Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Kejari Tangsel Awasi Ketat Proyek Keranggan, Kantor Camat, hingga Villa Melati Mas

    23 October 2026 No Comments

    Abaikan Manfaat untuk Masyarakat, Bupati Gunung Mas Tegas Hentikan PT PMM Sawit

    23 October 2026 No Comments

    Sambut Musim Hujan, BPBD Tangsel Lakukan Mitigasi Berbasis Data Lokasi Rawan Banjir

    23 October 2026 No Comments

    Lokasi PSEL Tangsel Ditetapkan 3,1 Hektare: Target Pembangunan 3 Tahun

    22 October 2026 No Comments

    Versi IMF: Ekonomi Indonesia Terbesar ke-7 di Dunia

    22 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Dana Bencana Disiapkan Rp1 Triliun, Menkeu: Ada Permintaan, Bisa Ditambah
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan alokasi anggaran bencana Rp1 triliun, bisa ditambah. (Foto: Istimewa)

Dana Bencana Disiapkan Rp1 Triliun, Menkeu: Ada Permintaan, Bisa Ditambah

0
By Irfan Kurniawan on 8 September 2026 Ekonomi, Gaya Hidup, Nasional, Sosial Budaya

TintaOtentik.co – Pemerintah memastikan kesiapan dana darurat untuk mengatasi rangkaian bencana alam yang tengah menerpa berbagai wilayah di Indonesia.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa alokasi anggaran kebencanaan senilai Rp1 triliun kini dalam posisi siap guna dan berpeluang besar ditingkatkan apabila eskalasi kebutuhan di lapangan membengkak.

Purbaya menggarisbawahi bahwa penanganan bencana memiliki fleksibilitas anggaran khusus dan berada di luar skema efisiensi fiskal biasa.

Prioritas utama pemerintah adalah mempercepat pemulihan serta meringankan beban warga yang terdampak.

“Kita punya hampir 1 triliun yang ready. Terus ditambah lagi nanti kalau ada permintaan, ya kita akan tambah,” ujar Purbaya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (7/9/2026).

Langkah penanganan darurat ini dipastikan tidak akan terhambat oleh birokrasi anggaran. Purbaya menekankan bahwa pencairan dana akan disesuaikan dengan pengajuan kebutuhan riil di lokasi bencana.

“Jadi kalau untuk bencana, treatmentnya beda. Itu bukan untuk foya-foya, untuk mengurangi penderitaan yang dialami oleh masyarakat kita. Kita akan usahakan semaksimal mungkin,” tegas Purbaya.

Ia menambahkan bahwa transparansi pengajuan tetap menjadi syarat mutlak agar penyaluran dana tepat sasaran.

“Intinya kita lihat sesuai dengan kebutuhan, asal nggak ngarang-ngarang saja kebutuhannya. Jadi pasti kalau untuk bencana, treatmentnya beda,” tambah Purbaya.

Pernyataan Menkeu sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang memimpin rapat terbatas penanganan bencana secara maraton pada hari yang sama.

Rapat tersebut merespons eskalasi ancaman bencana yang terjadi secara bersamaan, mulai dari erupsi beruntun Gunung Anak Krakatau, gempa bumi di Flores, hingga ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Presiden Prabowo menegaskan bahwa fakta geografis Indonesia di kawasan Ring of Fire menuntut kesiapsiagaan permanen, termasuk dari segi komitmen anggaran mitigasi.

“Ini membawa kita untuk kita harus siap menghadapi keadaan seperti ini setiap saat. Pelajaran juga bagi kita, bagi pemerintah yang saya pimpin, alokasi anggaran untuk mitigasi bencana harus kita tambah secara signifikan,” kata Presiden Prabowo.

Anggaran Bencana berita nasional Dana Bencana Dana Darurat Ekonomi Indonesia Erupsi Krakatau Gempa Flores Karhutla kemenkeu Menteri Keuangan Mitigasi Bencana Prabowo Subianto purbaya yudhi sadewa Ring of Fire TintaOtentik
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleMenyangkut Uang Rakyat! Fraksi PKB-Demokrat Tangsel Soroti Belanja Modal Tanah APBD-P 2026 Rp93,8 Miliar
Next Article Serap Aspirasi JKN, Dewas BPJS Kesehatan Tegaskan Layanan Harus Setara Tanpa Diskriminasi
Irfan Kurniawan

Related Posts

Kejari Tangsel Awasi Ketat Proyek Keranggan, Kantor Camat, hingga Villa Melati Mas

23 October 2026

Abaikan Manfaat untuk Masyarakat, Bupati Gunung Mas Tegas Hentikan PT PMM Sawit

23 October 2026

Sambut Musim Hujan, BPBD Tangsel Lakukan Mitigasi Berbasis Data Lokasi Rawan Banjir

23 October 2026

Lokasi PSEL Tangsel Ditetapkan 3,1 Hektare: Target Pembangunan 3 Tahun

22 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Kejari Tangsel Awasi Ketat Proyek Keranggan, Kantor Camat, hingga Villa Melati Mas

By Sulis23 October 20260

TintaOtentik.co – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan mengintensifkan pengawasan terhadap tata kelola anggaran daerah. Di…

Abaikan Manfaat untuk Masyarakat, Bupati Gunung Mas Tegas Hentikan PT PMM Sawit

23 October 2026

Sambut Musim Hujan, BPBD Tangsel Lakukan Mitigasi Berbasis Data Lokasi Rawan Banjir

23 October 2026

Lokasi PSEL Tangsel Ditetapkan 3,1 Hektare: Target Pembangunan 3 Tahun

22 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.