Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
logo-tintaotentik
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • NASIONAL

    KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

    14 April 2026 No Comments

    Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

    14 April 2026 No Comments

    Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

    13 April 2026 No Comments

    Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

    13 April 2026 No Comments

    Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

    13 April 2026 No Comments
  • SEMUA
    • Artis Dan Entertainment
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Politik
    • Regional
    • Sosial Budaya
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • SEMUA
    • ARTIS DAN ENTERTAINMENT
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • HUKUM
    • NASIONAL
    • OLAHRAGA
    • REGIONAL
    • POLITIK
    • OPINI
    • SOSIAL BUDAYA
  • KONTAK KAMI
  • REDAKSI
  • Artis Dan Entertainment
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Interior
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Politik
  • Regional
  • Sosial Budaya
Beranda » Hukum

Mentan Amran: Satgas Pangan Akan Tindak Tegas Pengusaha yang Jual di Atas HET

0
By Irfan Kurniawan on 27 February 2025 Hukum, Ekonomi, Nasional

TintaOtentik.co – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan toleransi kepada pengusaha yang menjual komoditas pangan strategis di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Jika ditemukan pelanggaran, Satgas Pangan akan turun langsung untuk memberikan pembinaan, bahkan melakukan penyegelan jika diperlukan.

“Semua pengusaha tidak boleh menjual komoditas pangan strategis di atas HET, termasuk beras, daging, bawang putih, bawang merah, dan gula. Jika ada yang mencoba menaikkan harga, Satgas Pangan akan bertindak,” kata Amran dalam kick-off Operasi Pasar Pangan Murah di PT Pos Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (24/2/2025).

Pemerintah, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, berupaya memastikan harga pangan tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat, terutama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menggelar Operasi Pasar Pangan Murah secara masif di berbagai daerah.

“Kita sudah mulai operasi pasar perdana ini, dan kita akan terus bergerak cepat,” tegas Amran.

Mentan juga menyoroti adanya kenaikan harga beras sekitar 5 persen, yang menurutnya merupakan anomali karena stok beras di gudang saat ini mencapai 2 juta ton. Produksi beras pada Januari–Maret 2025 juga meningkat 52 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Jadi tidak ada alasan harga beras naik. Stok kita justru meningkat. Saya ingatkan kepada para pengusaha, jangan permainkan harga,” ujar Amran dalam keterangan resmi Kementan, Selasa (25/2/2025).

Selain beras, Amran menyoroti harga minyak goreng yang cenderung naik tanpa alasan yang jelas. Ia menegaskan bahwa sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia, Indonesia seharusnya bisa menjaga stabilitas harga minyak goreng di dalam negeri.

“Tidak ada alasan minyak goreng naik. Kita produksi CPO (crude palm oil) 46 juta ton dengan rata-rata ekspor 26 juta ton,” tegasnya.

Selain menjaga stabilitas harga, pemerintah juga memastikan kesejahteraan petani dengan sistem penyerapan gabah yang difasilitasi negara. Dengan cara ini, petani tetap mendapatkan harga yang wajar saat musim panen, sementara konsumen tetap bisa menikmati harga yang stabil di musim paceklik.

Melalui langkah-langkah ini, pemerintah berkomitmen untuk menekan spekulasi harga dan memastikan masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau.

amran sulaiman Ekonomi harga eceran tertinggi HET Menteri Pertanian Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman
Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Copy Link
Previous ArticleGelar Rakor Forkopimda, Pemkot Tangsel Memastikan Kelancaran Ibadah Selama Ramadhan Berjalan Lancar
Next Article Tanggapi Kritik ‘Indonesia Gelap’, Prabowo Tegaskan Akan Masuk 4 Besar Ekonomi Dunia
Irfan Kurniawan

Related Posts

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026

Prabowo ke Rusia, Pastikan Pasokan Energi Nasional hingga Lirik Teknologi Nuklir

13 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Social Media
  • Facebook
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Baca Juga
Ekonomi

KAI Siap Adopsi Solar Campur Sawit 50%, Dorong Kereta Api Rendah Emisi

By tintaotentik.co14 April 20260

TintaOtentik.Co – Sektor transportasi perkeretaapian bersiap menembus ambang baru dalam penggunaan energi bersih. Pemerintah menjadwalkan…

 

Warga Serpong Terrace Datangi DPRD, Julham Firdaus Soroti Drainase dan Tata Kelola Lingkungan

14 April 2026

Kemhan Nyatakan Soal AS Minta Akses Lintasi Ruang Udara RI Belum Miliki Kekuatan Hukum

13 April 2026

Digarap OASA-BIPI, PSEL Tangsel Diharapkan Bisa Hasilkan Listrik 23,5 MW

13 April 2026
logo-tintaotentik
Facebook-f X-twitter Instagram Youtube
  • HOME
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • KONTAK KAMI

Copyright @ 2024 Tintaotentik. All right reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.