Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Uji Coba Tanam Padi Apung, Tangsel Kaji Pemanfaatan Aset untuk Maksimalkan Ketahanan Pangan

    26 October 2026 No Comments

    Swasembada 8 Komoditas, Neraca Pangan Indonesia Skala Nasional Surplus 4,69 Juta Ton

    26 October 2026 No Comments

    Ciduk Penimbun Pertalite di Denpasar, Libatkan Operator SPBU dan 57 Barcode Palsu

    26 October 2026 No Comments

    Ketahanan Pangan Jangka Panjang, Amran: 500 Ribu Hektare Rawa Akan Diubah Jadi Sawah

    26 October 2026 No Comments

    Pengelola Serpong Lagoon Beri Klarifikasi Soal Air Bersih dan Akan Dikelola Perseroda PITS

    24 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Swasembada 8 Komoditas, Neraca Pangan Indonesia Skala Nasional Surplus 4,69 Juta Ton
Indonesia resmi mencatatkan swasembada pada 8 komoditas pangan, melampaui kebutuhan konsumsi dalam negeri. (Foto: Istimewa)

Swasembada 8 Komoditas, Neraca Pangan Indonesia Skala Nasional Surplus 4,69 Juta Ton

0
By tintaotentik.co on 26 October 2026 Ekonomi, Gaya Hidup, Nasional, Politik

TintaOtentik.co – Memasuki tahun kedua masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sektor ketahanan pangan nasional menunjukkan lompatan signifikan.

Berdasarkan proyeksi neraca pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Indonesia resmi mencatatkan swasembada pada delapan komoditas strategis utama dengan pasokan domestik yang kini sepenuhnya melampaui kebutuhan konsumsi dalam negeri.

Secara keseluruhan, akumulasi produksi dari delapan komoditas tersebut diproyeksikan menyentuh angka 72,91 juta ton. Di sisi lain, tingkat kebutuhan nasional berada di kisaran 68,22 juta ton, sehingga neraca pangan nasional membukukan surplus agregat hingga 4,69 juta ton.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa keberhasilan swasembada ini menjadi tonggak sejarah penting dalam memperkuat kemandirian bangsa sekaligus memangkas tingkat ketergantungan terhadap pasokan luar negeri.

“Pangan kita sudah berhasil swasembada di 8 komoditas. Beras sudah penuh swasembada,” ungkap Zulkifli Hasan di Jakarta.

Rincian Surplus Delapan Komoditas Strategis

Kemandirian pangan nasional ini tercermin dari performa mentereng di berbagai sektor, mulai dari tanaman pangan utama, produk peternakan, hingga hortikultura:

  • Beras: Produksi dalam negeri telah mencatatkan swasembada penuh untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara mandiri.
  • Jagung: Proyeksi produksi menembus 18 juta ton berbanding kebutuhan nasional 16,44 juta ton, menghasilkan surplus sekitar 1,56 juta ton.
  • Gula Konsumsi: Produksi domestik diperkirakan mencapai 3,04 juta ton, melampaui kebutuhan 2,84 juta ton dengan surplus sekitar 207 ribu ton.
  • Daging Ayam Ras: Sektor peternakan mencatat produksi di angka 4,90 juta ton, jauh di atas kebutuhan 4,02 juta ton atau surplus sekitar 876 ribu ton.
  • Telur Ayam Ras: Produksi menyentuh angka 6,99 juta ton berbanding kebutuhan 6,47 juta ton, mencatatkan surplus sekitar 516 ribu ton.
  • Cabai Besar: Komoditas hortikultura ini mencetak produksi 1,52 juta ton dengan kebutuhan 929 ribu ton, menghasilkan surplus sekitar 588 ribu ton.
  • Cabai Rawit: Produksi tercatat mencapai 1,51 juta ton, melampaui kebutuhan 914 ribu ton dengan surplus sekitar 595 ribu ton.
  • Bawang Merah: Volume produksi diperkirakan berada di angka 1,32 juta ton di atas kebutuhan 1,25 juta ton, dengan surplus sekitar 63 ribu ton.

Kondisi surplus ini memberikan fondasi yang kokoh bagi pemerintah dalam menjaga ketersediaan pasokan, meredam gejolak harga di pasaran, serta memperkuat stabilitas ekonomi makro secara berkelanjutan.

Di samping keberhasilan swasembada delapan komoditas, sektor perberasan nasional turut mencatatkan sejarah baru melalui performa agresif Perum BULOG dalam menyerap gabah dan beras petani.

Hingga 11 Oktober 2026, realisasi pengadaan beras nasional melalui skema Public Service Obligation (PSO) telah menembus angka 4.131.492 ton setara beras.

Angka tersebut merepresentasikan pencapaian sebesar 103,29 persen dari target penugasan tahunan pemerintah yang dipatok 4 juta ton, sekaligus melampaui target lebih awal sebelum tahun anggaran berakhir.

Capaian fantastis ini jauh melampaui kinerja pengadaan sepanjang tahun 2025 yang berada di angka 3.191.969 ton. Bahkan, rekor ini resmi memecahkan rekor historis penyerapan tertinggi BULOG sebelumnya yang tercatat pada tahun 2012 di angka 3,65 juta ton.

Dampak langsung dari masifnya serapan domestik ini membuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) melonjak hingga menembus 4,6 juta ton per 11 Oktober 2026.

Dengan stok raksasa di tangan pemerintah, stabilitas harga pangan, intervensi pasar, hingga program bantuan sosial dipastikan memiliki bantalan pengaman yang sangat kuat dalam menghadapi dinamika global.

69 Juta Ton Badan Pangan Nasional Bapanas Neraca Pangan Indonesia Skala Nasional Surplus 4 Pertanian Indonesia Prabowo Gibran Stok Beras Bulog Swasembada 8 Komoditas swasembada pangan TintaOtentik Zulkifli Hasan
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleCiduk Penimbun Pertalite di Denpasar, Libatkan Operator SPBU dan 57 Barcode Palsu
Next Article Uji Coba Tanam Padi Apung, Tangsel Kaji Pemanfaatan Aset untuk Maksimalkan Ketahanan Pangan
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Uji Coba Tanam Padi Apung, Tangsel Kaji Pemanfaatan Aset untuk Maksimalkan Ketahanan Pangan

26 October 2026

Ciduk Penimbun Pertalite di Denpasar, Libatkan Operator SPBU dan 57 Barcode Palsu

26 October 2026

Ketahanan Pangan Jangka Panjang, Amran: 500 Ribu Hektare Rawa Akan Diubah Jadi Sawah

26 October 2026

Pengelola Serpong Lagoon Beri Klarifikasi Soal Air Bersih dan Akan Dikelola Perseroda PITS

24 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Uji Coba Tanam Padi Apung, Tangsel Kaji Pemanfaatan Aset untuk Maksimalkan Ketahanan Pangan

By tintaotentik.co26 October 20260

TintaOtentik.Co – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menguji coba penanaman padi apung di Tandon…

Swasembada 8 Komoditas, Neraca Pangan Indonesia Skala Nasional Surplus 4,69 Juta Ton

26 October 2026

Ciduk Penimbun Pertalite di Denpasar, Libatkan Operator SPBU dan 57 Barcode Palsu

26 October 2026

Ketahanan Pangan Jangka Panjang, Amran: 500 Ribu Hektare Rawa Akan Diubah Jadi Sawah

26 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.