba-Tiba Ditagih Utang Bank Rp41,4 Miliar!

14 July 2026

Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diserahkan ke Kejagung, KPK Minta Publik Ikut Mengawal

14 July 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.