Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

    14 April 2026 No Comments

    Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

    14 April 2026 No Comments

    Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

    13 April 2026 No Comments

    Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

    13 April 2026 No Comments

    Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

    13 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Ekonomi

Alokasi KUR Sentuh 60 Persen, Menteri UMKM Wanti-wanti Jangan Dipakai Kebutuhan Pribadi

0
By Sulis on 13 November 2025 Ekonomi, Nasional, Politik

TintaOtentik.Co – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan untuk mengembangkan sektor UMKM.

Salah satunya yakni terkait dengan peningkatan literasi pengelolaan keuangan UMKM yang tergolong masih rendah.

Bahkan, dia mengatakan pemberian modal ke UMKM tanpa diimbangin dengan literasi yang memadai bakal menghadirkan risiko. Hal itu disebabkan karena tidak sedikit UMKM yang masih belum bisa mengelola keuangan mereka guna mengembangkan bisnisnya.

“Kalau kita hanya sekedar memberikan pembiayaan tanpa pendampingan dan pendidikan pelatihan itu berisiko. Itupun tidak bijak kita main berikan langsung pinjaman tetapi tidak memberikan pendampingan oleh pihak bank,” kata Maman dalam acara Jejak Pradana, beberapa waktu lalu, di program Jejak Pradana.

Selain itu, dia mengakui UMKM saat ini masih banyak yang belum bisa memisahkan keuangan untuk kebutuhan sehari-hari dan operasional. Hal inilah yang kerap mengganggu UMKM dalam mengembangkan usaha mereka.

“Iya (masih banyak yang belum bisa),” tuturnya.

Dia menjelaskan dana yang diperoleh dari program Kredit Usaha Rakyat (KUR) harusnya digunakan untuk keperluan pengembangan usaha. Serta tidak boleh mencampuradukan keuangan usaha dengan kebutuhan pribadi.

“Dia (UMKM) harus gunakan itu untuk usahanya dia. cashflownya mencukupi baru nanti ada pendapatan omzet. Omzet dibagi keuntungan. Keuntungan itu di split ada yang untuk balikin bayar hutang dan ada yang disimpan,” ungkapnya.

Selain itu, tidak sedikit juga UMKM yang justru menggunakan program KUR untuk sektor konsumtif. Padahal pemerintah sendiri sudah menyiapkan dana sekitar Rp 300 triliun atau sekitar Rp 36 – 40 triliun per tahun untuk mensubsidi KUR yang seharusnya digunakan untuk sektor produktif.

“Selama ini alokasi KUR itu belum pernah tembus di 55% untuk sektor produksi, tapi alhamdulillah bulan ini sudah mencapai 60,6%. Ini pencapaian tertinggi sepanjang sejarah program KUR berdiri,” katanya.

Maman mengatakan jika UMKM secara maksimal memanfaatkan dana KUR ke sektor produksi maka bisa memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional.

“Peningkatan penyaluran KUR ke sektor produksi akan memberikan efek berganda terhadap perekonomian. Dana yang berputar di sektor riil akan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah, dan memperkuat daya saing produk lokal,” tutupnya.

Sebagai informasi, Jejak Pradana adalah potret dedikasi setahun pertama untuk negeri. Talk show inspiratif ini akan menghadirkan pemangku kepentingan dari pemerintah maupun swasta yang berdedikasi memajukan negeri dalam setahun terakhir.

Laporan: Tim

Alokasi KUR Alokasi KUR Sentuh 60 Persen Menteri UMKM Wanti-wanti Jangan Dipakai Kebutuhan Pribadi Kredit Usaha Rakyat KUR UMKM Menteri Maman Menteri Maman Abdurrahman Menteri UMKM Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah Program KUR UMKM TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleKembali Ditegaskan, Apapun Ceritanya Soal Mukota Kadin Tangsel, Azzari Jayabaya: Harus Mengacu AD/ART
Next Article Tekan Angka Pengangguran, Disnaker Tangsel Sediakan Portal Job Anti Nganggur
Sulis

Related Posts

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

14 April 2026

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

By tintaotentik.co14 April 20260

TintaOtentik.Co – Sektor transportasi perkeretaapian bersiap menembus ambang baru dalam penggunaan energi bersih. Pemerintah menjadwalkan…

 

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.