TintaOtentik.Co – Aliansi Pemuda Pamulang Permai, hari ini (6/11/2025), berkumpul secara damai untuk menyampaikan pandangan dan dukungan terhadap program penting dari PT Pertamina Gas, yaitu Pemagaran dan Sterilisasi Objek Vital Nasional (Obvitnas) Jalur Pipa Gas.
Mario Karawan selaku Kordinator Aksi menyampaikan kepada para awak media bahwa Sebenarnya teman-teman di aliansi pemuda Pamulang permai ini bersama dengan warga masyarakat Pamulang permai mendukung program pemerintah melalui Pertamina. (06/11/25).
“Pada prinsipnya teman-teman mendukung, hanya saja kita meminta supaya tidak adanya tebang pilih, kita minta sterilisasi itu dilakukan dari belakang Pamulang permai sampai ke ujung depan termasuk lapangan wootball karena, kita sama-sama tahu bahwasanya lapangan wootball ini berdiri di atas lahan Pertamina untuk itu kita meminta kepada pihak Pertamina maupun pemerintah supaya tidak adanya tebang pilih,” ungkap Mario.
Lantas kata Mario, segera ditindaklanjuti untuk lapangan wootball ini ditutup gitu serta disterilisasi. Harapannya adalah tentunya kami selaku pemuda di sini bersama dengan masyarakat di sini menginginkan adanya lokasi yang tidak kumuh.
“Makanya kita juga membantu ikut mensosialisasikan kepada pedagang-pedagang UMKM yang berada di wilayah jalur gas itu kita bantu sosialisasi untuk membongkar warungnya secara mandiri, dan sudah dilakukan oleh beberapa pedagang warung-warungnya mereka bongkar,” terang Mario.
Kendati, alangkah indahnya lagi kalau ini dilakukan secara adil dan merata sampai ke depan karena kita tahu ini akan dijadikan jogging track pedestrian. Harapan kami yang kedua adalah terciptanya Pamulang yang seperti dahulu hijau asri indah seperti itu.
“Sampai hari ini juga kami mensosialisasian pembongkaran ini belum ada cara transparansi baik dari pihak RT maupun RW belum ada yang menyampaikan kembali kepada masyarakat, kira-kira batas waktunya seperti apa kita juga sudah sempat menanyakan kepada pihak kecamatan, sebenarnya prosedurnya seperti apa batas waktunya sampai kapan sehingga proses program pemerintah ini bisa sama-sama kita kawal seperti itu, dan aksi tersebut di lanjutkan pada tanggal 14 November 2025,” ungkapnya.
“Kita pun belum tersampaikan informasi tersebut kalau memang mau dilakukan secara adil merata di lapangan, betul juga harus dibongkar karena berada di lahan Pertamina,” pungkas mario.
Laporan: iwan
