Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Dindikbud Tangsel Buka Posko Layanan SPMB, Namun Masih Adaptasi Daftar Online

    24 June 2026 No Comments

    Fenomena SiLPA Tangsel Rp478 Miliar, Fraksi Gerindra Desak Pemkot Perbaiki Kualitas Program

    24 June 2026 No Comments

    Gaji Rp14 Juta Kini Bisa Beli Rumah Subsidi! Ini Rincian dan Aturan Barunya

    24 June 2026 No Comments

    Sebut Jadi Kedok Korupsi, Prabowo Targetkan Tutup 800 BUMN Akhir Tahun Ini

    24 June 2026 No Comments

    Revisi Permenaker, Ruang Gerak Outsourcing Resmi Menyusut Jadi 4 Sektor

    23 June 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Politik»Fenomena SiLPA Tangsel Rp478 Miliar, Fraksi Gerindra Desak Pemkot Perbaiki Kualitas Program
Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Tangsel Mulyanah Anwar (FOTO: Dok/Tintaotentik.co)

Fenomena SiLPA Tangsel Rp478 Miliar, Fraksi Gerindra Desak Pemkot Perbaiki Kualitas Program

0
By tintaotentik.co on 24 June 2026 Politik, Regional

TintaOtentik.Co – Angka Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun Anggaran 2025 yang menyentuh Rp478,59 miliar memicu sorotan tajam dari legislatif.

Fraksi Partai Gerindra DPRD Tangsel menilai, tumpukan dana tersebut merupakan indikator ganda yang harus disikapi dengan bijak oleh eksekutif.

Di satu sisi, angka tersebut dianggap sebagai bukti stabilitas kas daerah. Namun, di sisi lain, tingginya SiLPA justru menjadi sinyal adanya deviasi antara desain perencanaan anggaran dengan eksekusi program di lapangan.

Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Kota Tangerang Selatan, Mulyanah Anwar, menegaskan bahwa fenomena SiLPA jumbo ini menuntut evaluasi menyeluruh agar realisasi belanja daerah ke depan tidak lagi tersendat.

“SiLPA yang relatif besar perlu menjadi bahan evaluasi bersama karena dapat mencerminkan adanya ketidaksesuaian antara perencanaan anggaran dengan pelaksanaan program di lapangan,” ujar Mulyanah Anwar, Rabu (24/6/2026).

Mulyanah mendesak Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk tidak hanya berpuas diri dengan catatan surplus.

Ia menekankan perlunya perbaikan sistematis dalam alur kerja birokrasi, terutama pada sektor pengadaan barang dan jasa yang kerap menjadi titik hambat penyerapan anggaran.

“Untuk itu, Fraksi Partai Gerindra mendorong Pemerintah Kota Tangerang Selatan agar meningkatkan kualitas perencanaan kegiatan, mempercepat proses pengadaan barang dan jasa, serta memperkuat monitoring dan evaluasi pelaksanaan program sehingga anggaran yang telah dialokasikan dapat dimanfaatkan secara lebih efektif dan tepat waktu untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Tindak Lanjut Temuan BPK Harus Tuntas

Selain persoalan SiLPA, Fraksi Gerindra juga memberikan atensi serius terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Pelaksanaan APBD 2025.

Mulyanah menegaskan, setiap temuan BPK baik yang menyangkut aset, belanja, maupun kepatuhan regulasi wajib menjadi cermin bagi Pemkot untuk memperbaiki tata kelola administrasi pemerintahan.

“Fraksi Partai Gerindra menilai bahwa setiap temuan BPK, baik yang berkaitan dengan pengelolaan aset daerah, pelaksanaan belanja, pengadaan barang dan jasa, pengelolaan pendapatan, maupun aspek kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, harus segera ditindaklanjuti secara menyeluruh, tepat waktu, dan terukur,” jelas Mulyanah.

Ia menutup pernyataannya dengan pesan keras bahwa tindak lanjut atas temuan BPK tidak boleh hanya menjadi gugur kewajiban administratif semata.

“Tindak lanjut tersebut tidak hanya sebatas pemenuhan administrasi pemeriksaan, tetapi juga harus mampu mencegah terulangnya permasalahan yang sama pada tahun anggaran berikutnya,” pungkas Sekretaris Fraksi Gerindra tersebut.

Laporan: wan

Anggota DPRD Tangsel Mulyanah Anwar DPRD Tangsel Fenomena SiLPA Tangsel Rp478 Miliar Fraksi Gerindra Desak Pemkot Perbaiki Kualitas Program fraksi gerindra tangsel Pad tangsel Pemkot Tangsel Temuan BPK SiLPA Tangsel TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleGaji Rp14 Juta Kini Bisa Beli Rumah Subsidi! Ini Rincian dan Aturan Barunya
Next Article Dindikbud Tangsel Buka Posko Layanan SPMB, Namun Masih Adaptasi Daftar Online
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Dindikbud Tangsel Buka Posko Layanan SPMB, Namun Masih Adaptasi Daftar Online

24 June 2026

Gaji Rp14 Juta Kini Bisa Beli Rumah Subsidi! Ini Rincian dan Aturan Barunya

24 June 2026

Sebut Jadi Kedok Korupsi, Prabowo Targetkan Tutup 800 BUMN Akhir Tahun Ini

24 June 2026

Revisi Permenaker, Ruang Gerak Outsourcing Resmi Menyusut Jadi 4 Sektor

23 June 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Gaya Hidup

Dindikbud Tangsel Buka Posko Layanan SPMB, Namun Masih Adaptasi Daftar Online

By tintaotentik.co24 June 20260

TintaOtentik.Co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi membuka Posko Layanan…

 

 

 

Fenomena SiLPA Tangsel Rp478 Miliar, Fraksi Gerindra Desak Pemkot Perbaiki Kualitas Program

24 June 2026

Gaji Rp14 Juta Kini Bisa Beli Rumah Subsidi! Ini Rincian dan Aturan Barunya

24 June 2026

Sebut Jadi Kedok Korupsi, Prabowo Targetkan Tutup 800 BUMN Akhir Tahun Ini

24 June 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.