Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Pengelola Serpong Lagoon Beri Klarifikasi Soal Air Bersih dan Akan Dikelola Perseroda PITS

    24 October 2026 No Comments

    Perpindahan Konsumen BBM Nonsubsidi ke Subsidi Tinggi, Kuota Pertalite Bakal Ditambah

    24 October 2026 No Comments

    Temuan BPK, BGN Kembalikan Uang Rp160 Miliar ke Kas Negara

    24 October 2026 No Comments

    Kejari Tangsel Awasi Ketat Proyek Keranggan, Kantor Camat, hingga Villa Melati Mas

    23 October 2026 No Comments

    Abaikan Manfaat untuk Masyarakat, Bupati Gunung Mas Tegas Hentikan PT PMM Sawit

    23 October 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Kata Utusan Presiden Sistem Pajak dan Bea Cukai Bobrok, Menkeu Akui Ada Potensi Kebocoran

Kata Utusan Presiden Sistem Pajak dan Bea Cukai Bobrok, Menkeu Akui Ada Potensi Kebocoran

0
By Sulis on 18 December 2025 Ekonomi, Nasional, Politik

TintaOtentik.Co – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons pernyataan Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo yang menilai sistem pajak dan bea cukai masih “bobrok” sehingga membuat penerimaan negara belum optimal.

Purbaya mengakui adanya potensi kebocoran yang terjadi di berbagai lini, meski tidak merinci secara spesifik titik-titik masalah tersebut.

Menurut Purbaya, salah satu solusi yang diusulkan untuk menutup celah kebocoran adalah penerapan otomatisasi di sektor Bea dan Cukai.

“Ya betul. Kita nggak tahu, yang jelas pasti ada yang bocor kan di sana-sini. Yang Pak Hasim usulkan untuk Bea Cukai itu otomatisasi misalnya untuk monitoring produksi rokok,” kata Purbaya di Istana Negara, dikutip Kamis, (18/12/2025).

Langkah ini dinilai penting agar pengawasan bisa dilakukan secara real time dan lebih akurat, terutama pada komoditas yang selama ini berkontribusi besar terhadap penerimaan negara.

Menkeu Purbaya mengaku telah melihat teknologinya. Untuk implementasinya tinggal menunggu negosisasi terkait harga alat. Ia berharap harganya bisa lebih murah.

“Saya udah lihat teknologinya cukup bagus. Mungkin akan diterapkan tinggal masalah negosiasi harganya Jangan kemahalan gitu biar murah dikit lah,” ujarnya.

Ia menegaskan, perbaikan sistem tidak hanya bertujuan meningkatkan penerimaan, tetapi juga mempermudah pengawasan di lapangan. Dengan sistem yang lebih modern dan terintegrasi, potensi manipulasi data diharapkan dapat ditekan secara signifikan.

Lebih lanjut, Purbaya menyebut teknologi yang diusulkan untuk memantau produksi rokok secara langsung sudah cukup baik dan memungkinkan data masuk otomatis ke sistem keuangan Bea dan Cukai. Dengan alat tersebut, produksi rokok dapat dipantau tanpa bergantung sepenuhnya pada pelaporan manual.

Dalam skema tersebut, setiap produk rokok akan memiliki kode khusus yang dapat dipindai menggunakan telepon genggam atau perangkat tertentu. Dari kode itu, petugas bisa mengetahui asal rokok, jalur distribusi, hingga status cukainya. Dengan demikian, pengawasan di lapangan menjadi lebih mudah dan transparan.

“Jadi, nanti rokok langsung dimonitor sama itu, sama alat itu. Langsung masuk ke sistem keuangan di Bea Cukai. Nanti juga, kalau jadi ya, di cukainya itu ada kode khusus. Dia pakai handphone atau pakai alat khusus bisa ketahuan. rokok mana, dari mana, dari mana, jadi ketahuan. Dan pengawasannya akan lebih gampang,” jelasnya.

Selain bea cukai, Kementerian Keuangan juga tengah mengkaji otomatisasi dan digitalisasi pajak, khususnya untuk aktivitas perdagangan lintas negara.

Namun, Purbaya mengakui penerapan digitalisasi pajak internasional tidak semudah otomatisasi cukai rokok. Sistem yang ditawarkan oleh para vendor dinilai belum sepenuhnya siap dan masih memerlukan banyak penyesuaian agar sesuai dengan kebutuhan Indonesia.

“Satu lagi juga otomatisasi pajak juga sedang di, digitalisasi pajak yang pedagangan ke luar negeri, itu sedang kita pelajari. Cuman kelihatannya sih yang itu agak berat, karena sistemnya belum siap, yang ditawarkan oleh vendornya,” pungkasnya.

Laporan: Tim

Hashim Djojohadikusumo Kata Utusan Presiden Sistem Pajak dan Bea Cukai Bobrok Menkeu menkeu purbaya Menteri Keuangan purbaya yudhi sadewa Sistem Bea Cukai Bobrok Sistem Pajak Bobrok sistem pajak dan bea cukai masih bobrok TintaOtentik TintaOtentik.Co Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleKasus Peretasan BI-Fast Disorot, Diduga Uang Miliaran Masuk ke Aset Kripto di Pasar Internasional
Next Article Aksi Demo DPRD Tangsel, Warga Desak Pengelolaan Sampah: Kebijakan Pemkot Jangan Keluar Jalur Lagi!
Sulis

Related Posts

Pengelola Serpong Lagoon Beri Klarifikasi Soal Air Bersih dan Akan Dikelola Perseroda PITS

24 October 2026

Perpindahan Konsumen BBM Nonsubsidi ke Subsidi Tinggi, Kuota Pertalite Bakal Ditambah

24 October 2026

Temuan BPK, BGN Kembalikan Uang Rp160 Miliar ke Kas Negara

24 October 2026

Kejari Tangsel Awasi Ketat Proyek Keranggan, Kantor Camat, hingga Villa Melati Mas

23 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Pengelola Serpong Lagoon Beri Klarifikasi Soal Air Bersih dan Akan Dikelola Perseroda PITS

By Sulis24 October 20260

TintaOtentik.co – PT Cahaya Subur Lestari selaku pengembang perumahan Serpong Lagoon memberikan klarifikasi resmi menanggapi…

Perpindahan Konsumen BBM Nonsubsidi ke Subsidi Tinggi, Kuota Pertalite Bakal Ditambah

24 October 2026

Temuan BPK, BGN Kembalikan Uang Rp160 Miliar ke Kas Negara

24 October 2026

Kejari Tangsel Awasi Ketat Proyek Keranggan, Kantor Camat, hingga Villa Melati Mas

23 October 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.