TintaOtentik.Co – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) secara resmi menaikkan status hukum Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang ke tahap penyidikan.
Langkah tegas ini diambil menyusul insiden longsornya gunungan sampah yang memicu pencemaran lingkungan hebat dan bencana banjir di wilayah Serpong, Tangerang Selatan.
Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa penanganan kasus TPA Cipeucang kini tidak lagi sekadar evaluasi biasa, melainkan sudah masuk ke ranah hukum yang lebih serius.
“Sekarang sudah ditingkatkan. Sebenarnya TPA Cipeucang itu sudah masuk di dalam penyidikan kita,” ujar Hanif dalam keterangannya, Rabu (26/11/2025).
Saat ini, KLH tengah menelaah dua jalur penegakan hukum secara paralel, yakni proses identifikasi kerusakan lingkungan dan penerapan sanksi administratif.
Pemerintah sedang mempertimbangkan momentum yang tepat untuk mengalihkan sanksi tersebut menjadi tindakan hukum yang lebih mengikat.
“Jadi sekarang kita sedang timbang apakah kita akan mengakhiri sanksi administrasi, kemudian melanjutkannya ke dalam sisi hukumnya, kita lihat nanti,” ungkap Hanif.
Pemeriksaan Pejabat Daerah dan Ancaman Pidana
Keseriusan KLH dalam menindaklanjuti kasus ini dibuktikan dengan pemanggilan sejumlah pihak terkait, termasuk jajaran petinggi Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Hanif menekankan bahwa jika dalam satu tahun ke depan tidak menunjukkan perbaikan signifikan, pihaknya tidak segan untuk menyeret kasus ini ke ranah pidana.
“Segera kita akan tidak lanjutin ya. Bahkan, Wali Kota Tangsel juga telah dipanggil dan diperiksa, itukan sudah penyidikan. Kita akan naikkan penyidikan pidananya,” tegas Hanif menjelaskan progres pemeriksaan.
Upaya Pembersihan Tata Kelola Sampah Nasional
Ternyata, pengawasan ketat ini tidak hanya menyasar Tangsel. Hanif mengungkapkan bahwa TPA Bekasi juga tengah berada dalam radar penyidikan yang serupa.
Hal ini menunjukkan komitmen kementerian dalam membenahi carut-marut pengelolaan sampah di kota-kota satelit Jakarta.
“Kita memang beriringan dengan sanksi administrasi, sehingga kita dahulukan sanksi administrasi,” tambah Hanif mengenai urutan prosedur penegakan hukum yang dijalankan.
Dampak Nyata di Masyarakat
Persoalan hukum ini merupakan buntut dari keluhan panjang warga Serpong yang harus bertaruh dengan kesehatan akibat luapan air hitam pekat dan aroma busuk dari lindi sampah.
Longsoran sampah di TPA Cipeucang yang menyumbat aliran sungai tidak hanya menyebabkan banjir, tetapi juga mencemari ekosistem sungai yang mengalir di wilayah Tangerang Selatan.
Laporan: Irfan.
