Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Etik Suryani Kenakan Masker dan Serba Hitam Saat Digelandang KPK dari Mapolresta Solo

    10 July 2026 No Comments

    Dishub Tangsel Geser Anggaran Rp400 Juta untuk Jamin Bus Sekolah Gratis

    10 July 2026 No Comments

    Kepung Gedung RANS BSD, Koalisi Mahasiswa Desak Audit Jabatan Strategis BUMN

    10 July 2026 No Comments

    Dikembalikan Menhut Juli, Uang Alih Fungsi Hutan Milik Bupati Kuansing Disita KPK

    10 July 2026 No Comments

    Cetak Sejarah Dunia, Indonesia Resmikan Mandatori B50 demi Putus Rantai Impor Solar

    10 July 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Hiburan»Gaya Hidup»Aksi Demo DPRD Tangsel, Warga Desak Pengelolaan Sampah: Kebijakan Pemkot Jangan Keluar Jalur Lagi!

Aksi Demo DPRD Tangsel, Warga Desak Pengelolaan Sampah: Kebijakan Pemkot Jangan Keluar Jalur Lagi!

0
By Sulis on 18 December 2025 Gaya Hidup, Hukum, Politik, Regional

Tintaotentik.co – Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Peduli Serpong (FSP) mendatangi Gedung DPRD Kota Tangerang Selatan pada Kamis (18/12/2025) untuk menyuarakan kritik tajam terhadap carut-marut tata kelola sampah di wilayah tersebut. Warga menilai, kebijakan penutupan TPA Cipeucang saat ini justru menjadi bumerang yang memicu krisis kebersihan di berbagai titik kota.

Aksi yang berlangsung di bawah guyuran hujan ini diwarnai dengan pembawaan kantong sampah dan poster tuntutan. Warga menegaskan bahwa masalah utama bukan pada keberadaan lokasi pembuangan, melainkan pada metode penanganan yang selama ini hanya sebatas “tumpuk-timbun” tanpa ada sentuhan teknologi pengolahan yang mumpuni.

Ketua Forum Peduli Serpong, Abdul Manap, mengklarifikasi bahwa pihaknya tidak menolak keberadaan TPA Cipeucang, asalkan fasilitas tersebut direvitalisasi menjadi tempat pengelolaan yang modern dan manusiawi.

“Kami minta dibuka. Karena walaupun bagaimana kami butuh juga tempat itu. Cuman kami minta lebih dibuat secara baguslah, modernisasi atau apalah. Ditata, kemudian hijau, tapi sampah itu dikelola dengan baik dan benar,” ungkap Abdul Manap di lokasi aksi.

Menuntut Keterlibatan Masyarakat dan Solusi Hulu-Hilir

FSP menyoroti bahwa beban penyelesaian sampah tidak bisa dipikul oleh pemerintah sendirian. Manap mendorong adanya sinergi nyata antara otoritas dan warga dalam memutus rantai masalah dari sumbernya.

“Jadi kita juga sebagai masyarakat tidak hanya menyerahkan begitu saja kepada pemerintah. Kami pun masyarakat itu harus dikerjakan. Artinya sampah ini harus dikerjakan dari hulu sampai hilir,” imbuhnya.

Salah satu poin krusial dalam tuntutan ini adalah pembentukan Satuan Tugas (Satgas) penanganan sampah yang wajib melibatkan perwakilan masyarakat. Warga khawatir jika kebijakan hanya dirumuskan di balik meja tanpa mendengar aspirasi lapangan, maka program yang lahir akan kembali meleset dari sasaran.

“Satgas nanti dalam merumuskan ini pun kita harus dilibatkan. Karena kalau enggak dilibatkan entar keluar jalur lagi. Nah, kami minta nanti masyarakat dilibatkan untuk dalam apapun, terutama dalam Cipeucang itu,” tegas Manap.

Dampak Sosial dan Urgensi Pengelolaan
Keluhan warga Serpong bukan tanpa alasan. Sebagai masyarakat yang bermukim paling dekat dengan TPA, mereka mengaku sudah kenyang menghirup aroma tidak sedap setiap hari.

Penutupan TPA sementara waktu ini justru membuktikan betapa vitalnya peran Cipeucang bagi stabilitas kebersihan kota, namun sekaligus menunjukkan rapuhnya sistem yang ada.

“Cipeucang sangat berdampak, Pak. Sangat berdampak. Kami sudah merasakan bau. Tapi bau kami dengan warga Serpong dengan wilayah lain kan tidak seperti kami. Kalau kami setiap hari,” kata Manap menggambarkan penderitaan warga sekitar.

FSP memberikan catatan keras bahwa lampu hijau untuk pembukaan kembali TPA Cipeucang hanya akan diberikan jika pemerintah menyodorkan peta jalan (roadmap) yang transparan dan terukur.

“Intinya itu bisa dibuka kalau kami sudah tahu apa programnya. Kalau programnya enggak jelas, saya juga enggak mau,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa fokus forumnya adalah perbaikan manajemen, bukan sekadar penutupan tanpa solusi.

“Tolong saya mohon kepada seluruh warga Tangsel, kami dari Forum Peduli Serpong tidak menutup. Kalau ada elemen lain yang menutup, itu bukan urusan kami. Sesuai dengan poin kami, sampah dikelola. Kalau dikelola kan tidak ada penutupan,” tutup Manap.

Darurat Sampah Demo DPRD Tangsel Demo Sampah Tangsel Dlh tangsel DPRD Tangsel Forum Peduli Serpong Pemkot tangsel persampahan kota tangsel Sampah Tangsel Serpong Tangsel tinta otentik.co TPA Cipeucang Warga serpong demo sampah tangsel
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleKata Utusan Presiden Sistem Pajak dan Bea Cukai Bobrok, Menkeu Akui Ada Potensi Kebocoran
Next Article Terpilih Aklamasi, Airin Kembali Nahkodai Partai Golkar Tangsel
Sulis

Related Posts

Etik Suryani Kenakan Masker dan Serba Hitam Saat Digelandang KPK dari Mapolresta Solo

10 July 2026

Dishub Tangsel Geser Anggaran Rp400 Juta untuk Jamin Bus Sekolah Gratis

10 July 2026

Kepung Gedung RANS BSD, Koalisi Mahasiswa Desak Audit Jabatan Strategis BUMN

10 July 2026

Dikembalikan Menhut Juli, Uang Alih Fungsi Hutan Milik Bupati Kuansing Disita KPK

10 July 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Hukum

Etik Suryani Kenakan Masker dan Serba Hitam Saat Digelandang KPK dari Mapolresta Solo

By Irfan Kurniawan10 July 20260

Tinta Otentik.co – Jagat politik Jawa Tengah diguncang kabar mengejutkan. Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, resmi…

 

 

 

 

 

Dishub Tangsel Geser Anggaran Rp400 Juta untuk Jamin Bus Sekolah Gratis

10 July 2026

Kepung Gedung RANS BSD, Koalisi Mahasiswa Desak Audit Jabatan Strategis BUMN

10 July 2026

Dikembalikan Menhut Juli, Uang Alih Fungsi Hutan Milik Bupati Kuansing Disita KPK

10 July 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.