Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    DEMA UIN Jakarta Sebut Ada Tabir Gelap di Balik Polemik Sekda Tangsel

    31 May 2026 No Comments

    Pendapatan PBJT Makanan-Minuman Rp486 M, Bapenda Tangsel: Nadi Perekonomian Tumbuh Sehat

    31 May 2026 No Comments

    Mantan Menhan dan KSAD Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu Meninggal

    31 May 2026 No Comments

    KPK Bakal Usut Dugaan Suap Pegawai Kemenhub Soal Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api

    29 May 2026 No Comments

    PTPN I Selesaikan Kasus Kakek Mujiran Ambil Sisa Getah dengan Restorative Justice

    29 May 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Politik

Paripurna Reses, DPRD Tangsel: Belanja Masalah Paling Urgen Perbaikan Drainase dan Cipeucang

0
By Sulis on 8 December 2025 Politik, Regional

TintaOtentik.Co – DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar rapat paripurna penyampaian laporan hasil reses masa sidang II tahun 2025–2026, Senin (8/12/2025). Dalam laporan tersebut, mayoritas aspirasi masyarakat masih didominasi persoalan infrastruktur lingkungan.

Wakil Ketua DPRD Tangsel, M. Yusuf, mengatakan bahwa kebutuhan yang paling banyak disampaikan warga saat reses mencakup perbaikan drainase, rehabilitasi jalan lingkungan, hingga peningkatan sarana penerangan jalan umum (PJU).

“Rata-rata yang disampaikan masyarakat melalui reses kemarin adalah infrastruktur. Baik itu drainase, perbaikan jalan, hingga sarana penerangan jalan umum. Mayoritas itu,” ungkap Yusuf.

Ia menambahkan, banyaknya usulan infrastruktur muncul karena masyarakat sering terbentur keterbatasan saat menyampaikannya melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Karena itu, momen reses menjadi ruang alternatif bagi warga untuk menitipkan aspirasi langsung kepada wakilnya di DPRD.

“Infrastruktur ini juga sudah jadi program. Dalam pembahasan RAPBD kemarin, belanja infrastruktur mencapai hampir 47 persen dari total APBD Tangsel. Jadi sudah terprogram, dan kami di DPRD akan terus mendorong serta menjembatani,” katanya.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Tangsel, Rizki Jonis, juga menyoroti hal serupa. Selain infrastruktur, ia menekankan bahwa persoalan penanganan sampah di TPA Cipeucang harus menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Masalah sampah juga harus jadi prioritas utama. Aroma tak sedapnya sudah ke mana-mana. Keluhan warga di media sosial sudah banyak, dan ini harus segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota dewan yang telah melaksanakan reses dan menghimpun aspirasi masyarakat. Ia memastikan seluruh dokumen hasil reses akan dipelajari untuk menjadi bahan kajian pemerintah daerah.

“Semua dokumen reses akan ditindaklanjuti dan menjadi bahan pemerintah untuk dilakukan kajian internal. Selanjutnya juga akan diproses untuk dijadikan program pada tahun mendatang,” ucap Pilar.

Pilar menambahkan, masukan terkait pembangunan infrastruktur sangat penting agar program pemerintah lebih tepat sasaran. “Anggaran yang dimiliki juga akan diarahkan menjadi program prioritas ke depan,” pungkasnya.

Laporan: iwanpose

Belanja Masalah Paling Urgen Perbaikan Drainase dan Cipeucang Belanja Masalah Saat Reses DPRD Kota Tangsel DPRD Tangsel Kota tangsel Paripurna Reses Dewan Tangsel Paripurna Reses DPRD Tangsel Reses Anggota Dewan Tangsel reses dewan tangsel Reses DPRD Tangsel Tangsel TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleKelangkaan Material, DSDABMBK Tangsel: Proyek Fisik Berpotensi Gagal Rampung Akhir Tahun 2025
Next Article Modal Kota Sehat, Pemkot Tangsel Bakal Perbaiki Taman di Seluruh Kecamatan
Sulis

Related Posts

DEMA UIN Jakarta Sebut Ada Tabir Gelap di Balik Polemik Sekda Tangsel

31 May 2026

Pendapatan PBJT Makanan-Minuman Rp486 M, Bapenda Tangsel: Nadi Perekonomian Tumbuh Sehat

31 May 2026

Mantan Menhan dan KSAD Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu Meninggal

31 May 2026

KPK Bakal Usut Dugaan Suap Pegawai Kemenhub Soal Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api

29 May 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Regional

DEMA UIN Jakarta Sebut Ada Tabir Gelap di Balik Polemik Sekda Tangsel

By tintaotentik.co31 May 20260

TintaOtentik.Co – Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan kini bukan lagi sekadar jabatan administratif…

 

 

 

Pendapatan PBJT Makanan-Minuman Rp486 M, Bapenda Tangsel: Nadi Perekonomian Tumbuh Sehat

31 May 2026

Mantan Menhan dan KSAD Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu Meninggal

31 May 2026

KPK Bakal Usut Dugaan Suap Pegawai Kemenhub Soal Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api

29 May 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.