Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Intip Tren Kasus DBD di Tangsel: Dari Tahun 2022 Sampai Juni 2026

    26 June 2026 No Comments

    Dedi Mulyadi Sindir Mental Birokrat Pikirannya Hanya Tukin, Jauh dari Kebangsaan!

    26 June 2026 No Comments

    Kejagung-Satgas PKH Berhasil Rebut Kawasan Sawit dan Pertambangan Senilai Rp379,2 Triliun

    26 June 2026 No Comments

    Rupiah Melemah: Indonesia Untung Triliunan, Tapi Duit Malah Lari Keluar US343 Miliar?

    25 June 2026 No Comments

    Perbaik 2.501 Titik PJU, Dishub Tangsel Terus Berkoordinasi ke PLN Soal Kwh Bermasalah

    25 June 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Nasional»Sering Disalagunakan Pemda, Prabowo Pangkas Anggaran TKD Jadi Rp649 T di 2026

Sering Disalagunakan Pemda, Prabowo Pangkas Anggaran TKD Jadi Rp649 T di 2026

0
By Sulis on 12 December 2025 Nasional, Politik

TintaOtentik.Co – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto sempat kecewa anggaran transfer ke daerah (TKD) kerap diselewengkan oleh pemerintah daerah.

Kekecewaan itulah yang membuat anggaran TKD untuk 2026 dipangkas sangat dalam di Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 menjadi Rp 649,99 triliun dari sebelumnya dalam APBN 2025 sebesar Rp 919,87 triliun.

“Kita lihat kondisi kebatinan di sana seperti apa waktu itu. Rupanya beliau kecewa belanja daerah diselewengkan,” ujar Purbaya dalam acara Dialog Interaktif Pemerintah Pusat dan Daerah: DPRD Kuat, Daerah Berdaya, Jakarta, Kamis (11/12/2025).

Alasan itulah yang membuatnya baru menyadari anggaran TKD 2026 dipangkas sangat dalam oleh pemerintah saat dirinya belum menjabat sebagai menteri keuangan. Purbaya menjabat sebagai bendahara negara per 8 September 2025.

“Saya belum jadi menkeu saat dipotong. dasar pemotongan tidak terlalu jelas bagi saya saat itu. Kenapa dipotong Rp 50 triliun, Rp 60 triliun, Rp 70 triliun, mana bisa hidup daerah,” tutur Purbaya.

“Begitu seperti itu. saya bilang naikin. saya minta hari kedua, Saya setujuin naik Rp 43 triliun. Jadi kalau ada yang protens jangan ke saya lagi,” tegasnya.

Meski begitu, Purbaya memastikan, dirinya akan terus membantu Pemda untuk kembali menormalisasi anggaran TKD pada 2026.

Asalkan, para kepala daerah membantu dirinya meyakinkan kepala negara untuk betul-betul memanfaatkan TKD demi pembangunan masyarakat.

“kuartal IV-2025 dan kuartal I tahun depan perbaiki belanja, penyerapan anggaran jangan ada bocor. Kalau bagus, saya yakin kuartal II tahun depan ekonomi lebih bagus dari sekarang. Kalau enggak saya juga dipecat,” tutur Purbaya.

Purbaya memastikan, anggaran pemerintah sangat mencukupi untuk kembali menormalisasi anggaran TKD kuartal II-2026.

“Kalau bagus saya hadap presiden minta anggaran pemda direvisi dan kita mampu, uang kita cukup harusnya sih. Doain saya berhasil supaya kuartal II bisa ngomong, kuartal II dan kuartal III anggaran anda bisa berubah. Tapi tanpa perbaikan pemda, saya pasti ditolak, bantu saya membantu bapak-bapak semua,” tutupnya.

Laporan: Tim

Anggaran TKD Anggaran Transfer ke Daerah Pemerintah Daerah Prabowo Prabowo Pangkas Anggaran TKD Jadi Rp649 T di 2026 Prabowo Sempat Kecewa Anggaran TKD Kerap Diselewengkan Pemda Prabowo Subianto presiden prabowo TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleLKPP Luncurkan E-Audit Katalog V.6, KPK Tak Menampik Pengadaan Barang Jasa Medan Perang Korupsi!
Next Article PK KNPI Pamulang Tangsel: Pemuda Jangan Apatis Soal Kebijakan dan Politik
Sulis

Related Posts

Intip Tren Kasus DBD di Tangsel: Dari Tahun 2022 Sampai Juni 2026

26 June 2026

Dedi Mulyadi Sindir Mental Birokrat Pikirannya Hanya Tukin, Jauh dari Kebangsaan!

26 June 2026

Kejagung-Satgas PKH Berhasil Rebut Kawasan Sawit dan Pertambangan Senilai Rp379,2 Triliun

26 June 2026

Rupiah Melemah: Indonesia Untung Triliunan, Tapi Duit Malah Lari Keluar US343 Miliar?

25 June 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

Intip Tren Kasus DBD di Tangsel: Dari Tahun 2022 Sampai Juni 2026

By tintaotentik.co26 June 20260

TintaOtentik.Co — Grafik fluktuasi kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Tangerang Selatan kembali menegaskan…

Ā 

Ā 

Ā 

Dedi Mulyadi Sindir Mental Birokrat Pikirannya Hanya Tukin, Jauh dari Kebangsaan!

26 June 2026

Kejagung-Satgas PKH Berhasil Rebut Kawasan Sawit dan Pertambangan Senilai Rp379,2 Triliun

26 June 2026

Rupiah Melemah: Indonesia Untung Triliunan, Tapi Duit Malah Lari Keluar US343 Miliar?

25 June 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All rightĀ reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.