Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Satu Bulan Evaluasi MBG, BGN Bongkar Data Penerima hingga Ubah Anggaran SPPG

    21 July 2026 No Comments

    Rekayasa Rekening Koran hingga SOP, Para Tersangka Korupsi Batu Bara PLN Ditahan

    21 July 2026 No Comments

    Rencana Prabowo Putus Tengkulak Lewat Kopdes: Selamatkan Potensi Uang Rakyat Rp313 Triliun

    21 July 2026 No Comments

    Jajaran TNI-POLRI Akui Rela Anggarannya Dipangkas Demi Mengurangi Kemiskinan Indonesia

    20 July 2026 No Comments

    Gelontorkan Uang Kisaran Rp11 Miliar, Pemkot Tangsel Bakal Bentuk Perseroda Pasar

    20 July 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Internasional»Di Forum SPIEF Rusia, Prabowo Tegaskan Setiap Negara Perlu Miliki Filosofi Ekonomi Sendiri

Di Forum SPIEF Rusia, Prabowo Tegaskan Setiap Negara Perlu Miliki Filosofi Ekonomi Sendiri

0
By Irfan Kurniawan on 21 June 2025 Internasional, Politik


TintaOtentik.Co – Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa banyak negara di Asia Tenggara cenderung mengikuti kekuatan terbesar dan terkuat di dunia.

Hal tersebut merupakan kesalahan besar bagi banyak negara tersebut. Menurutnya, setiap negara perlu memiliki kebijakan ekonomi dan filosofi ekonominya sendiri.

“Setiap negara perlu memiliki kebijakan ekonomi dan filosofi ekonominya sendiri. Salah satu kesalahan besar banyak negara di Asia Tenggara adalah kita cenderung selalu mengikuti kekuatan terbesar dan terkuat di dunia,” ujar Prabowo saat berbicara di St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025 di Rusia, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (20/6/2025).

Kepala Negara menuturkan bahwa fenomena tersebut menciptakan dominasi pada filosofi pasar bebas klasik kapitalis neoliberal dalam 30 tahun terakhir.

“Dan elite Indonesia mengikuti filosofi ini. Dan karenanya, menurut saya, kita belum berhasil menciptakan lapangan bermain yang setara bagi semua rakyat kita,” tutur Prabowo.

Karena filosofi itulah, kekayaan banyak dipegang oleh segelintir pihak saja. Di Indonesia, misalnya, kekayaan berkelindan hanya pada 1 persen kalangan.

Padahal, kata dia, Indonesia mampu mencapai pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen selama tujuh tahun berturut-turut.

“Ya, 5 persen dalam tujuh tahun, tetapi kita belum berhasil mencapai apa yang disebut trickle down effect. Kekayaan tetap berada di atas kurang dari 1 persen (kelompok masyarakat). Dan ini bukan rumus untuk mencapai kesuksesan, menurut pendapat saya,” beber Prabowo.

Oleh karenanya, lanjut Prabowo, masing-masing negara harus mengikuti filosofi ekonominya sendiri, yang selaras dan dapat diterima oleh budaya serta latar belakang masing-masing negara.

Sebab karena itu, ia telah memilih jalan kompromi, yaitu jalan sosialisme terbaik dan kapitalisme terbaik, bukan sosialisme murni ataupun kapitalisme murni.

“Sosialisme murni, kita melihat banyak peluang, dan banyak kasus orang tidak mau bekerja. Kapitalisme murni menghasilkan ketimpangan, menghasilkan hanya sebagian kecil yang menikmati hasil kekayaan,” jelas Prabowo.

“Namun jalan yang kita tempuh adalah jalan tengah. Kita ingin menggunakan kreativitas kapitalisme, inovasi, inisiatif, ya, kita membutuhkannya,” tandas Prabowo.

Laporan: iwanpose

Asia Asia Tenggara Filosofi Ekonomi Kebijakan Ekonomi Prabowo Prabowo dengan Rusia Prabowo di Rusia presiden prabowo SPIEF 2025 St Petersburg International Economic Forum TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticlePerkara Masih Jalan, Asintel Kejati Banten Nyatakan Tunggu Hasil Resmi Akuntan Publik
Next Article Kementerian Pertanian Tetapkan Harga Ayam Hidup Rp18 Ribu per Kilogram untuk Semua Ukuran
Irfan Kurniawan

Related Posts

Satu Bulan Evaluasi MBG, BGN Bongkar Data Penerima hingga Ubah Anggaran SPPG

21 July 2026

Rencana Prabowo Putus Tengkulak Lewat Kopdes: Selamatkan Potensi Uang Rakyat Rp313 Triliun

21 July 2026

Jajaran TNI-POLRI Akui Rela Anggarannya Dipangkas Demi Mengurangi Kemiskinan Indonesia

20 July 2026

Gelontorkan Uang Kisaran Rp11 Miliar, Pemkot Tangsel Bakal Bentuk Perseroda Pasar

20 July 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Satu Bulan Evaluasi MBG, BGN Bongkar Data Penerima hingga Ubah Anggaran SPPG

By Irfan Kurniawan21 July 20260

TintaOtentik.co – Badan Gizi Nasional (BGN) bergerak cepat merombak total tata kelola program Makan Bergizi…

 

 

 

 

 

Rekayasa Rekening Koran hingga SOP, Para Tersangka Korupsi Batu Bara PLN Ditahan

21 July 2026

Rencana Prabowo Putus Tengkulak Lewat Kopdes: Selamatkan Potensi Uang Rakyat Rp313 Triliun

21 July 2026

Jajaran TNI-POLRI Akui Rela Anggarannya Dipangkas Demi Mengurangi Kemiskinan Indonesia

20 July 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.