Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Usul Raperda Jamsostek, Fraksi PDIP Tangsel Singgung Perwal 6/2025 Masih Perlu Diperkuat

    5 June 2026 No Comments

    Dugaan Korupsi Dana Reses DPRD Bali, Aliansi Mahasiswa Gedor Kejagung-Polri-KPK

    5 June 2026 No Comments

    Kantah Tangsel Ajak Masyarakat Jangan Segan Lapor Jika Ada Pungli di BPN

    5 June 2026 No Comments

    Menteri UMKM: PPh 0,5% Khusus Wajib Pajak dengan Omzet Rp4,8 Miliar Per Tahun

    5 June 2026 No Comments

    Kurangi Ketergantungan Dolar AS, BI Dorong Penguatan Uang Lokal Via LCT

    5 June 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Ekonomi

Ekspor Non-Migas Dongkrak Surplus Neraca Dagang RI Mei 2025, Capai US$4,3 Miliar

0
By Sulis on 1 July 2025 Ekonomi, Internasional, Nasional

TintaOtentik.co – Neraca perdagangan Indonesia terus menunjukkan performa positif hingga pertengahan 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa pada Mei 2025, Indonesia kembali mencatatkan surplus perdagangan sebesar US$4,30 miliar, memperpanjang tren surplus selama lebih dari lima tahun terakhir.

Kinerja surplus pada bulan tersebut didorong secara signifikan oleh ekspor nonmigas yang membukukan nilai surplus sebesar US$5,83 miliar. Beberapa komoditas andalan yang menopang surplus tersebut antara lain produk lemak dan minyak hewani/nabati (HS15), bahan bakar mineral (HS27), serta besi dan baja (HS72).

Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menyampaikan bahwa capaian ini memperpanjang rekor neraca perdagangan Indonesia yang telah berada di zona surplus selama 61 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

“Neraca perdagangan Indonesia telah mencatat surplus selama 61 bulan berturut-turut sejak Mei 2020,” ujar Pudji dalam konferensi pers daring, Selasa (2/7/2025).

Lebih lanjut, Pudji menjelaskan bahwa sepanjang Januari hingga Mei 2025, Amerika Serikat, India, dan Filipina tercatat sebagai mitra dagang yang memberikan kontribusi surplus tertinggi bagi Indonesia. Nilai surplus dari perdagangan dengan ketiga negara tersebut mencapai US$15 miliar.

Namun demikian, Indonesia masih mencatat defisit perdagangan dengan beberapa negara utama lainnya. Tiongkok, Singapura, dan Australia menjadi negara dengan kontribusi defisit terbesar, dengan total nilai defisit mencapai US$12 miliar.

Ekspor Tumbuh, Impor Ikut Meningkat

BPS juga mencatat bahwa selama periode Januari–Mei 2025, nilai ekspor Indonesia mencapai US$111,98 miliar, meningkat 6,98 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ekspor nonmigas menyumbang porsi terbesar dengan nilai US$106,06 miliar, mengalami pertumbuhan 8,22 persen. Sebaliknya, ekspor migas justru menurun menjadi US$5,92 miliar, turun 11,26 persen dibandingkan tahun lalu.

Di sisi lain, nilai impor nasional dalam periode yang sama tercatat sebesar US$96,60 miliar, mengalami peningkatan 5,4 persen secara tahunan. Meski demikian, terjadi penurunan pada impor migas yang mencapai US$13,64 miliar, turun 7,44 persen. Sedangkan impor nonmigas tumbuh menjadi US$82,96 miliar, naik 7,92 persen.

“Nilai impor migas senilai US$13,64 miliar atau turun 7,44 persen. Sedangkan nilai impor nonmigas tercatat senilai US$82,96 miliar atau naik 7,92 persen,” jelas Pudji.

Dengan tren ini, neraca perdagangan Indonesia menunjukkan ketahanan sektor ekspor, terutama dari komoditas unggulan nonmigas, meskipun dinamika global dan regional terus menekan sektor migas dan memperkuat kebutuhan strategi perdagangan yang adaptif ke depan.

Ekonomi Indonesia Ekonomi Indonesia Surplus Ekspor Impor Ekspor Indonesia Impor Indonesia Neraca Dagang Indonesia Neraca Dagang RI Perdagangan Indonesia Surplus Neraca Dagang RI TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleKejati Banten Serahkan Berkas Tersangka Korupsi Sampah Tangsel, Kerugian Negara Capai Rp21,6 Miliar
Next Article Dollar Melemah! Rupiah Justru Menguat Awal Juli ini, Didukung Sentimen Global Positif
Sulis

Related Posts

Usul Raperda Jamsostek, Fraksi PDIP Tangsel Singgung Perwal 6/2025 Masih Perlu Diperkuat

5 June 2026

Dugaan Korupsi Dana Reses DPRD Bali, Aliansi Mahasiswa Gedor Kejagung-Polri-KPK

5 June 2026

Kantah Tangsel Ajak Masyarakat Jangan Segan Lapor Jika Ada Pungli di BPN

5 June 2026

Menteri UMKM: PPh 0,5% Khusus Wajib Pajak dengan Omzet Rp4,8 Miliar Per Tahun

5 June 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

Usul Raperda Jamsostek, Fraksi PDIP Tangsel Singgung Perwal 6/2025 Masih Perlu Diperkuat

By tintaotentik.co5 June 20260

TintaOtentik.Co – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangerang Selatan ( Tangsel) mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah…

 

 

 

Dugaan Korupsi Dana Reses DPRD Bali, Aliansi Mahasiswa Gedor Kejagung-Polri-KPK

5 June 2026

Kantah Tangsel Ajak Masyarakat Jangan Segan Lapor Jika Ada Pungli di BPN

5 June 2026

Menteri UMKM: PPh 0,5% Khusus Wajib Pajak dengan Omzet Rp4,8 Miliar Per Tahun

5 June 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.