Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Kejari Tangsel Awasi Ketat Proyek Keranggan, Kantor Camat, hingga Villa Melati Mas

    23 October 2026 No Comments

    Abaikan Manfaat untuk Masyarakat, Bupati Gunung Mas Tegas Hentikan PT PMM Sawit

    23 October 2026 No Comments

    Sambut Musim Hujan, BPBD Tangsel Lakukan Mitigasi Berbasis Data Lokasi Rawan Banjir

    23 October 2026 No Comments

    Lokasi PSEL Tangsel Ditetapkan 3,1 Hektare: Target Pembangunan 3 Tahun

    22 October 2026 No Comments

    Versi IMF: Ekonomi Indonesia Terbesar ke-7 di Dunia

    22 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Serap Aspirasi JKN, Dewas BPJS Kesehatan Tegaskan Layanan Harus Setara Tanpa Diskriminasi
Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Lula Kamal, serap aspirasi guna penguatan Program JKN. (Foto: Istimewa)

Serap Aspirasi JKN, Dewas BPJS Kesehatan Tegaskan Layanan Harus Setara Tanpa Diskriminasi

0
By Sulis on 8 September 2026 Ekonomi, Gaya Hidup, Nasional, Politik, Regional, Sosial Budaya

TintaOtentik.Co – Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Lula Kamal, menemui empat komunitas di Yogyakarta untuk menyerap aspirasi secara langsung guna penguatan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Berbagai masukan dari lapangan ini akan dibawa ke tingkat pusat sebagai bahan evaluasi dan perbaikan layanan.

“Melalui serap aspirasi saya ingin mendengar apa yang masih kurang di lapangan, apa lagi yang perlu kita perbaiki dan tingkatkan. Apa yang dirasa pelayanan JKN kurang, nanti kami bawa menjadi oleh-oleh ke pusat. Ingat JKN milik kita bersama jadi layanannya harus sebaik mungkin,” ujar Lula dalam kegiatan audiensi, Sabtu (5/9/2026).

Audiensi tersebut dihadiri oleh komunitas peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis), komunitas pelaku usaha Malioboro, komunitas pengajar Bahasa Inggris, serta perwakilan badan usaha.

Dalam kesempatan tersebut, Lula menegaskan bahwa Program Jaminan Kesehatan Nasional merupakan bentuk gotong royong terbesar di Indonesia yang melibatkan lebih dari 290 juta penduduk. Oleh karena itu, ia melarang keras adanya praktik diskriminasi dalam pelayanan fasilitas kesehatan bagi peserta JKN.

“Pelayanannya harus baik dan setara. Tidak boleh ada diskriminasi peserta JKN diperlakukan dengan tidak baik. Pasien dari pembiayaan lain diberikan ruangan yang baik, terang, ber-AC sedangkan JKN kurang baik, itu tidak boleh. Mari berikan keluhannya kepada kami langsung,” tegas Lula.

Sejumlah persoalan penting berhasil dijaring dari para peserta, di antaranya terkait penjaminan dan rujukan, isu pembatasan hari rawat inap, layanan gangguan mental, hingga kepesertaan PBI dan pekerja.

Untuk mempermudah akses layanan dan memangkas waktu tunggu, Lula turut mensosialisasikan penggunaan Aplikasi Mobile JKN yang dilengkapi fitur antrean online. Peserta diimbau untuk datang sesuai perkiraan jam layanan agar tidak perlu mengantre sejak pagi, serta dapat memanfaatkan petugas BPJS Siap Membantu (BPJS Satu!) di setiap rumah sakit.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya peran aktif peserta dalam membayar iuran rutin setiap bulan demi menjaga keberlangsungan sistem gotong royong ini.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta, Subkhan, menyambut baik kegiatan ini dan optimistis bahwa kolaborasi serta sinergi bersama masyarakat dapat memperkuat Program JKN ke depan.

Anti Diskriminasi berita nasional BPJS BPJS Kesehatan BPJS Yogyakarta Dewas BPJS Kesehatan Info Kesehatan Jaminan Kesehatan Pekerja Layanan Kesehatan Lula Kamal Mobile JKN Program JKN Prolanis Subkhan TintaOtentik
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleDana Bencana Disiapkan Rp1 Triliun, Menkeu: Ada Permintaan, Bisa Ditambah
Next Article Belanja Barang dan Jasa Naik Rp159 Miliar, Fraksi PDIP Tangsel Pertanyakan Siapa Penerima Manfaatnya!
Sulis

Related Posts

Kejari Tangsel Awasi Ketat Proyek Keranggan, Kantor Camat, hingga Villa Melati Mas

23 October 2026

Abaikan Manfaat untuk Masyarakat, Bupati Gunung Mas Tegas Hentikan PT PMM Sawit

23 October 2026

Sambut Musim Hujan, BPBD Tangsel Lakukan Mitigasi Berbasis Data Lokasi Rawan Banjir

23 October 2026

Lokasi PSEL Tangsel Ditetapkan 3,1 Hektare: Target Pembangunan 3 Tahun

22 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Kejari Tangsel Awasi Ketat Proyek Keranggan, Kantor Camat, hingga Villa Melati Mas

By Sulis23 October 20260

TintaOtentik.co – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan mengintensifkan pengawasan terhadap tata kelola anggaran daerah. Di…

Abaikan Manfaat untuk Masyarakat, Bupati Gunung Mas Tegas Hentikan PT PMM Sawit

23 October 2026

Sambut Musim Hujan, BPBD Tangsel Lakukan Mitigasi Berbasis Data Lokasi Rawan Banjir

23 October 2026

Lokasi PSEL Tangsel Ditetapkan 3,1 Hektare: Target Pembangunan 3 Tahun

22 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.