Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Satu Bulan Evaluasi MBG, BGN Bongkar Data Penerima hingga Ubah Anggaran SPPG

    21 July 2026 No Comments

    Rekayasa Rekening Koran hingga SOP, Para Tersangka Korupsi Batu Bara PLN Ditahan

    21 July 2026 No Comments

    Rencana Prabowo Putus Tengkulak Lewat Kopdes: Selamatkan Potensi Uang Rakyat Rp313 Triliun

    21 July 2026 No Comments

    Jajaran TNI-POLRI Akui Rela Anggarannya Dipangkas Demi Mengurangi Kemiskinan Indonesia

    20 July 2026 No Comments

    Gelontorkan Uang Kisaran Rp11 Miliar, Pemkot Tangsel Bakal Bentuk Perseroda Pasar

    20 July 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Home»Ekonomi»Dollar Melemah! Rupiah Justru Menguat Awal Juli ini, Didukung Sentimen Global Positif

Dollar Melemah! Rupiah Justru Menguat Awal Juli ini, Didukung Sentimen Global Positif

0
By Irfan Kurniawan on 1 July 2025 Ekonomi, Internasional, Nasional, Politik

TintaOtentik.co – Memasuki hari pertama perdagangan di bulan Juli 2025, nilai tukar rupiah menunjukkan performa positif dengan mencatatkan penguatan signifikan terhadap dolar Amerika Serikat. Berdasarkan data Refinitiv, rupiah dibuka menguat sebesar 0,37% pada Selasa (1/7/2025) pagi, berada di level Rp16.170 per dolar AS.

Kinerja rupiah kali ini turut didorong oleh pelemahan lanjutan pada indeks dolar AS (DXY) yang turun 0,10% ke posisi 96,77 pada pukul 09.00 WIB di hari yang sama. Melemahnya indeks dolar menjadi katalis utama yang memberikan ruang apresiasi bagi mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

Sebagai catatan, pada penutupan perdagangan hari sebelumnya, Senin (30/6/2025), rupiah sempat mengalami tekanan dengan penurunan 0,19%, ditutup pada level Rp16.230 per dolar AS.

Pelemahan dolar AS belakangan ini tidak lepas dari ekspektasi pasar terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve dalam waktu dekat. Selain itu, meredanya ketegangan geopolitik global turut menurunkan permintaan terhadap aset-aset safe haven, yang memberi ruang bagi aset berisiko dan mata uang negara berkembang untuk menguat.

Faktor Domestik: Data Ekonomi dan Harapan Pasar

Dari sisi domestik, pelaku pasar menaruh perhatian pada sejumlah indikator penting yang akan dirilis dalam waktu dekat, seperti data inflasi bulanan serta Indeks Manufaktur (PMI) Indonesia. Kinerja dua indikator tersebut akan menjadi acuan penting dalam membaca arah kebijakan moneter Bank Indonesia, khususnya terkait suku bunga dan stabilitas rupiah ke depan.

Di tengah momentum tersebut, ekspektasi terhadap arah kebijakan pemerintahan baru di bawah Presiden Prabowo Subianto juga menjadi elemen penting yang membentuk persepsi pasar. Langkah-langkah awal yang diambil oleh kabinet baru dinantikan sebagai sinyal arah kebijakan fiskal dan ekonomi nasional jangka menengah.

Kondisi Eksternal Masih Rentan Volatilitas

Meski rupiah menunjukkan penguatan, pelaku pasar tetap mewaspadai dinamika global, terutama yang berkaitan dengan negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat dan mitra dagangnya. Diketahui bahwa masa tenggang tarif selama 90 hari yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump akan segera berakhir dalam waktu dekat. Ketidakpastian terkait keberlanjutan kesepakatan tersebut dikhawatirkan dapat menimbulkan volatilitas baru di pasar keuangan global, yang pada akhirnya bisa kembali menekan mata uang negara berkembang.

Dengan berbagai faktor yang saling tarik-menarik, penguatan rupiah pada hari ini menjadi cerminan kombinasi sentimen global yang positif dan optimisme investor terhadap prospek ekonomi domestik di bawah pemerintahan baru.

Dollar AS Ekonomi Indonesia Kurs Dollar Kurs Rupiah Rupiah Rupiah menguat TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleEkspor Non-Migas Dongkrak Surplus Neraca Dagang RI Mei 2025, Capai US$4,3 Miliar
Next Article KPK Usut Dugaan Korupsi EDC, 13 Orang Dicegah ke Luar Negeri, BRI Beri Tanggapan
Irfan Kurniawan

Related Posts

Satu Bulan Evaluasi MBG, BGN Bongkar Data Penerima hingga Ubah Anggaran SPPG

21 July 2026

Rekayasa Rekening Koran hingga SOP, Para Tersangka Korupsi Batu Bara PLN Ditahan

21 July 2026

Rencana Prabowo Putus Tengkulak Lewat Kopdes: Selamatkan Potensi Uang Rakyat Rp313 Triliun

21 July 2026

Jajaran TNI-POLRI Akui Rela Anggarannya Dipangkas Demi Mengurangi Kemiskinan Indonesia

20 July 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Satu Bulan Evaluasi MBG, BGN Bongkar Data Penerima hingga Ubah Anggaran SPPG

By Irfan Kurniawan21 July 20260

TintaOtentik.co – Badan Gizi Nasional (BGN) bergerak cepat merombak total tata kelola program Makan Bergizi…

 

 

 

 

 

Rekayasa Rekening Koran hingga SOP, Para Tersangka Korupsi Batu Bara PLN Ditahan

21 July 2026

Rencana Prabowo Putus Tengkulak Lewat Kopdes: Selamatkan Potensi Uang Rakyat Rp313 Triliun

21 July 2026

Jajaran TNI-POLRI Akui Rela Anggarannya Dipangkas Demi Mengurangi Kemiskinan Indonesia

20 July 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.