Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Target 2026, KLH Larang Keras Mengolah TPA dengan Open Dumping

    20 April 2026 No Comments

    Tangsel Perkuat SDM Konstruksi: Ratusan Sertifikasi Digenjot, Target Raih Juara Nasional

    20 April 2026 No Comments

    Ujian Kasatpol PP Tangsel Baru: GMPK Soroti Lemahnya Penegakan Perda dan Ketimpangan Penindakan

    20 April 2026 No Comments

    Realisasi PBJT di Tangsel Tembus Rp52 Miliar, Melampaui Target 121,2 Persen

    20 April 2026 No Comments

    Tak Miliki Kebijakan Jawab Ketidakpastian Global, Purbaya Tegas Tolak Bantuan Dana IMF

    20 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Politik

Paripurna Reses, DPRD Tangsel: Belanja Masalah Paling Urgen Perbaikan Drainase dan Cipeucang

0
By Sulis on 8 December 2025 Politik, Regional

TintaOtentik.Co – DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar rapat paripurna penyampaian laporan hasil reses masa sidang II tahun 2025–2026, Senin (8/12/2025). Dalam laporan tersebut, mayoritas aspirasi masyarakat masih didominasi persoalan infrastruktur lingkungan.

Wakil Ketua DPRD Tangsel, M. Yusuf, mengatakan bahwa kebutuhan yang paling banyak disampaikan warga saat reses mencakup perbaikan drainase, rehabilitasi jalan lingkungan, hingga peningkatan sarana penerangan jalan umum (PJU).

“Rata-rata yang disampaikan masyarakat melalui reses kemarin adalah infrastruktur. Baik itu drainase, perbaikan jalan, hingga sarana penerangan jalan umum. Mayoritas itu,” ungkap Yusuf.

Ia menambahkan, banyaknya usulan infrastruktur muncul karena masyarakat sering terbentur keterbatasan saat menyampaikannya melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Karena itu, momen reses menjadi ruang alternatif bagi warga untuk menitipkan aspirasi langsung kepada wakilnya di DPRD.

“Infrastruktur ini juga sudah jadi program. Dalam pembahasan RAPBD kemarin, belanja infrastruktur mencapai hampir 47 persen dari total APBD Tangsel. Jadi sudah terprogram, dan kami di DPRD akan terus mendorong serta menjembatani,” katanya.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Tangsel, Rizki Jonis, juga menyoroti hal serupa. Selain infrastruktur, ia menekankan bahwa persoalan penanganan sampah di TPA Cipeucang harus menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Masalah sampah juga harus jadi prioritas utama. Aroma tak sedapnya sudah ke mana-mana. Keluhan warga di media sosial sudah banyak, dan ini harus segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota dewan yang telah melaksanakan reses dan menghimpun aspirasi masyarakat. Ia memastikan seluruh dokumen hasil reses akan dipelajari untuk menjadi bahan kajian pemerintah daerah.

“Semua dokumen reses akan ditindaklanjuti dan menjadi bahan pemerintah untuk dilakukan kajian internal. Selanjutnya juga akan diproses untuk dijadikan program pada tahun mendatang,” ucap Pilar.

Pilar menambahkan, masukan terkait pembangunan infrastruktur sangat penting agar program pemerintah lebih tepat sasaran. “Anggaran yang dimiliki juga akan diarahkan menjadi program prioritas ke depan,” pungkasnya.

Laporan: iwanpose

Belanja Masalah Paling Urgen Perbaikan Drainase dan Cipeucang Belanja Masalah Saat Reses DPRD Kota Tangsel DPRD Tangsel Kota tangsel Paripurna Reses Dewan Tangsel Paripurna Reses DPRD Tangsel Reses Anggota Dewan Tangsel reses dewan tangsel Reses DPRD Tangsel Tangsel TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleKelangkaan Material, DSDABMBK Tangsel: Proyek Fisik Berpotensi Gagal Rampung Akhir Tahun 2025
Next Article Modal Kota Sehat, Pemkot Tangsel Bakal Perbaiki Taman di Seluruh Kecamatan
Sulis

Related Posts

Target 2026, KLH Larang Keras Mengolah TPA dengan Open Dumping

20 April 2026

Tangsel Perkuat SDM Konstruksi: Ratusan Sertifikasi Digenjot, Target Raih Juara Nasional

20 April 2026

Ujian Kasatpol PP Tangsel Baru: GMPK Soroti Lemahnya Penegakan Perda dan Ketimpangan Penindakan

20 April 2026

Realisasi PBJT di Tangsel Tembus Rp52 Miliar, Melampaui Target 121,2 Persen

20 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

Target 2026, KLH Larang Keras Mengolah TPA dengan Open Dumping

By tintaotentik.co20 April 20260

TintaOtentik.Co – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) dan Pemerintah Provinsi Bali memperkuat komitmen…

 

Tangsel Perkuat SDM Konstruksi: Ratusan Sertifikasi Digenjot, Target Raih Juara Nasional

20 April 2026

Ujian Kasatpol PP Tangsel Baru: GMPK Soroti Lemahnya Penegakan Perda dan Ketimpangan Penindakan

20 April 2026

Realisasi PBJT di Tangsel Tembus Rp52 Miliar, Melampaui Target 121,2 Persen

20 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.