Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Terus Lakukan Evaluasi, Berikut Penjelasan Disperkimta Tangsel Soal Pelayanan Pemakaman

    10 June 2026 No Comments

    BPJS Nonaktif, Upah Gak Dibayar, Eks Pegawai PT Rajawali Adukan ke Disnaker Tangsel

    10 June 2026 No Comments

    Tok! Pertamax Naik Rp16.250, BBM Subsidi Stabil, Ini Penjelasannya

    10 June 2026 No Comments

    Di Tengah Isu Ekonomi, Antusiasme Belanja Tetap Tinggi dan Kunjungan Mal Stabil

    10 June 2026 No Comments

    Terancam Digusur, Ratusan Warga Situ Rompong Bakal Gelar Unjuk Rasa ke Kejari Tangsel

    10 June 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Ekonomi

Dirjen Pajak Optimistis Perbaikan Total Sistem Coretax Rampung Sebelum Akhir Juli

0
By Bagas on 7 May 2025 Ekonomi, Nasional

TintaOtentik.co – Kepala Direktorat Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Kementerian Keuangan, Suryo Utomo, memberikan kepastian bahwa pembenahan menyeluruh terhadap Sistem Inti Administrasi Perpajakan (Coretax) ditargetkan selesai paling lambat pada bulan Juli 2025. Upaya perbaikan sistem yang sempat menuai kendala ini terus diintensifkan oleh pihaknya.

Suryo menjelaskan bahwa proses perbaikan mencakup 21 aspek krusial dalam operasional bisnis perpajakan. Hingga saat ini, tiga area yang meliputi Business Intelligence, Knowledge Management, dan integrasi Data Pihak Ketiga telah berhasil diperbaiki. Sementara itu, 18 proses bisnis lainnya masih dalam tahap penyelesaian dan diharapkan tuntas sebelum penghujung Juli 2025.

“Tiga sudah selesai beberapa aplikasi terkait dengan bugs error yang ada dan 18 proses bisnis yang lain kami coba terus lakukan perbaikan. Ekspektasinya sebelum akhir Juli paling tidak sudah selesai. Mungkin ada yang selesai di Juni atau akhir Mei ini, tapi secara keseluruhan sekitar 18 proses bisnis yang lain kami usahakan sebelum Juli sudah dapat diselesaikan,” ungkapnya dalam forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XI DPR RI, Rabu (7/5/2025).

Lebih lanjut, Suryo mengungkapkan bahwa DJP juga akan melakukan serangkaian peningkatan performa sistem. Langkah-langkah ini meliputi penyesuaian logika aplikasi (tuning logic), optimalisasi konfigurasi infrastruktur (tuning configuration), serta peningkatan kapasitas jaringan (networking), basis data (database), dan media penyimpanan (storage).

“Insyaallah beberapa tambahan infrastruktur kami akan lakukan sebelum akhir Juli 2025,” kata Suryo.

Dalam kesempatan tersebut, Suryo memaparkan perkembangan terkini dalam penanganan isu Coretax.

Terkait masalah login dan akses yang sempat dialami pengguna, per tanggal 6 Mei 2025, perbaikan diklaim telah berhasil menurunkan latensi login dan akses menjadi sekitar 0,001 detik (11 milidetik).
Mengenai kendala perubahan data profil (update profile), status per 6 Mei 2025 dinyatakan telah rampung diperbaiki. Hal ini tercermin dari penurunan signifikan jumlah laporan error, yaitu hanya 18 kasus dalam periode 1-6 Mei 2025, jauh lebih rendah dibandingkan 397 kasus yang dilaporkan antara Januari hingga 10 Februari 2025.

Permasalahan terkait kode otorisasi DJP untuk pembuatan tanda tangan elektronik juga telah berhasil diatasi. Laporan error terkait permintaan kode otorisasi DJP pada periode 1-6 Mei 2025 hanya berjumlah 3 kasus, menurun drastis dari 1.041 kasus pada periode Januari-10 Februari 2025.

Selain itu, kendala pengiriman One Time Password (OTP) juga telah diselesaikan. Suryo mengklaim bahwa saat ini OTP dapat diterima pengguna dalam waktu kurang dari 5 menit.

Insiden terkait penunjukan penanggung jawab (PIC) dan akses tidak sah (impersonate) ke akun Wajib Pajak (WP) Badan juga menunjukkan penurunan yang signifikan.

“Sampai 10 Februari terlaporkan sekitar 3.281 kasus terkait impersonate, PIC yang dapat melakukan aktivitas perpajakan, Alhamdulillah 1-6 Mei sangat menurun signifikan yaitu menjadi 41 kasus,” imbuh Suryo.

Terkait kendala penerbitan faktur pajak, status per 6 Mei 2025 telah dinyatakan selesai diperbaiki. Perbaikan ini berdampak pada penurunan latensi penerbitan faktur pajak dari 9,8 detik menjadi hanya 0,3 detik.
Kendala interoperabilitas Coretax DJP juga menunjukkan tren penurunan laporan kasus, dari 1.244 kasus hingga 10 Februari 2025 menjadi 61 kasus pada periode 1-6 Mei 2025. Tren serupa juga terlihat pada kendala akses Wajib Pajak dan pegawai ke sistem Coretax DJP.

“Kapasitas bandwidth kita tambah dari 9 Gbps menjadi 18 Gbps. Dampaknya pembuatan faktur segala macam yang awalnya rata-rata sekitar 12,6 detik menjadi 0,19 detik,” beber Suryo.

Terakhir, permasalahan terkait pembuatan e-Bupot yang sempat menghambat pengguna juga telah berhasil diselesaikan. Perbaikan ini mempercepat latensi pembuatan e-Bupot dari 16 detik menjadi hanya 0,434 detik.

“Alhamdulillah di akhir bulan keempat dan awal bulan kelima ini menunjukkan progres yang luar biasa sehingga performance system menjadi sangat berbeda dibandingkan awal periode kemarin,” pungkas Suryo.

Bayar pajak Coretax Coretax Error dirjen pajak Ngurus Pajak pajak Permasalahan Coretax Sistem Coretax Suryo Utomo System Coretax TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticlePemerintah Tegas Larang Orang Kaya Beli Rumah Subsidi, Salurkan untuk MBR dan Tenaga Kesehatan
Next Article Kasus Korupsi Dinas Lingkungan Tangsel, LBH Keadilan Dorong Kejati Banten Bongkar Lebih Luas
Bagas

Related Posts

Terus Lakukan Evaluasi, Berikut Penjelasan Disperkimta Tangsel Soal Pelayanan Pemakaman

10 June 2026

BPJS Nonaktif, Upah Gak Dibayar, Eks Pegawai PT Rajawali Adukan ke Disnaker Tangsel

10 June 2026

Tok! Pertamax Naik Rp16.250, BBM Subsidi Stabil, Ini Penjelasannya

10 June 2026

Di Tengah Isu Ekonomi, Antusiasme Belanja Tetap Tinggi dan Kunjungan Mal Stabil

10 June 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Regional

Terus Lakukan Evaluasi, Berikut Penjelasan Disperkimta Tangsel Soal Pelayanan Pemakaman

By tintaotentik.co10 June 20260

TintaOtentik.Co – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan…

 

 

 

BPJS Nonaktif, Upah Gak Dibayar, Eks Pegawai PT Rajawali Adukan ke Disnaker Tangsel

10 June 2026

Tok! Pertamax Naik Rp16.250, BBM Subsidi Stabil, Ini Penjelasannya

10 June 2026

Di Tengah Isu Ekonomi, Antusiasme Belanja Tetap Tinggi dan Kunjungan Mal Stabil

10 June 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.