Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

    14 April 2026 No Comments

    Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

    14 April 2026 No Comments

    Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

    13 April 2026 No Comments

    Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

    13 April 2026 No Comments

    Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

    13 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Gaya Hidup

Pemerintah Ingin Longgarkan TKDN, Gaikindo: Masa Depan Industri Otomotif  Nasional Terancam

0
By Bagas on 18 April 2025 Gaya Hidup

TintaOtentik.co – Pemerintah berencana untuk melonggarkan aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di tengah perlambatan penjualan mobil di Indonesia. Rencana ini menuai kekhawatiran dari pelaku industri otomotif, termasuk Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang menilai langkah tersebut berpotensi mengancam masa depan industri otomotif nasional.

Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, menyampaikan kekhawatirannya terhadap dampak kebijakan tersebut. Menurutnya, pelonggaran aturan TKDN bisa berisiko merusak fondasi yang telah dibangun selama puluhan tahun.

“Industri otomotif kita sudah dibangun selama puluhan tahun. Kita tidak ingin industri ini ambruk. Yang jelas kami mengimbau agar kebijakan yang diambil merupakan yang terbaik,” ujarnya, (17/4/2025).

Nangoi juga mengingatkan agar penyusunan kebijakan dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan sejarah panjang pembangunan sektor otomotif nasional. Ia menilai, pencapaian industri otomotif dalam hal kandungan lokal tidak boleh diabaikan.

Ia mencontohkan keberhasilan mobil Agya dan Ayla yang kini telah menggunakan 92 persen komponen lokal.

“Kami sudah membangun industri otomotif sejak lama. Capaian seperti Agya dan Ayla harus jadi pertimbangan dalam merumuskan kebijakan,” tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan keinginannya untuk merevisi kebijakan TKDN agar lebih fleksibel dan menarik bagi investor asing.

Presiden menilai bahwa sejumlah ketentuan dalam TKDN saat ini masih terlalu kaku dan bisa menjadi hambatan, terutama dalam pengembangan kendaraan listrik dan teknologi otomotif masa depan.

Sebagai informasi, kebijakan TKDN diberlakukan untuk memperkuat industri dalam negeri melalui peningkatan penggunaan komponen lokal, pengurangan ketergantungan terhadap impor, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan daya saing produk nasional di pasar global.

Berita Otomotif Gaikindo Impor AS Industri Otomotif Industri Otomotif Nasional Kebijakan Impor AS Kebijakan Impor Trump Otomotif TintaOtentik.Co TKDN
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleCedera Parah di Qatar, Jorge Martin Alami Hemopneumotoraks dan 11 Tulang Rusuk Patah
Next Article Komdigi Bakal Luncurkan Internet Murah, Rp100 Ribu Dapat 100 Mbps
Bagas

Related Posts

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

14 April 2026

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026

Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

13 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

By tintaotentik.co14 April 20260

TintaOtentik.Co – Sektor transportasi perkeretaapian bersiap menembus ambang baru dalam penggunaan energi bersih. Pemerintah menjadwalkan…

 

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.