Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    Harga BBM 18 April 2026: Pertalite dan Pertamax Stabil, Dex Series Alami Kenaikan

    18 April 2026 No Comments

    Kasatpol PP Tangsel Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Oknum Pembeking

    17 April 2026 No Comments

    Kadispora Tangsel Mukroni Siap Matangkan Gedung dan Musrenbang Pemuda

    17 April 2026 No Comments

    Kepala BPKAD Tangsel Hadi Bidik Optimalisasi Aset untuk Dongkrak PAD

    17 April 2026 No Comments

    IMF-World Bank Nilai Indonesia Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Abaikan Prinsip Fiskal

    17 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Ekonomi
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (FOTO: Dok/Istimewa)

Indonesia Perkuat Posisi, Dari Fondasi Swasembada Menuju Pemain Ekspor Global

0
By tintaotentik.co on 5 March 2026 Ekonomi, Internasional, Nasional, Politik

TintaOtentik.Co – Indonesia kini kian mantap menatap pasar internasional setelah mengukuhkan ketahanan pangan domestik. Langkah strategis ini ditandai dengan pelepasan ekspor 545 ton produk unggas bernilai Rp18,2 miliar yang ditujukan ke Singapura, Jepang, dan Timor Leste secara bertahap hingga akhir Maret 2026.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa industri perunggasan nasional bukan sekadar mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, melainkan telah memiliki kapasitas untuk bersaing di panggung global.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa keberhasilan ini berpijak pada kemandirian pangan yang telah dicapai Indonesia. Menurutnya, status swasembada pada komoditas beras, ayam, dan telur kini menjadi fondasi utama bagi Indonesia untuk berekspansi ke pasar luar negeri.

“Sekarang ini kita sudah swasembada telur, ayam, beras, dan seterusnya. Nah ini kita dorong ekspor ke negara-negara lain. Sekarang ada 10 tujuan negara langganan ekspor kita. Hari ini ada 3 negara tujuan kita akan kirim telur, ayam, atau produk unggas dan turunannya,” ujar Amran dalam seremoni pelepasan ekspor di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Amran menambahkan bahwa keberhasilan ekspor ini sekaligus menepis anggapan bahwa Indonesia masih bergantung pada impor ayam.

Ia menatap masa depan sektor pertanian nasional dengan ambisi yang lebih besar: menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan bagi dunia, baik untuk pemenuhan karbohidrat maupun protein.

“Kita sepakat bagaimana menjadi lumbung pangan dunia. Karbohidrat dan protein. Sekarang protein, ini dari, khususnya dari unggas, sudah swasembada dan ekspor,” tegasnya.

Terkait kekhawatiran mengenai potensi lonjakan produksi yang dapat menekan harga di tingkat peternak, Amran menjamin pemerintah telah menyiapkan strategi mitigasi.

Pemerintah melakukan intervensi dengan menyerap surplus produksi melalui program domestik, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), sambil secara simultan memperluas akses ekspor. Langkah ini dirancang untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan harga di pasar.

Dukungan sektor industri swasta menjadi motor penggerak dalam agenda ekspor ini. Berdasarkan data per 3 Maret 2026, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk berkontribusi mengirimkan 41,3 ton telur senilai Rp1,2 miliar.

Sementara itu, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk merealisasikan ekspor 6 ton olahan ayam ke Singapura senilai Rp1 miliar.

Pasar Timor Leste juga menyerap 22 ton olahan ayam dan karkas dari PT Taat Indah Bersinar dengan nilai Rp837 juta, sementara PT Malindo Food Delight berhasil menembus pasar ketat Jepang melalui pengiriman 6 ton produk olahan seperti nugget dan karaage senilai Rp271,3 juta.

Sinergi antara pemerintah dan pelaku industri ini diharapkan dapat terus berlanjut guna memperkokoh posisi Indonesia dalam peta rantai pasok pangan internasional.

Laporan: Tim

Indonesia Perkuat Posisi Kementerian Pertanian ketahanan pangan domestik Ketahanan Pangan Indonesia Ketahanan Pangan RI Mentan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman swaembada ayam Swasembada Beras Swasembada Indonesia Menuju Pemain Ekspor Global swasembada telur TintaOtentik TintaOtentik.Co
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleIndonesia Ubah Strategi Impor LPG Pasca Serangan di Kilang Saudi
Next Article Bulog Ekspor Beras untuk Jemaah Haji ke Arab, Indonesia Unjuk Gigi Kualitas Pangan
tintaotentik.co
  • Website

Related Posts

Harga BBM 18 April 2026: Pertalite dan Pertamax Stabil, Dex Series Alami Kenaikan

18 April 2026

Kasatpol PP Tangsel Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Oknum Pembeking

17 April 2026

Kadispora Tangsel Mukroni Siap Matangkan Gedung dan Musrenbang Pemuda

17 April 2026

Kepala BPKAD Tangsel Hadi Bidik Optimalisasi Aset untuk Dongkrak PAD

17 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

Harga BBM 18 April 2026: Pertalite dan Pertamax Stabil, Dex Series Alami Kenaikan

By tintaotentik.co18 April 20260

TintaOtentik.Co – Kabar terbaru datang bagi para pengguna kendaraan bermesin performa tinggi dan diesel modern.…

 

Kasatpol PP Tangsel Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Oknum Pembeking

17 April 2026

Kadispora Tangsel Mukroni Siap Matangkan Gedung dan Musrenbang Pemuda

17 April 2026

Kepala BPKAD Tangsel Hadi Bidik Optimalisasi Aset untuk Dongkrak PAD

17 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.