Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

    14 April 2026 No Comments

    Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

    14 April 2026 No Comments

    Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

    13 April 2026 No Comments

    Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

    13 April 2026 No Comments

    Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

    13 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Artis Dan Entertainment

Kelangkaan Material, DSDABMBK Tangsel: Proyek Fisik Berpotensi Gagal Rampung Akhir Tahun 2025

0
By Sulis on 6 December 2025 Artis Dan Entertainment, Regional, Sosial Budaya

TintaOtentik.Co – Sejumlah proyek infrastruktur betonisasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dipastikan berpotensi molor dan gagal rampung pada akhir tahun 2025.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Tangsel, Robby Cahyadi, mengatakan bahwa kelangkaan material menjadi penyebab utama terhambatnya progres pekerjaan fisik.

Robby menyampaikan, kondisi cuaca yang selalu menjadi tantangan akhir tahun kini diperparah oleh sulitnya pasokan material utama seperti batu pecah dan turunannya. Material tersebut menjadi komponen penting dalam pembuatan beton, hot mix, hingga freecast.

“Yang paling terkena dampaknya adalah hot mix dan beton. Harganya naik sampai 30 persen, tapi meskipun mahal barangnya tetap sulit didapat. Orang pengolahan beton bilang mereka kesulitan material,” ujar Robby di DPRD Tangsel, dikutip Sabtu, (6/12/2025).

Untuk menyiasati situasi tersebut, para penyedia material berupaya mengambil pasokan dari wilayah Cilegon dan Bojonegara. Namun, persoalan kembali muncul karena ketersediaan bahan tetap terbatas dan kualitasnya tidak seragam seperti suplai dari Bogor yang selama ini menjadi andalan.

“Kita antre beli materialnya. Sekarang meskipun deposit sudah masuk, pengiriman tetap sedikit-sedikit. Kita lihat saja apakah barangnya ada atau tidak,” terang Robby.

Kelangkaan material yang biasa dipasok dari Gunung Sindur, Bogor, diduga dipicu oleh penertiban tambang di wilayah tersebut. Penutupan atau pembatasan operasional tambang serta aturan tonase dan transportasi membuat distribusi material terganggu. Kondisi ini juga menyebabkan meningkatnya kecelakaan truk pengangkut di jalur Legok-Parung Panjang.

“Yang terdampak bukan hanya Tangsel, tetapi se-Jabodetabek. Karena materialnya memang sulit didapat,” tambah Robby.

Hingga akhir tahun ini, progres pekerjaan fisik yang dikerjakan DSDABMBK Tangsel baru mencapai 84 persen. Target akhir tahun diproyeksikan mencapai 94 persen, namun potensi meleset cukup besar akibat kelangkaan material tersebut. Meski demikian, proyek yang tidak dapat diselesaikan pada 2025 masih bisa dilanjutkan pada tahun anggaran 2026.

“Mudah-mudahan kelangkaan material bisa teratasi, jadi pada 2026 bukan kontraktornya diputus, tapi diberi kesempatan menyelesaikan dengan dikenakan denda,” tandas Robby.

Laporan: iwanpose

DSDABMBK Kota Tangsel DSDABMBK Tangsel Sebut Proyek Fisik Berpotensi Gagal Rampung Akhir Tahun 2025 Pekerjaan Fisik DSDABMBK Tangsel Pekerjaan Proyek Fisik Tangsel Pekerjaan Proyek SDABMBK Tangsel Proyek Infrstruktur Tangsel SDABMBK Kota Tangsel SDABMBK Tangsel Tangsel TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleOrang Kaya Masih Nikmatin Subsidi BBM, Menkeu Purbaya Akan Rombak Skema Penyaluran
Next Article Paripurna Reses, DPRD Tangsel: Belanja Masalah Paling Urgen Perbaikan Drainase dan Cipeucang
Sulis

Related Posts

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

14 April 2026

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026

Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

13 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

By tintaotentik.co14 April 20260

TintaOtentik.Co – Sektor transportasi perkeretaapian bersiap menembus ambang baru dalam penggunaan energi bersih. Pemerintah menjadwalkan…

 

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.