Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    DPRD Tangsel Soroti Sepinya Pasar Gintung, Libatkan Pedagang dalam Rencana Penataan

    20 October 2026 No Comments

    Investasi ke Indonesia Tembus Rp270,2 Triliun, Hong Kong dan China Salip Dominasi Singapura

    20 October 2026 No Comments

    Menko Airlangga Ungkap Sejarah Kelam IMF Hambat Industri Pesawat Terbang Indonesia

    20 October 2026 No Comments

    Update Harga BBM Oktober 2026: Pertamina, BP, Shell, dan Vivo Stabil Tanpa Perubahan

    20 October 2026 No Comments

    HUT Golkar ke-62: Airin Minta Fraksi Sering Kasih Masukan ke Pemkot Tangsel

    20 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Menko Airlangga Ungkap Sejarah Kelam IMF Hambat Industri Pesawat Terbang Indonesia
IMF menghambat pengembangan pesawat terbang nasional jenis CN235. (Foto: Istimewa)

Menko Airlangga Ungkap Sejarah Kelam IMF Hambat Industri Pesawat Terbang Indonesia

0
By Bagas on 20 October 2026 Ekonomi, Gaya Hidup, Internasional, Nasional, Politik

TintaOtentik.co – Ambisi besar Republik Indonesia untuk berdiri sebagai pemain utama industri teknologi dan dirgantara global kerap menghadapi jalan terjal akibat tekanan dari kekuatan asing.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, secara terbuka mengungkapkan bahwa ada banyak pihak luar negeri yang merasa terancam melihat potensi kemajuan pesat Indonesia.

Hal tersebut dibuktikan dari sejarah pengembangan pesawat terbang nasional jenis CN235 di masa lampau.

Meski Indonesia mampu menguasai teknologi penggerak seperti turboprop dan jet engine secara bersamaan, langkah strategis tersebut justru langsung dihadang dan dijegal oleh berbagai alasan dari pihak asing, termasuk larangan keras dari Dana Moneter Internasional (IMF).

Tekanan dunia internasional semakin beringas manakala Indonesia mencanangkan wacana ambisius untuk memproduksi pesawat terbang berkapasitas 100 penumpang yang dinilai bakal mengguncang peta persaingan aviasi global.

“Nah, pada waktu kita kembangkan CN235, itu terobosan. Dan masalah turboprop dan jet engine, tidak persoalan karena turboprop dan jet engine juga relatif maju bersama. Dan pada saat kita mau mendorong ke 100 penumpang, dunia kaget,” ujar Airlangga di Bappenas pada Senin (19/10/2026).

“Dan waktu itu IMF mengatakan Indonesia enggak boleh punya industri pesawat terbang karena ini industri yang apa? dekat dengan masyarakat,” ucap Airlangga.

Padahal, jika proyeksi pembuatan pesawat berkapasitas 100 kursi tersebut berhasil direalisasikan, dampaknya bagi perekonomian nasional akan sangat luar biasa.

Indonesia tidak hanya akan memiliki industri dirgantara yang diperhitungkan dunia, tetapi juga mampu mendongkrak pundi-pundi pendapatan negara serta memperkuat konektivitas antarwilayah.

Terlebih lagi, kebutuhan pasar global terhadap armada pesawat berkapasitas 100 penumpang saat ini tengah mengalami kelangkaan pasokan yang masif, di mana para raksasa dirgantara dunia seperti Airbus dan Boeing menghadapi antrean panjang pemesanan (backlog).

“Airbus maupun Boeing kalau kita mau pesan pesawat itu, itu backlog. Backlog-nya bisa 10 tahun. Nah, oleh karena itu ini adalah kesempatan bagi kita untuk revitalisasi industri,” pungkas Airlangga.

Airlangga Hartarto Armada Pesawat Indonesia CN235 Ekonomi Indonesia IMF Industri Dirgantara Kemenko Perekonomian Pesawat Indonesia Teknologi Nasional Teknologi Pesawat Indonesia TintaOtentik
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleUpdate Harga BBM Oktober 2026: Pertamina, BP, Shell, dan Vivo Stabil Tanpa Perubahan
Next Article Investasi ke Indonesia Tembus Rp270,2 Triliun, Hong Kong dan China Salip Dominasi Singapura
Bagas

Related Posts

DPRD Tangsel Soroti Sepinya Pasar Gintung, Libatkan Pedagang dalam Rencana Penataan

20 October 2026

Investasi ke Indonesia Tembus Rp270,2 Triliun, Hong Kong dan China Salip Dominasi Singapura

20 October 2026

Update Harga BBM Oktober 2026: Pertamina, BP, Shell, dan Vivo Stabil Tanpa Perubahan

20 October 2026

HUT Golkar ke-62: Airin Minta Fraksi Sering Kasih Masukan ke Pemkot Tangsel

20 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

DPRD Tangsel Soroti Sepinya Pasar Gintung, Libatkan Pedagang dalam Rencana Penataan

By Sulis20 October 20260

TintaOtentik.co – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, menyoroti kondisi Pasar…

Investasi ke Indonesia Tembus Rp270,2 Triliun, Hong Kong dan China Salip Dominasi Singapura

20 October 2026

Menko Airlangga Ungkap Sejarah Kelam IMF Hambat Industri Pesawat Terbang Indonesia

20 October 2026

Update Harga BBM Oktober 2026: Pertamina, BP, Shell, dan Vivo Stabil Tanpa Perubahan

20 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.