Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Hadapi Era AI, Pemkot Tangsel Minta ASN Tetap Perhatikan Regulasi yang Berlaku

    15 June 2026 No Comments

    PSEL Tangsel Dianggarkan Rp40 Miliar Tahap Awal, Target 2028 Beroperasional

    15 June 2026 No Comments

    Indonesia-Jerman Bangun Kerjasama Rantai Pasok Mineral

    15 June 2026 No Comments

    Prabowo Bakal Perbaiki 71 Ribu Sekolah, Serap 1,1 Juta Tenaga Kerja

    15 June 2026 No Comments

    Rupiah Merangkak Naik Rp17.663 per Dolar AS

    15 June 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Regional
Koperasi Merah Tangsel (FOTO: Dok/Ist.)

36 Koperasi Merah Putih di Tangsel Sudah Beroperasi, Pemkot Kejar Gerai Permanen

0
By Irfan Kurniawan on 22 May 2026 Regional, Ekonomi, Gaya Hidup, Sosial Budaya

Tintaotentik.co — Sebanyak 36 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sudah mulai beroperasi. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel kini fokus mempercepat pengembangan koperasi sekaligus mencari lahan untuk pembangunan gerai permanen.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangsel, Bachtiar Priyambodo mengatakan, operasional Koperasi Merah Putih di Tangsel dilakukan secara bertahap sejak Juli 2025 lalu.

“Sudah ada 36 koperasi yang beroperasi dan 18 masih tahap persiapan,” kata Bachtiar saat ditemui di Serpong, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, total terdapat 54 Koperasi Merah Putih yang telah dibentuk di seluruh kelurahan di Kota Tangsel. Seluruh koperasi tersebut juga sudah memiliki badan hukum setelah mendapat pendampingan dari Pemkot Tangsel.

Ia menjelaskan, saat ini fokus pemerintah bukan hanya pembentukan koperasi, tetapi memastikan operasional koperasi berjalan optimal dan mampu mendukung ekonomi masyarakat.

“Setelah tahapan pembentukan badan hukumnya, tahapan selanjutnya adalah operasionalisasi Koperasi Merah Putihnya,” ujarnya.

Mayoritas Koperasi Merah Putih di Tangsel yang sudah aktif bergerak di bidang kebutuhan pokok atau sembako. Langkah itu dipilih karena dinilai paling dibutuhkan masyarakat.

“Kita fokus ke sembako karena memang yang dibutuhkan warga. Harganya kita himbau lebih murah agar masyarakat bisa mendapat manfaat langsung,” ungkap Bachtiar.

Selain menawarkan harga sembako lebih terjangkau, koperasi juga diharapkan memberikan keuntungan tambahan kepada masyarakat melalui pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) bagi anggota koperasi.

“Jadi masyarakat bukan hanya belanja murah, tapi kalau menjadi anggota nanti bisa mendapatkan SHU,” tambahnya.

Meski sudah mulai berjalan, sebagian besar koperasi masih memanfaatkan fasilitas sementara di kantor kelurahan. Dari 36 koperasi yang aktif, baru dua koperasi yang sudah memiliki gerai khusus.

Sementara itu, pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025 tengah mempercepat pembangunan gerai permanen Koperasi Merah Putih di berbagai daerah.

Dalam program tersebut, pemerintah pusat akan membangun gerai koperasi, sedangkan pemerintah daerah bertugas menyiapkan lahan sesuai syarat yang ditentukan.

“Kebijakan pemerintah pusat berdasarkan Inpres Nomor 17 Tahun 2025, nanti gerainya akan dibangun. Tugas kami dari pemerintah daerah menyiapkan lahannya,” jelasnya.

Namun, keterbatasan lahan menjadi kendala pembangunan gerai Koperasi Merah Putih di Tangsel. Dari 54 lokasi yang disurvei, hanya dua lokasi yang memenuhi syarat luas lahan minimal 800 hingga 1.000 meter persegi.

“Karena ada persyaratan luas lahan 800 sampai 1.000 meter. Dari 54 yang kita survei, hanya dua yang lolos memenuhi syarat,” pungkas Bachtiar.

Saat ini Pemkot Tangsel masih terus melakukan pendataan dan pencarian lahan untuk mendukung pembangunan gerai permanen Koperasi Merah Putih di Kota Tangerang Selatan.

Bachtiar Priyambodo berita Tangerang Selatan Dinas Koperasi dan UMKM Tangsel Ekonomi Kerakyatan Inpres Nomor 17 Tahun 2025 Kabar Tangsel Hari Ini Koperasi Desa Merah Putih Tangsel Koperasi Merah Putih Tangsel Koperasi Tangsel Lahan Koperasi Tangsel Pemkot tangsel Sembako Murah Tangsel Tinta Otentik. UMKM Tangsel
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleTarget WiFi Gratis Tangsel Tembus 100 Persen, Diskominfo Tegaskan Bebas Pungli
Next Article Lewat Diplomasi Senyap, Kemenlu Sukses Bebaskan 9 WNI yang Ditahan Israel
Irfan Kurniawan

Related Posts

Hadapi Era AI, Pemkot Tangsel Minta ASN Tetap Perhatikan Regulasi yang Berlaku

15 June 2026

PSEL Tangsel Dianggarkan Rp40 Miliar Tahap Awal, Target 2028 Beroperasional

15 June 2026

Prabowo Bakal Perbaiki 71 Ribu Sekolah, Serap 1,1 Juta Tenaga Kerja

15 June 2026

Rupiah Merangkak Naik Rp17.663 per Dolar AS

15 June 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Regional

Hadapi Era AI, Pemkot Tangsel Minta ASN Tetap Perhatikan Regulasi yang Berlaku

By tintaotentik.co15 June 20260

TintaOtentik.Co – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN)…

 

 

 

PSEL Tangsel Dianggarkan Rp40 Miliar Tahap Awal, Target 2028 Beroperasional

15 June 2026

Indonesia-Jerman Bangun Kerjasama Rantai Pasok Mineral

15 June 2026

Prabowo Bakal Perbaiki 71 Ribu Sekolah, Serap 1,1 Juta Tenaga Kerja

15 June 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.