Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Benyamin Davnie Ungkap Penyebab SILPA APBD Tangsel 2025 Meroket hingga Rp478 Miliar

    22 June 2026 No Comments

    Dicecar Suntikan Dana Rp199 Miliar, Walikota Tangsel Akui Perseroda PITS Belum Sumbang PAD

    22 June 2026 No Comments

    SPPG Tangsel Diminta Tak Asal Klaim Soal Penerima Manfaat MBG di Setiap Dapur

    22 June 2026 No Comments

    Menkeu Purbaya Sebut Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Ungguli Negara G20

    22 June 2026 No Comments

    Tangsel Gandeng Komunitas HBBL Canangkan Gerakan Banten Bersih di CFD Bintaro

    22 June 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Nasional
Hentikan Ketergantungan Impor BBM, SPBU Swasta Beli Solar Langsung dari Pertamina. (Foto: Dok/Ist.)

Hentikan Ketergantungan Impor BBM, SPBU Swasta Beli Solar Langsung dari Pertamina

0
By Irfan Kurniawan on 8 May 2026 Nasional, Ekonomi, Internasional

TintaOtentik.co – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi memulai babak baru dalam kemandirian energi nasional dengan menghentikan ketergantungan pada impor bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.

Langkah strategis ini ditandai dengan kewajiban bagi seluruh perusahaan penyalur BBM (SPBU) swasta di Indonesia untuk menyerap produksi solar langsung dari kilang-kilang milik Pertamina.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari keputusan pemerintah untuk menyetop impor solar jenis CN 48 sejak Maret 2026, yang akan disusul oleh penghentian impor produk CN 51 pada semester kedua tahun ini.

Dengan demikian, terhitung mulai April 2026, seluruh kebutuhan solar di SPBU swasta wajib dipenuhi dari hasil olahan dalam negeri.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), Laode Sulaeman, mengonfirmasi bahwa proses pembelian solar oleh badan usaha swasta dari Pertamina sudah mulai berjalan sesuai dengan lini masa yang telah ditetapkan pemerintah.

Ia menjelaskan bahwa produk utama yang disalurkan saat ini difokuskan pada solar jenis CN 48.

“Rencananya April sudah harus menggunakan solar dalam negeri,” tegas Laode Sulaeman saat memberikan keterangan di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (8/5/2026).

Guna memastikan masa transisi berjalan tanpa hambatan, Kementerian ESDM telah melakukan sosialisasi intensif kepada seluruh pelaku usaha.

Pemerintah juga memberikan instruksi khusus kepada Pertamina untuk memperkuat infrastruktur pendukung, mulai dari ketersediaan pelabuhan muat (loading port) hingga pengelolaan kargo yang presisi sesuai volume pesanan masing-masing badan usaha.

“Pada saat transisi ini, Pertamina harus menyediakan loading port yang memadai. Kemudian kargonya juga seperti apa dan dimatchingkan juga dengan beberapa volume yang dipesan oleh masing-masing badan usaha ini. Jadi pada bulan April nanti sudah tidak ada lagi krisis-krisis yang terjadi. Jadi sekarang kita mitigasi semua,” jelas Laode.

Langkah mitigasi ini diambil untuk menjamin kestabilan pasokan di lapangan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya gangguan distribusi di SPBU swasta selama proses migrasi dari produk impor ke produk domestik ini berlangsung.

bbm satu harga Berita Bisnis berita nasional Bisnis SPBU BP AKR Dirjen Migas Distribusi Solar Ekonomi Indonesia 2026 Impor Solar 2026 Industri Migas Kargo Solar Kebijakan Energi Nasional Kebijakan Pemerintah Kedaulatan Energi Kementerian ESDM ketahanan energi Indonesia Kilang Pertamina Laode Sulaeman Loading Port Pertamina Mitigasi Krisis BBM Produksi Solar Dalam Negeri Setop Impor Solar Shell Indonesia Solar CN 48 Solar CN 51 Solar Non-Subsidi SPBU Swasta SPBU Swasta Beli di Pertamina SPBU Swasta Beli Solar Stok BBM Nasional Subsidi Tepat tinta otentik.co Transisi Energi Update Harga BBM Vivo Energy
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleDi KTT ASEAN, Prabowo Jelaskan Kawasan BIMP-EAGA Miliki Potensi Besar Energi Terbarukan
Next Article Tak Lagi Impor, Indonesia Menuju Swasembada Energi Khususnya BBM
Irfan Kurniawan

Related Posts

Dicecar Suntikan Dana Rp199 Miliar, Walikota Tangsel Akui Perseroda PITS Belum Sumbang PAD

22 June 2026

Menkeu Purbaya Sebut Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Ungguli Negara G20

22 June 2026

Bukan karena Stok Batu Bara, Bahlil Sentil Manajemen PLN Soal Listrik Padam

21 June 2026

Korupsi Jual Titik Dapur MBG, Sosok Glory Harimas Sihombing Jebolan Kampus ITB

21 June 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Politik

Benyamin Davnie Ungkap Penyebab SILPA APBD Tangsel 2025 Meroket hingga Rp478 Miliar

By tintaotentik.co22 June 20260

TintaOtentik.Co – Angka Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Tahun Anggaran 2025…

 

 

 

Dicecar Suntikan Dana Rp199 Miliar, Walikota Tangsel Akui Perseroda PITS Belum Sumbang PAD

22 June 2026

SPPG Tangsel Diminta Tak Asal Klaim Soal Penerima Manfaat MBG di Setiap Dapur

22 June 2026

Menkeu Purbaya Sebut Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Ungguli Negara G20

22 June 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.