Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Lakukan Produksi Ilegal, Kejagung Sita Rp401 Miliar Kasus Korupsi Nikel

    31 August 2026 No Comments

    Danantara Bakal Setor Dividen Rp120 Triliun untuk Negara, Purbaya: Kita Tunggu

    31 August 2026 No Comments

    Indonesia Tegaskan Masih Bisa Tanpa Pinjaman IMF

    31 August 2026 No Comments

    Begini Tata Cara Pengajuan Bedah Rumah di Kota Tangsel

    31 August 2026 No Comments

    Jaga Kesehatan Mental, Pemkot Tangsel Ajak Remaja Tangsel Bijak Teknologi

    31 August 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Nasional»Wujud Komitmen Pemerintah dalam Ketahanan Energi Indonesia, BBM Satu Harga Capai 573 Titik

Wujud Komitmen Pemerintah dalam Ketahanan Energi Indonesia, BBM Satu Harga Capai 573 Titik

0
By Bagas on 18 December 2024 Nasional

TintaOtentik.co – Pertamina Patra Niaga, bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), meresmikan 31 titik baru untuk program BBM Satu Harga. 

Dengan tambahan ini, jumlah total titik operasional BBM Satu Harga mencapai 573 lokasi, sesuai target pemerintah. Peresmian dilakukan pada Rabu, 18 Desember 2024, di empat wilayah: Kabupaten Kupang (NTT), Kabupaten Lima Puluh Kota (Sumatera Barat), Kabupaten Fakfak (Papua Barat), dan Kota Ambon (Maluku).

Sebanyak 31 titik baru tersebut tersebar di berbagai klaster, yaitu 6 titik di Sumatera dan Kalimantan, 6 titik di Nusa Tenggara dan Sulawesi, 9 titik di Maluku, serta 10 titik di Papua. 

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan wujud komitmen pemerintah sejak 2017 untuk memastikan pemerataan akses energi, dengan menyediakan BBM berharga sama di seluruh wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) di Indonesia.

“Ini sebagai bentuk upaya pemerintah dalam menjamin ketersediaan bahan bakar supaya aktivitas ekonomi bisa jalan, perputaran ekonomi bisa terjadi, ketersediaan terhadap BBM bisa terjadi,” kata Bahlil.

Kemudian, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, mengungkapkan bahwa pencapaian 573 titik BBM Satu Harga berhasil diwujudkan melalui kolaborasi yang solid dengan berbagai pihak, seperti Kementerian ESDM, BPH Migas, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya.

“Kami bertekad untuk terus memastikan keberlanjutan suplai BBM di 573 lokasi tersebut dengan melakukan koordinasi yang baik antara Terminal BBM, transportir, dan lembaga penyalur untuk memperkuat distribusi energi,” tuturnya.

Riva Siahaan menyatakan bahwa Pertamina Patra Niaga akan terus memantau ketersediaan BBM di setiap titik dan melakukan pemeliharaan rutin pada infrastruktur distribusi, guna memastikan masyarakat di wilayah kepulauan dapat mengakses energi dengan mudah.

“Program BBM Satu Harga adalah wujud nyata kehadiran negara dalam ketahanan energi dengan menyediakan akses energi yang terjangkau bagi seluruh rakyat Indonesia. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi,” ucapnya.

Kepala BPH Migas, Erika Retnowati, menyampaikan bahwa BPH Migas telah mengawasi pelaksanaan pembangunan program BBM Satu Harga sejak tahun 2017.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina dan semua pihak yang terlibat, semoga dengan beroperasinya BBM Satu Harga ini bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ucapnya. 

Dalam kesempatan yang berbeda, Vice President (VP) Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, berharap bahwa perluasan program BBM Satu Harga dapat mendukung pemerataan perekonomian di Indonesia.

“Dengan ketersediaan energi, juga dengan satu harga yang sama, diharapkan program ini dapat membantu pemerataan dan peningkatan ekonomi daerah,” tukasnya.

akses bbm bahan bakar bahlil lahadalia bbm satu harga ketahanan energi Indonesia menteri esdm pertamina wujud ketahanan energi Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleDugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, KPK Selidiki Para Penerima 
Next Article Dipaksa Ibu-Ibu Nikah dengan Fuji, Aisar Khaled Tak Nyaman, Warganet Kecewa
Bagas

Related Posts

Lakukan Produksi Ilegal, Kejagung Sita Rp401 Miliar Kasus Korupsi Nikel

31 August 2026

Indonesia Tegaskan Masih Bisa Tanpa Pinjaman IMF

31 August 2026

Rumah Mulai dari Rp120 Juta DP 1% Hadir di Danantara Housing Expo 2026!

29 August 2026

Saring Penerima MBG, BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite Termasuk JIS dan Cikal

28 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Hukum

Lakukan Produksi Ilegal, Kejagung Sita Rp401 Miliar Kasus Korupsi Nikel

By tintaotentik.co31 August 20260

TintaOtentik.Co – Kejaksaan Agung (Kejagung) memamerkan tumpukan uang tunai dengan jumlah total Rp 401 miliar.…

 

Danantara Bakal Setor Dividen Rp120 Triliun untuk Negara, Purbaya: Kita Tunggu

31 August 2026

Indonesia Tegaskan Masih Bisa Tanpa Pinjaman IMF

31 August 2026

Begini Tata Cara Pengajuan Bedah Rumah di Kota Tangsel

31 August 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.