Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    BPJS Nonaktif, Upah Gak Dibayar, Eks Pegawai PT Rajawali Adukan ke Disnaker Tangsel

    10 June 2026 No Comments

    Tok! Pertamax Naik Rp16.250, BBM Subsidi Stabil, Ini Penjelasannya

    10 June 2026 No Comments

    Di Tengah Isu Ekonomi, Antusiasme Belanja Tetap Tinggi dan Kunjungan Mal Stabil

    10 June 2026 No Comments

    Terancam Digusur, Ratusan Warga Situ Rompong Bakal Gelar Unjuk Rasa ke Kejari Tangsel

    10 June 2026 No Comments

    KNPI Tangsel Cetak Inovasi Luncurkan Brand Outfit “KNPI Creative Industries”

    9 June 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Nasional

Percepat Swasembada Pangan, Menko Zulhas Tegaskan Arahan Prabowo Jangan Ubah Sawah Jadi Permukiman!

0
By Sulis on 11 January 2025 Nasional, Regional

TintaOtentik.Co – Menteri Koordinator (Menko) Pangan Republik Indonesia (RI) Zulkifli Hasan menegaskan arahan Presiden Prabowo di hadapan para Kepala Daerah, saat menggelar rapat terbatas bidang pangan di Wilayah Banten.

Rapat Koordinasi Terbatas Bidang Pangan di Wilayah Banten. (Foto: TintaOtentik.Co/Iwanpose)

Rakor ini dipimpin langsung Menteri Koordinator (Menko) Pangan Republik Indonesia (RI) Zulkifli Hasan yang didampingi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto dan Pj Gubernur Banten A. Damenta.

Dalam kesempatannya, Menko Zulkifli Hasan mengatakan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait percepatan program swasembada pangan.

“Kita bergerak cepat, yang tadinya 2029, Bapak Presiden menginstruksikan agar kita bisa mewujudkan swasembada pangan pada 2027. Tidak ada lagi alih fungsi lahan pertanian agar target ini tercapai,” paparnya, di Pendopo Gubernur Banten, pada Jumat (10/01/2025).

Khususnya, ia meminta kepada bupati dan wali kota agar tidak mengubah lahan sawah menjadi lahan permukiman. Jika itu terjadi, kementerian di bawah Menko Pangan akan melakukan penyegelan.

“Kemarin saya lihat di medsos, di Tangerang atau mana, ada berapa ratus hektare akan diubah jadi perumahan. Tolong, itu ada undang-undangnya, tidak boleh mengubah fungsi lahan, tolong Pak Bupati, tolong betul, daripada disegel sama Menteri Pertanian dan Kelautan atau Menteri Lingkungan,” pungkasnya.

Di kesempatan yang sama, Penjabat (Pj) Gubernur Banten, A. Damenta, memaparkan kondisi infrastruktur irigasi di wilayah Banten. Terdapat 1.418 daerah irigasi, yang terdiri dari lima kawasan di bawah kewenangan pusat, 22 di bawah kewenangan provinsi, dan 1.392 di bawah kewenangan kabupaten/kota.

Sebagai tindak lanjut surat Menteri Pertanian pada 6 Desember 2024, Pemprov Banten telah mengidentifikasi kebutuhan perbaikan fasilitas irigasi. Gubernur menyebut bahwa perbaikan ini sangat penting untuk mencapai target produksi padi 2.888.375 ton di tahun 2025 dari luas lahan 624.053 hektare.

“Kami telah mengirimkan daftar fasilitas irigasi yang perlu diperbaiki kepada pemerintah pusat. Ini langkah penting untuk mendukung produktivitas pangan di Banten,” ujar A. Damenta.

Laporan: iwanpose

Instruksi Prabowo Instruksi Presiden Lahan Pertanian Lahan Sawah Menko Pangan Menko Zulhas Menko Zulkifli Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan Percepatan Program Swasembada Pangan Permukiman Prabowo Prabowo Subianto presiden prabowo Program Swasembada Pangan swasembada pangan TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleTerima Kunjungan PM Jepang, Prabowo Buka Kerja Sama Swasembada Pangan, Industri SDA, Sampai Hilirisasi
Next Article Ringankan Beban Rakyat, Berikut Daftar Utang UMKM yang Dihapus Pemerintah
Sulis

Related Posts

BPJS Nonaktif, Upah Gak Dibayar, Eks Pegawai PT Rajawali Adukan ke Disnaker Tangsel

10 June 2026

Tok! Pertamax Naik Rp16.250, BBM Subsidi Stabil, Ini Penjelasannya

10 June 2026

Di Tengah Isu Ekonomi, Antusiasme Belanja Tetap Tinggi dan Kunjungan Mal Stabil

10 June 2026

Terancam Digusur, Ratusan Warga Situ Rompong Bakal Gelar Unjuk Rasa ke Kejari Tangsel

10 June 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Hukum

BPJS Nonaktif, Upah Gak Dibayar, Eks Pegawai PT Rajawali Adukan ke Disnaker Tangsel

By tintaotentik.co10 June 20260

TintaOtentik.Co – Perselisihan hubungan industrial antara mantan pekerja dan PT Rajawali Parama Konstruksi kini memasuki…

 

 

 

Tok! Pertamax Naik Rp16.250, BBM Subsidi Stabil, Ini Penjelasannya

10 June 2026

Di Tengah Isu Ekonomi, Antusiasme Belanja Tetap Tinggi dan Kunjungan Mal Stabil

10 June 2026

Terancam Digusur, Ratusan Warga Situ Rompong Bakal Gelar Unjuk Rasa ke Kejari Tangsel

10 June 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.