Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Kebijakan Efisiensi Anggaran, Pemerintah Tegaskan Perjalanan Dinas Dalam Negeri Dipangkas 50 Persen

    2 April 2026 No Comments

    Ekspor Sawit Tembus 32 Juta Ton, Amran Bakal Percepat Pengembangan E20 Dalam Bensin

    2 April 2026 No Comments

    KNPI Tangsel Uji Publik Calon Kadispora: Jangan Sampai Jabatan Diisi Tanpa Keberpihakan Pemuda

    1 April 2026 No Comments

    Pastikan Akurasi Data Warga yang Dapat Bansos, Mensos Dorong Prioritaskan Penderita Katastropik

    1 April 2026 No Comments

    Ga Masuk Akal! Pegawai Dispora Tangsel Jadi Korban Kekerasan Atasan Malah Kehilangan Pekerjaan

    1 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Ekonomi
Ekspor Sawit Tembus 32 Juta Ton Amran Bakal Percepat Pengembangan E20 Dalam Bensin (FOTO: Dok/Istimewa)

Ekspor Sawit Tembus 32 Juta Ton, Amran Bakal Percepat Pengembangan E20 Dalam Bensin

0
By tintaotentik.co on 2 April 2026 Ekonomi, Internasional, Nasional, Politik

TintaOtentik.Co – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan ekspor kelapa sawit Indonesia melonjak signifikan pada 2025.

Ternyata, volumenya naik 6 juta ton dibandingkan tahun sebelumnya hingga menembus 32 juta ton.

Kenaikan ini disebut berkaitan dengan kebijakan hilirisasi dan dorongan biofuel yang memengaruhi harga global serta produksi dalam negeri.

“Ekspor kita naik 6 juta ton sawit. 2025 (tembus) 32 juta ton. Dulu 26 juta ton, naik 6 juta ton,” ujar Amran dalam konferensi pers di Kantor Kementan, Jakarta Selatan, Senin (30/3).

Amran menjelaskan lonjakan ekspor sawit tersebut tak lepas dari dampak kebijakan biofuel yang turut memengaruhi dinamika pasar global.

Menurutnya, ketika sebagian pasokan sawit dialihkan untuk kebutuhan energi dalam negeri, ketersediaan di pasar ekspor menjadi lebih terbatas.

Kondisi ini mendorong harga sawit dunia meningkat, yang pada akhirnya memberi insentif bagi petani untuk meningkatkan produksi. Dari situ, terjadi kenaikan output yang berujung pada surplus, sehingga volume ekspor Indonesia pun ikut terdongkrak signifikan.

“Karena apa? Kebijakan Bapak Presiden ke biofuel, harga naik kan? Benar enggak? Kalau ekspor ini dikurangi 5 juta (ton). Naik enggak harga (sawit) dunia? Naik kan? Karena harga naik dunia. Petani berproduksi. Surplus 6 juta ton. Jadi hebat kebijakan. Itu baru kebijakan,” lanjutnya.

Selain mendorong ekspor, pemerintah juga tengah mempercepat pengembangan energi berbasis biofuel melalui program E20, yakni campuran etanol 20 persen dalam bensin. Amran menjelaskan kebijakan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang menuju kemandirian energi nasional.

“Ini adalah etanol. Etanol itu dicampur dengan bensin 20 persen. Brasil sudah 27 persen. Bahkan itu bisa sampai 70 persen, bahkan menuju 100 persen. Artinya apa? Kedepan ini kalau kita konsisten,” katanya.

Ia menyebut implementasi E20 berpotensi menggantikan bahan bakar minyak jenis bensin secara bertahap.

“Ya, itu menggantikan (BBM seperti Pertamax dan Pertalite). Itu belum mobil listrik. Tapi itu departemen lain, kementerian lain. Yang kita bahas adalah energi dari biofuel, dari nabati,” ujar Amran.

Dari sisi pasokan, pemerintah memastikan ketersediaan bahan baku untuk pengembangan biofuel mencukupi. Bahan baku tersebut berasal dari komoditas dalam negeri seperti tebu, singkong, hingga kelapa sawit.

“Sudah pasti cukup. Kita tanam. Kita akan tanam sekarang. Penanaman tebu, penanaman singkong, penanaman sawit,” katanya.

Ia juga menyinggung potensi bahan baku turunan seperti molases atau tetes tebu yang selama ini diekspor. Komoditas tersebut dinilai bisa diolah menjadi etanol dalam jumlah signifikan untuk mendukung program energi nasional.

Secara paralel, pemerintah disebut telah menyiapkan langkah konkret bersama BUMN pangan untuk mempercepat implementasi program tersebut. Fokus kebijakan ke depan tak cuma pada ketahanan pangan, tetapi juga transisi menuju kemandirian energi berbasis sumber daya domestik.

Data industri menunjukkan tren serupa. Produksi dan ekspor sawit Indonesia pada 2025 memang mengalami peningkatan, didorong oleh kenaikan harga global serta peningkatan permintaan produk turunan sawit.

Kenaikan ekspor juga diikuti pertumbuhan konsumsi biodiesel domestik yang meningkat seiring kebijakan pencampuran energi.

Laporan: Tim

Amran Bakal Percepat Pengembangan E20 Dalam Bensin Amran Ekspor Sawit Amran Kelapa Sawit bEkspor Sawit Tembus 32 Juta Ton E20 Dalam Bensin Etanol 20 Persen Kementerian Pertanian Mentan Menteri Pertanian TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleKNPI Tangsel Uji Publik Calon Kadispora: Jangan Sampai Jabatan Diisi Tanpa Keberpihakan Pemuda
Next Article Kebijakan Efisiensi Anggaran, Pemerintah Tegaskan Perjalanan Dinas Dalam Negeri Dipangkas 50 Persen
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Kebijakan Efisiensi Anggaran, Pemerintah Tegaskan Perjalanan Dinas Dalam Negeri Dipangkas 50 Persen

2 April 2026

KNPI Tangsel Uji Publik Calon Kadispora: Jangan Sampai Jabatan Diisi Tanpa Keberpihakan Pemuda

1 April 2026

Pastikan Akurasi Data Warga yang Dapat Bansos, Mensos Dorong Prioritaskan Penderita Katastropik

1 April 2026

Ga Masuk Akal! Pegawai Dispora Tangsel Jadi Korban Kekerasan Atasan Malah Kehilangan Pekerjaan

1 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

Kebijakan Efisiensi Anggaran, Pemerintah Tegaskan Perjalanan Dinas Dalam Negeri Dipangkas 50 Persen

By tintaotentik.co2 April 20260

TintaOtentik.Co – Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan kebijakan efisiensi anggaran dalam menyikapi dampak perang…

Ekspor Sawit Tembus 32 Juta Ton, Amran Bakal Percepat Pengembangan E20 Dalam Bensin

2 April 2026

KNPI Tangsel Uji Publik Calon Kadispora: Jangan Sampai Jabatan Diisi Tanpa Keberpihakan Pemuda

1 April 2026

Pastikan Akurasi Data Warga yang Dapat Bansos, Mensos Dorong Prioritaskan Penderita Katastropik

1 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.